Film

5 Film Komedi Romantis Lawas yang Perlu Banget Ditonton Kamu yang Kekinian

Film komedi romantis selalu sukses bikin kita happy dan makin semangat. Dan kamu, millenials dan gen Z, perlu banget nonton!

BICARAPEREMPUAN.COM – Perkembangan dunia film memang luar biasa. Di awal tahun ‘90an dulu, telenovela dari negara-negara latin mengudara di langit kita.

Saat ini, yang sedang populer itu didatangkan dari dataran Asia Selatan sana, macam India dan Turki, maupun yang diimpor dari Asia timur seperti Korea dan Thailand. Fiuh!

Tapi, pernah ada masanya, film-film komedi romantis Hollywood menjadi satu-satunya pemegang tren industri film dunia. Film-film dari belahan barat bumi yang dikemas dengan manis dan lucu, yang berhasil membuat kita melayangkan imaji.

BiPer sudah merangkumkan beberapa film komedi romantis di akhir tahun ’90an dan di awal tahun 2000an hasil karya penduduk Hollywood sana!

5 Film Komedi Romantis Jadul yang Perlu Ditonton Kamu yang Kekinian

1. While You Were Sleeping

Kisah drama komedi romantis yang released tahun 1995 ini menyenangkan banget. Seakan-akan, kejadian dalam film yang dibintangi Sandra Bullock dan Peter Gallagher ini bisa juga terjadi pada kita.

Mungkin akan ada suatu waktu, kita akan bertemu dengan seseorang yang tampan dan baik hati, rajin lagipula pintar, gemar menabung dan pandai mengaji. Lalu, setelah berkali-kali, pertemuan itu berubah menjadi khayalan. Bagaimana jika si tampan itu menjadi kekasih hati, yang selalu ada menemani? Awww …

Demikianlah yang terjadi pada Lucy Ellenore Moderatz, seorang gadis petugas stasiun. Hari-harinya dipenuhi berbagai macam wajah, tapi hanya Peter Callaghanlah yang selalu ada di ingatan.

Jadi wajar kan, bila Lucy berkhayal Peter adalah tunangannya? Wajar kan, bila khayalannya itu tak sengaja terucap hingga didengar oleh seseorang hingga seluruh orang benar-benar mengira keduanya bertunangan? Wajar juga kan, bila kemudian tetiba hidup Lucy dipenuhi cinta dari keluarga ‘tunangannya’?

Walaupun sang tunangan itu tidak tahu-menahu dan tengah berbaring di rumah sakit dalam keadaan koma, karena didorong jatuh ke rel kereta, dan Lucy menyelamatkannya.

So, keep on imagining, girls! Who knows, that a part of your imagination will come true. Seperti Lucy yang akhirnya dilamar betulan oleh sang cinta sejati, yaitu Jack, adiknya Peter. Loh? Kok malah jadian adiknya Peter? What a twist!

BACA JUGA:  5 Film Adaptasi Novel Stephen King Terbaik yang Wajib Tonton!

2. You’ve Got Mail

Film komedi romantis ini juga sepertinya bisa saja terjadi pada kita lo, girls. Ya, mungkin enggak via email sih, tapi mungkin di Tinder, atau aplikasi lainnya itu.

Kathleen sedang menjalin hubungan dengan Frank, seorang kolumnis di sebuah koran. Namun dalam ketidakpastian hubungan, Kathleen sang ‘Shopgirl’ selalu sharing dengan lebih nyaman pada ‘NY152’.

Ia bercerita tentang apa saja, termasuk tentang toko kecilnya yang terancam punah gegara sebuah jaringan toko terkenal ingin melebarkan sayap di kotanya. Lalu, keunikan hubungan ala dunia maya pun bergulir.

Tanpa Kathleen sadari, ‘NY152’ adalah Joe, si empunya jaringan toko terkenal itu. Sebaliknya, Joe juga tak tahu kalau ‘Shopgirl’ adalah pemilik toko yang ingin dibabatnya. Jadi Joe tetap menyemangati dan memberi saran pada Kathleen, sang saingan bisnis.

Kathleen pun tanpa ragu mengungkapkan kekagumannya atas nasihat-nasihat Joe, sang ‘pengancam’. Well, sudah bisa ditebak, akhirnya keduanya dalam posisi kesel-keselan karena teman curhat maya mereka ternyata adalah musuh. Dan sudah bisa ditebak juga kalau akhirnya mereka sama-sama menyadari, bahwa si musuh adalah orang yang sebenarnya paling memahami mereka.

3. Bridget Jones’ Diary

Kisah komedi romantis dalam film ini mungkin pernah terjadi pada kita. Perempuan, berumur 30 tahunan, (merasa) hidupnya tidak karuan, kelebihan berat badan, dan tidak punya pacar! Padahal, waktu semakin berlalu, dan banyak orang (juga orang tua) berusaha menjodohkan dengan si anu dan inu yang tidak menarik minat sama sekali. Phew!

Oleh sebab itu, Bridget memutuskan untuk membuat rekapan kesehariannya dengan sejujur-jujurnya pada sebuah diary.

Dia akan menurunkan berat badan, mengurangi alkohol dan rokok, dan punya pendamping hidup! Itulah makanya dia tergila-gila pada hubungannya dengan si Boss, yang berakhir dengan kenyataan pahit bahwa sang pujaan bertunangan dengan wanita lain.

Bridget juga terus berbentrokan dengan Mark, yang dikenalnya sedari kecil, yang selalu dipandangnya sebelah mata sebagai seorang pria, walaupun lama-lama ya lucu juga.

BACA JUGA:  Ini Dia 7 Film Korea Bergenre Horor, Thriller dan Misteri Terbaik Rekomendasi Bicara Perempuan

Hal yang sama yang mungkin pernah terjadi juga dalam hidup kita kan? Lyfe.

4. Maid In Manhattan

Kalau film komedi romantis yang satu ini mirip dengan kisah klasik Cinderella sih, girls.

Seorang wanita dari kalangan bawah yang dipersunting pangeran. Begitu juga yang terjadi pada Jennifer Lopez dan Ralph Fiennes di film ini. Ralph menjadi Christopher, seorang senator yang kaya raya dan terkenal, sedangkan Jenifer hanyalah petugas cleaning service hotel, Marissa. Bedanya, Cinderella yang ini sudah janda dan punya satu anak.

Tapi, anak adalah pemersatu. Ty-lah yang kemudian berhasil membujuk ibunya untuk memaafkan Christopher hingga akhirnya mereka resmi menjadi pasangan yang (dua-duanya) sukses dalam karier kepolitikan. Memaafkan, lantaran Chris pernah menuduh Marissa adalah wanita penipu, yang menjerat pria-pria kaya dengan pesonanya demi keuntungan pribadi.

Lalu, apakah memang demikian maksud Marissa, yang seumur-umur hanya mendedikasikan diri pada pekerjaan demi menunjang hidupnya dan sang anak tercinta? Menipu bagaimana, Marissa kan hanya ‘pinjam’ sebentar sebuah overcoat bulu putih nan cantik, yang tidak akan pernah dimilikinya, milik tamu hotel yang kamarnya sedang dia bersihkan saja kok!

Cuma pinjam sebentar buat jalan-jalan, sementara pemiliknya sedang ada urusan! Dan, salah siapa, jika Chris lalu jatuh cinta padanya, mengira dirinya seorang wanita bangsawan? Justru lelaki itulah yang rendahan, menilai wanita hanya dari mantel bulunya!

Seru ya, girls?

5. What Women Want

Film komedi romantis yang mengawali milenum kedua alias released di tahun 2000 ini lumayan mewakili perempuan, girls. Lihat saja judulnya.

Ceritanya, Nick yang adalah seorang pria tampan selalu mengira dirinya adalah makhluk kesayangan Tuhan. Ia dikagumi para pria, sekaligus dicintai para wanita.

Toh, Nick, yang diperankan oleh Mel Gibson, memang sukses, baik dalam karier maupun kehidupan sosialnya. Ia hanya tinggal selangkah saja di kantor, menuju posisi yang diimpikan, sampai kenyataan membuatnya terpana.

Sang Bos memilih untuk menempatkan Darcy, orang luar, untuk posisi tinggi itu. Untuk sebuah perusahaan yang akan me-launch produk kewanitaan, seorang perempuan manis dan cerdas seperti Helen Hunt terasa lebih representatif, bukan?

BACA JUGA:  5 Film Bioskop Tayang Mei yang Wajib Tonton!

Begitulah, akhirnya Darcy menjadi atasan Nick di kantor. Ia membagikan seperangkat produk yang akan dilempar ke masyarakat itu pada para bawahan, agar lebih terasa ‘feel’nya saat menjual.

Dan Nick terpaksa mencoba produk-produk wanita itu di rumahnya walaupun harus dengan kondisi mabuk! Saat mabuk itulah, Nick tidak sengaja jatuh ke dalam bathtub berisi air dengan tangan memegang hairdryer. Hasilnya? Ia kesetrum berat dan entah mengapa, jadi bisa mendengarkan pikiran wanita.

Ia bahkan tahu apa yang dipikirkan anjing pudel betina sekalipun! Nah, dengan wajah tampan dan ‘bakat’ baru itu, wanita mana yang tak akan tekuk lutut padanya?

Dengan hati jahat, ia lalu bermaksud merebut posisi Darcy di kantor dengan ‘mencuri dengar’ pikiran sang atasan cantik itu. Nick akan mendahului setiap langkah Darcy dalam presentasi, dan memakai ide briliannya dalam penjualan produk.

Berhasilkah?

Yes, semua film komedi romantis di akhir tahun ‘90an dan di awal tahun 2000an ini layak untuk kamu tonton, girls. Meski kamu mengaku generasi Thanos. Ada banyak pelajaran yang bisa kamu petik dari 5 film komedi romantis di atas. Apalagi, semakin ke sini semakin jarang ada sajian komedi romantis yang jauh dari gurauan seputar seks.

So, what are you waiting for? Segera rencanakan maraton film bareng si BFF!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: