Seleb & Hiburan

1970 – 2020 Perjalanan Musik Dunia: Kamu Favoritkan Generasi Mana?

Musik dunia berganti genre seiring zaman yang berkembang. Pendengarnya mengalami regenerasi, sesuai generasinya.

BICARAPEREMPUAN.COMKamu suka dengerin musik? Musik favoritmu bisa mendefinisikan dari generasi mana kamu berasal. Perjalanan musik dunia memang sudah mengiringi sejarah manusia sejak dulu.

Di tahun 1960-an, The Beatles menjadi produk pop culture lewat lirik puitis yang friendly dan ramah di telinga. Legasi mereka memengaruhi pertumbuhan dan perjalanan musik dunia, bahkan hingga sekarang.

Ini dia 5 dekade terakhir perkembangan musik dunia yang barangkali bisa mendefinisikan kita, para penggemarnya

1970 - 2020 Perjalanan Musik Dunia: Kamu Favoritkan Generasi Mana?

1. 1970-an: First Shocker

Musik dunia di era 70-an ditandai dengan berita berpisahnya The Beatles. Seiring memudarnya nama band legendaris ini dari hit list, muncullah sosok bintang eksentrik yang memperkenalkan warna baru pada khalayak.

Tren easy going yang dibawa oleh The Beatles perlahan digeser oleh syair dreamy dan alur melodi yang lebih dalam.

David Bowie, dengan gaya berpakaiannya yang tidak umum, menjadi gebrakan kultur di era ini. Laki-laki berkebangsaan Inggris ini juga memengaruhi pasar fashion dengan ciri khasnya.

Di era ini, para pendengar musik dunia mulai mendalami gaya berpakaian androgyny dengan sentuhan funk. Selain itu, genre rock & roll pun bangkit berkembang dengan munculnya aliran punk rock, psychedelic rock, hingga progressive rock.

Nggak sedikit musisi masa kini yang mengambil inspirasi dari beberapa artis yang populer di era 70-an ini, seperti Jimmy Hendrix, Pink Floyd, dan The Clash.

BACA JUGA:  7 Selebgram Body Positive Pendobrak Standar Kecantikan Ini Wajib Difollow untuk Memberimu Rasa Pede!

2. 1980-an: New Movement

Perkembangan musik dunia melesat seiring munculnya MTV. Stasiun televisi asal Amerika Serikat ini, berhasil membuka jalan para musisi dunia untuk menerjemahkan musik mereka lewat media visual.

Era ini juga mengantar new wave ke masa kejayaannya, yang dikategorikan sebagai anak dari pop dan rock.

Ini merupakan dekade ketika Michael Jackson meluncurkan album fenomenalnya, Thriller, yang menjadi best-selling album of all time dengan penjualan 110 juta copy di seluruh dunia. Dua nama lain yang mendominasi era ini adalah Madonna dan Prince. Bersama Michael Jackson, mereka dinyatakan sebagai musisi paling sukses di masa itu.

Namun, juga tak sedikit grup musik yang mendominasi chart. Sebut saja Culture Club, Duran Duran, dan Wham!

Mendengarkan Musik dan 5 Fakta Luar Biasa di Baliknya

3. 1990-an: Reformation in Action

Grunge, hiphop, dan R&B menjadi tiga genre yang menguasai periode musik dunia di dekade ini.

Grunge merupakan subgenre dari alternative rock yang dipopulerkan oleh Nirvana di awal 90-an. Tetapi, seiring berjalannya waktu, banyak band penganut aliran ini memecah formasi mereka.

Kematian Kurt Cobain di tahun 1994, serta kontroversi Pearl Jam mengakibatkan genre ini perlahan tenggelam. Hingga saat mantan drummer Nirvana, Dave Grohl membentuk Foo Fighters, tren indie punk/rock pun berkembang. Diikuti oleh Green Day dan Weezer.

Di era ini, revolusi kasus rasisme juga mulai terangkat mewarnai perjalanan musik dunia. Ini sebabnya musik hiphop semakin mempertegas kehadirannya setelah sempat menggertak di era 70-an. Banyak African-American yang kecewa dengan sistem pemerintahan, sehingga mereka membuat gerakan seni yang justru dianggap sebagai vandalisme.

BACA JUGA:  10 Perempuan Biasa yang Menikahi Anggota Keluarga Kerajaan - Cinderellas Do Exist!

Hiphop culture lahir di Bronx, tempat para anak muda kulit hitam senang berkumpul di taman dan sudut kota untuk menyuarakan protes mereka dalam bentuk musik. Sekarang, meskipun genre musik dunia satu ini telah dijamah modernisasi, attitude setiap icon hiphop nggak mengalami perubahan.

4. 2000-an: Millenial Evolution

Ini dia era genre pop musik dunia, dengan nama-nama solois perempuan dan boyband menjadi faktor supremasi yang kental. Sebut saja NSYNC, Britney Spears, Christina Aguilera, dan Backstreet Boys.

Tapi, tahun 2000-an merupakan masa transisi yang sangat kritis, ketika masyarakat dituntut untuk dapat beradaptasi secara instan. Faktanya, evolusi kultur sosial sangat terlihat dari perkembangan musik dunia.

Memasuki era milenium, pertumbuhan digital berdampak kuat pada industri ini. Apalagi ketika Apple mengeluarkan iPod di 2001.

Di scene pop culture era ini, musik indie mulai diperhitungkan, lantaran banyak musisi yang merasa bahwa scene musik komersil selain nggak jauh menguntungkan dari segi finansial, juga nggak menawarkan kebebasan berekspresi bagi mereka.

7 Aplikasi Android Selain Tik Tok Buat Kamu yang Suka Musik

5. 2010-an: The Breakthrough

Selama 10 tahun belakangan, eksplorasi musik masyarakat semakin meluas. Mungkin disebabkan oleh rasa jenuh terhadap chart Top 40 yang didominasi oleh nama dan genre yang hampir sama: Justin Bieber, Taylor Swift, Lady Gaga, dan sebagainya.

BACA JUGA:  7 Artis Penyanyi yang Justru Sukses Setelah Keluar dari Grup

Eksplorasi pun meluas, barometernya bergeser ke arah timur: Korea. KPop memuncaki tangga-tangga lagu musik dunia. Pun kemudian meroketlah genre electronic dance music, seperti trap, techno, house, beach wave, dan seterusnya. Nggak terhitung jumlah musisi yang bereksperimen dengan genre, sebut saja Kygo dengan lantunan melod khasnya.

Era ini juga menjadi era keemasan rave party yang sudah semakin memudar.

Lalu bagaimana pergerakan musik dunia di tahun 2020-an? Well, let’s just wait and see. Apakah KPop masih akan megang? Atau tergantikan oleh jenis musik yang lain?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: