Kesehatan

2 Sisi Fakta Lemak: Berteman atau Musuhi?

Banyak yang menjauhi, bahkan memusuhi, padahal banyak yang salah kaprah antara mitos dan fakta lemak.

BICARAPEREMPUAN.COM – Jangan buru-buru berprasangka buruk pada lemak. Tubuh kita sebetulnya juga membutuhkan lemak. Yang penting sebenarnya kamu harus mengenali dan pilih jenis lemak mana yang aman bagi tubuh, serta konsumsi dengan porsi yang tepat.

Lemak selama ini lekat dengan label penyebab kegemukan dan biang keladi sejumlah penyakit kardiovaskular. Tak heran jika kemudian banyak orang–terutama yang tengah menjalani diet berat badan–alergi pada lemak dan memilih untuk tak menyentuhnya sama sekali.

Padahal, anggapan ini tak sepenuhnya sesuai dengan fakta lemak yang sebenarnya. Mari kita lihat beberapa fakta lemak yang baik bagi tubuh.

Fakta Lemak yang Baik untuk Tubuh

Fakta lemak pertama yang harus kamu ketahui adalah untuk menjalankan fungsinya dengan baik, tubuh juga membutuhkan asupan lemak, sebagaimana butuh karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Ada beberapa jenis lemak yang kita konsumsi sehari-hari, yaitu lemak jenuh, tak jenuh, trans, dan kolesterol. Masing-masing memiliki peran penting bagi tubuh.

Secara umum, lemak berfungsi sebagai:

  • Pembentuk membran sel, cadangan tenaga, dan penghantar vitamin larut lemak (vitamin A, D, E, K) dalam makanan.
  • Melindungi tubuh dari udara dingin
  • Berperan dalam sistem syaraf
  • Berperan dalam produksi hormon-hormon penting tubuh
  • Peningkat sensasi rasa nikmat dalam makanan

Sementara kolesterol diperlukan oleh tubuh antara lain untuk:

  • Membuat asam empedu yang berguna bagi penyerapan lemak makanan
  • Menjadi komponen dalam pembentukan hormon yang berhubungan dengan karakter seksual.

Omega-3 dan Omega-6 merupakan lemak tak jenuh ganda esensial–yang berarti tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga perlu dikonsumsi dari luar tubuh–yang memiliki fungsi:

  • Menurunkan low density lipoprotein (LDL), yang disebut kolesterol jahat
  • Menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker
  • Mengurangi peradangan
  • Berperan dalam fungsi otak
BACA JUGA:  Perempuan Suka Makan Cokelat karena 4 Hal Ini!

Ada pula Omega-9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal yang dapat diproduksi tubuh, tapi ada baiknya tetap ditambah konsumsinya dari luar tubuh. Fungsinya:

  • Membantu menurunkan LDL
  • Meningkatkan high density lipoprotein (HDL)
  • Membantu mengontrol gula darah

Dengan banyaknya fakta lemak yang ternyata baik untuk tubuh seperti di atas, kita dapat mengetahui bahwa seseorang yang kekurangan asam lemak esensial akan mudah mengalami kerusakan sel.

Kamu tahu kan, bahwa sebuah sel itu dilapisi membran. Jika membran tersebut rusak akibat kekurangan lemak sebagai pembentuknya, fungsi syaraf dan hormon-hormonnya akan terganggu juga.

Beberapa gejala kekurangan lemak yang parah akan menimbulkan gejala, seperti gangguan menstruasi, kulit kering, gatal-gatal, dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) pada anak-anak.

Di Mana Lemak-Lemak Ini Bisa Ditemukan?

2 Sisi Fakta Lemak: Berteman atau Musuhi?
  • Lemak jenuh ditemukan pada produk hewani, seperti daging merah dan mentega. Pada bahan nabati, lemak jenuh berasal dari minyak sawit atau minyak kelapa.
  • Lemak tak jenuh bisa ditemikan pada produk-produk nabati, seperti minyak zaitun, minyak kedelai, minyak wijen, minyak jagung, minyak biji bunga matahari, kacang-kacangan, dan avokad. Lemak ini berwujud padat pada suhu dingin, seperti ketika tersimpan di kulkas, dan mencair pada suhu ruang.
  • Lemak trans terdapat pada margarin dan keju. Juga pada makanan yang mengandung shortening, seperti kue kering, roti, pastry, dan gorengan yang sangat renyah seperti keripik.
  • Kolesterol ada pada produk hewani, terutama pada kuning telur, jeroan, keju, dan udang.
  • Omega-3 ditemukan pada berbagai jenis ikan, seperti avokad, minyak zaitun, sarden, seafood seperti salmon, tuna, haring, dan makarel. Juga telur, flaxseed, dan minyak canola.
  • Omega-6 banyak terdapat dalam kacang-kacangan.
  • Omega-9, selain diproduksi oleh tubuh, juga bisa didapat dari almond.
BACA JUGA:  Program Diet Gagal, Mungkin 7 Ini Penyebabnya!

Fakta Lemak yang Kurang Baik untuk Tubuh

Makan Kenyang Tapi Tetap Langsing, Coba 5 Makanan Ini!

Nggak salah juga sih, girls, kalau kamu pengin membatasi konsumsi lemak, terutama jika kamu sudah memiliki berat badan yang berlebih. Pasalnya, satu gram lemak mengandung 9 kkal, apa pun jenis lemaknya.

Perhatikan, yang perlu kamu batasi adalah lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol. Jika ini terjadi, maka bisa mengancam kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Fakta lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol yang perlu kamu ketahui adalah lemak-lemak jenis ini sangat berbahaya karena dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL. Selain itu, juga bisa menyebabkan penggumpalan (plague) yang menyumbat pembuluh darah, atau menempel pada dinding pembuluh darah sehingga mengakibatkan pengerasan dinding pembuluh darah.

Kondisi ini akan memicu penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung, darah tinggi, dan stroke.

Sementara, lemak yang baik dikonsumsi adalah lemak yang berasal dari makanan yang mengandung lemak tak jenuh atau lemak esensial sumber Omega-3 atau Omega-6.

Berapa Kebutuhan Lemak yang Pas?

Mau Diet Sehat, Ketahui Dulu Beberapa Mitos Lemak yang Penting Ini!

Konsumsi lemak sebaiknya tak lebih dari 30% total kebutuhan energi harian untuk orang dewasa, sementara untuk anak-anak jumlahnya sedikit lebih banyak, yaitu 30 – 40% untuk usia 1 – 3 tahun, dan 25 – 35% untuk usia 4 – 18 tahun.

Sementara untuk kolesterol, dianjurkan untuk nggak melebihi 200 mg per harinya. Jumlah lemak jenuh yang bisa ditoleransi oleh tubuh adalah 7% dari keseluruhan lemak yang kita konsumsi.

BACA JUGA:  Kenali 7 Gejala Alzheimer ini Sedari Sekarang!

Intinya, konsumsilah seminimal mungkin.

Proses pengolahan makanan juga harus diperhatikan ya, girls. Supaya kandungan lemak jenuh berkurang atau hilang, kurangi atau hindari makanan yang digoreng lantaran kandungan lemak jenuhnya biasanya cukup tinggi.

Yang juga perlu diingat, lemak tak jenuh pun bisa berubah strukturnya menjadi trans karena proses pemadatan atau pemanasan. Karena berubah struktur, maka lemak yang tadinya bermanfaat berubah sifat menjadi jahat.

Menurunkan asupan lemak jenuh dan lemak trans sebesar 1% membantu menurunkan LDL atau kolesterol jahat sebanyak 2%, dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung sebanyak 2%.

Nah, jadi gimana, girls? Semoga sekarang setelah membaca artikel tentang fakta lemak yang baik dan yang harus dihindari ini, kamu lantas bisa memutuskan lemak jenis apa yang harus dikonsumsi ya.

Stay fit!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: