Bisnis & Karier

Berani Bilang Tidak di Kantor demi Kesehatan Mentalmu

Beranikah kamu bilang tidak di kantor, girls? Atau, kamu iya-iyain aja semuanya?

BICARAPEREMPUAN.COM – Sering mendapat tugas yang bahkan bukan termasuk dalam job desc kamu di kantor? Atau ditambahin terus oleh atasan, karena kita dianggap satu-satunya yang bisa menyelesaikan semuanya?

How do you feel about that? Bangga? Atau, stres?

Kalau memang kamu senang mendapat tugas tambahan, itu bagus. Kamu berdedikasi penuh terhadap pekerjaanmu, dan mau menjadi bagian dari perusahaan seutuhnya. Tapi, ada enggak perasaan capek, mungkin satu atau dua kali? Jika berkali-kali, mungkin kemudian muncul perasaan stres.

Well, kadang itu jadi melelahkan sekali bukan? Apalagi kalau lantas membuat tugas kita sendiri menjadi terbengkalai.

Ya, kita boleh saja cinta pada pekerjaan yang sedang dijalani sekarang, namun perhatikan juga efek samping jika terus menerus mengambil semua pekerjaan, hingga mengesampingkan kesehatan dan waktu untuk rileks di luar dunia kerja.

Boleh saja kita workaholic, tapi tetap harus bahagia dan tentu saja, harus tetap memperhatikan kesehatan.

Tapi bagaimana cara menolak tugas dengan halus ya, apalagi yang datang dari atasan? Hmmm, kamu bisa coba mengatakan kalimat-kalimat berikut.

Akur dengan Atasan di Kantor yang Suka Sentimen dalam 5 Langkah

Berani Bilang Tidak pada Atasan di Kantor

1. “ Apakah Anda menginginkan saya memprioritaskan pekerjaan ini daripada tugas-tugas sebelumnya?”

Jika alasan kamu menolak dan bilang tidak pada tugas tambahan karena sudah ada banyak pekerjaan yang menunggu untuk diselesaikan, maka kamu bisa bertukar tugas dengan rekan kerja yang lain selama memang masih memungkinkan.

BACA JUGA:  Menjadi Leader, Ini Dia 7 Tip Memotivasi Rekan Kerja dan Diri Sendiri

Dengan demikian, pekerjaan yang harus kamu selesaikan tidak akan bertambah namun tetap pada porsinya. Jangan ragu menunjukkan bahwa sebenarnya kamu sudah sibuk dengan pekerjaan yang sudah diberikan. Dengan demikian, atasan akan memberikan pekerjaan tesebut pada bawahannya yang lain.

6 Cara Menghadapi Bos Killer Agar Pekerjaan Kamu Lebih Lancar

2. “Saya merasa kurang andal dalam menyelesaikan tugas ini.”

Pekerja sering tak bisa menolak pekerjaan tambahan yang diberikan karena keterbatasan diri yang mereka sadari tetapi tidak ingin mengecewakan perusahaan.

Jika memang kamu peduli terhadap perusahaan, kamu bisa bilang tidak dan memberikan rekomendasi pada atasan tentang siapa yang bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Beri alasan yang kuat, bukan sekadar melempar pekerjaan pada rekan yang lain karena salah-salah kamu justru bisa dianggap pemalas oleh atasan.

Kehilangan Pekerjaan Karena Pandemi COVID-19? Coba Lakukan Langkah Berikut Segera

3. “Saya bisa mengerjakannya namun setelah pekerjaan yang ini selesai.”

Jika selama ini yang menjadi masalah adalah soal waktu, kamu bisa menjanjikan pada atasan untuk menyelesaikan tugas tambahan tersebut setelah tugas-tugas utama kamu selesai.

Kabar baiknya, para atasan biasanya tidak sabar untuk menyelesaikan proyek baru mereka, jadi kemungkinan mereka akan menyerahkan pekerjaan tersebut pada karyawan lain yang memang bisa menyelesaikannya dengan cepat.

BACA JUGA:  Bos Perfeksionis? Nggak Akan Ada Masalah dengan 9 Trik Ini!

Kamu bisa bilang tidak, tanpa kata “tidak”, kan?

Berani Bilang Tidak di Kantor demi Kesehatan Mentalmu

4. “Apakah ada cara lain yang bisa saya lakukan untuk membantu Anda?”

Jika kamu memiliki waktu dan tenaga berlebih namun tidak ingin melakukan pekerjaan yang diberikan oleh atasan karena dirasa tidak pas, tawarkan bantuan kamu untuk melakukan pekerjaan yang lain.

Dengan demikian, kamu bisa membantu atasan, tetapi melalui bentuk yang lain.

Nah, girls, tak apa kok kalau kamu mau bilang tidak pada pekerjaan yang ditugaskan oleh atasan, tetapi pastikan memang pekerjaan itu di luar job desc. Namun, jika memang tugas tersebut ada dalam job desc—tetapi karena satu dan lain sebab, kamu tak bisa mengerjakannya—maka jujurlah pada atasan. Beri alasan yang tepat, mengapa kamu tak bisa mengerjakannya.

Semoga atasanmu mengerti ya. Semangat!

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: