Buku

Review Buku: A Cup of Tea for Working Mom

Judul: A Cup of Tea for Working Mom
Penulis: Gea Aulia, Neysa Oktanina, Adeyulia, Qurratul Ain Nasution, Cut Aida Rusyiyah, Gangsar Wahyu Widhiati, Hana Aina, Mia Cisadani, Santy Dwi K, Yessi Greena W Purba, Cempaka Noviwijayanti, Haya Aliya Zaki. Yeni Endah, Yusnia Agus Saputri
Editor: Herlina P Dewi
Proof Reader: Desi Tuparman
Desain Cover: Teguh Santosa
Layout Isi: Arya Zendi

Blurb A Cup of Tea for Working Mom

A Cup of Tea for Working Mom

Banyak sekali working mom di luar sana yang sedang berperang dengan mom guilt (perasaan bersalah terhadap anak). Ataupun sedang galau dengan judgement orang sekitar. Apakah Anda salah satunya? ? Menjadi working mom memang sulit. Namun, juga sangat luar biasa.

A Cup of Tea for Working Mom berisi 14 kisah nyata inspiratif tentang ibu bekerja ataupun para mompreneur yang menghabiskan waktunya di luar rumah. Di dalam buku ini, ada banyak suntikan motivasi yang layak kita serap. Persoalan demi persoalan, kisah yang mengharu biru, serta rangkaian cerita bahagia, juga perjuangan. Semuanya adalah bagian dari proses yang harus dilewati seorang working mom.

Mari, duduklah sejenak. Hangatkan hati Anda dengan secangkir teh dan kisah-kisah nyata bertema working mom dalam buku ini.

Review Buku A Cup of Tea for Working Mom

A Cup of Tea for Working Mom

Pernahkah kamu membayangkan hidupmu di masa depan, girls? Saat kamu sudah menikah, apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu memilih untuk terus berkarier, ataukah memilih resign dan kemudian mendedikasikan diri seutuhnya menjadi seorang stay at home mom?

BACA JUGA:  7 Rekomendasi Buku untuk Bulan Mei versi Bicara Perempuan

Perempuan pada umumnya memang selalu dihadapkan pada 2 pilihan. Mereka harus memilih salah satu, mau tetap terus bekerja dan berkarier atau menjadi ibu rumah tangga. Padahal, mereka bisa saja memilih semua. Mengapa kita tak bisa menjadi perempuan yang punya karier cemerlang sekaligus menjadi penjaga keluarga? Tentu bisa kan?

Kisah-kisah dalam buku A Cup of Tea for Working Mom ini secara jelas menggambarkan lika-liku suka-duka para perempuan yang memilih untuk berkarier sekaligus menjadi penjaga keluarga.

Memang tak mudah. Tapi, bukankah menjadi perempuan itu tak pernah mudah sejak kita dilahirkan? Masing-masing dari kamu pasti punya perjuangan hidup sendiri-sendiri juga kan? Begitu juga dengan mereka, yang sudah menikah, sudah punya anak, tapi masih memilih karier sebagai salah satu bentuk perjuangan hidupnya.

Makanya, kita enggak boleh menghakimi pilihan seorang perempuan–apa pun bentuk perjuangan yang dipilihnya. Ia sudah memilih, dan tahu konsekuensinya.

Daftar Isi

Dalam buku A Cup of Tea for Working Mom ini, ada 14 perempuan pekerja sekaligus ibu yang bercerita mengenai hidup mereka. Ini dia kisah-kisah mereka:

  1. Menikmati Peran – Gea Aulia
  2. Berjuang dari Balik Cubicle – Neysa Oktanina
  3. We Are Good Moms – Adeyulia
  4. Meminta Kekuatan dan Kesabaran – Qurratul Ain Nasution
  5. Warrior Mom – Cut Aida Rusyiyah
  6. Dua Sisi Mata Cinta – Gangsar Wahyu Widhiati
  7. Titip Doa untuk Ibu – Hana Aina
  8. Ulang Tahun Nindi – Mia Cisadani
  9. Bunda Selalu di Hatimu, Nak – Santy Dwi K
  10. Because I Love You – Yessi Greena W Purba
  11. Sebuah Kisah tentang Peran Ganda – Cempaka Noviwijayanti
  12. Untukmu, Mutiara Kehidupanku – Haya Aliya Zaki
  13. Perjuangan – Yeni Endah
  14. Lebih dari Apa yang Terlihat – Yusnia Agus Saputri
BACA JUGA:  Review Buku: Aku Kopi dan Kamera

Membaca kisah-kisah ini akan membuatmu mengerti, bahwa apa pun pilihannya akan selalu ada konsekuensinya. Tinggal bagaimana kita menghadapinya.

Begitu pula dengan ke-14 perempuan pencerita dalam buku A Cup of Tea for Working Mom ini. Mereka tahu, tentang konsekuensi, hence mereka tetap berjuang untuk menjalaninya. Semua demi apa? Demi keluarga. Tak pernah mereka beralasan melakukannya untuk diri mereka sendiri.

So, it’s not right to judge working moms dengan segala stigmanya. Semua mitos yang menyebutkan, “ibu bekerja di luar rumah itu adalah ibu yang egois, tidak sayang pada keluarga”, runtuh begitu kamu membaca buku ini. They have their own choices, and they know the consequences. Justru menjadi tugas bagi orang-orang di sekitarnya adalah mendukungnya, memberinya support agar ia tak mudah menyerah.

Memutuskan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga pasti adalah juga pilihan terbaik yang diambil. Para ibu ini pasti sudah mempertimbangkan segalanya. Tak pernah salah untuk memutuskan mendedikasikan seluruh hidup untuk keluarga.

So, stop membandingkan ibu rumah tangga dan ibu bekerja, sekarang ini juga. Kedua ibu berperan penting dalam pertumbuhan keluarga, dan mereka sama-sama menyayangi keluarganya 100%, melebihi diri mereka sendiri.

BACA JUGA:  Review Buku: How To Win Instagram

Kesimpulan

A Cup of Tea for Working Mom

Bacalah buku ini, jika kamu membutuhkan teman senasib. Sesama perempuan yang harus memilih, dan akhirnya memutuskan untuk menjalani semua pilihan demi orang-orang yang dicintainya.

Siapkan tisu, karena banyak haru biru di sini, sekaligus bawa catatan karena ada banyak pelajaran hidup yang bisa diambil dari buku A Cup of Tea for Working Mom ini.

Bacalah sembari menyesap secangkir teh, dan hangat di dadamu akan menyebar. Nikmati, dan resapi.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: