Kesehatan

Gaya Hidup Vegetarian, Tetap Sehat Tanpa Protein Hewani dalam 5 Langkah

Mau menjalani gaya hidup vegetarian? Harus tetap sehat ya!

BICARAPEREMPUAN.COM – Sudah yakin nih mau menjalani gaya hidup vegetarian? Well, that’s very good, girls! Terus, sudah tahu belum cara agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi?

Gaya hidup vegetarian is a pretty big thing nowadays ya, girls. Ada yang beralasan ingin berkontribusi mengurangi animal cruelty (eating meat = killing the animals), ada yang ingin mengurangi konsumsi daging atas nama kesehatan, ada juga yang *ouch!* ikut-ikutan saja.

Yah, semoga sih yang ikut-ikutan lantas bisa merasakan manfaat baiknya untuk tubuh, sehingga bisa berlanjut terus ya. Amin!

Well, apa pun alasannya, gaya hidup vegetarian bisa jadi baik sih untuk kamu, asal kamu tahu caranya yang tepat.

Yup, nutrition wise! Karena, kamu akan hidup tanpa didukung oleh protein hewani. Ini bagus, tapi kalau sampai kebutuhan protein dalam tubuh menjadi kurang akibat menjalankan gaya hidup vegetarian ini, ya bukan tubuh sehat yang akan kamu dapatkan, girls. Melainkan, penyakit.

So, kalau kamu memang sudah berniat untuk menjalankan gaya hidup vegetarian, maka berikut ini ada beberapa hal yang bisa membantu kebutuhan nutrisi kamu terpenuhi meski tak mengonsumsi makanan hewani.

5 Langkah menjalankan gaya hidup vegetarian dan tetap sehat meski tanpa protein hewani

Diet Sehat, Kalahkan Dulu 3 + 2 Musuh Utamanya Ini

1. Perhatikan asupan protein

Ketika kamu mengubah pola makan selama ini menjadi yang sesuai dengan pakem-pakem dalam gaya hidup vegetarian, maka daging-dagingan seperti daging merah yang kaya akan zat besi dan protein akan dicoret dari daftar makanan kamu.

BACA JUGA:  Program Diet Gagal, Mungkin 7 Ini Penyebabnya!

Perlu kamu tahu, dari sekian banyak zat gizi, faktanya, para penggiat gaya hidup vegetarian paling sering mengalami kekurangan 2 zat gizi ini.

Jika kamu menerapkan gaya hidup lacto-ovo vegan alias vegetarian yang masih mengonsumsi telur dan dairy products, maka mungkin ha; ini nggak terlalu jadi masalah, karena kebutuhan akan protein dan zat besi masih terpenuhi.

Tapi, bagaimana jika kamu hanya mengonsumsi plant-based food sepenuhnya?

Well, kacang-kacangan (legumes, beans, lentils, nuts) menjadi solusinya. Kacang-kacangan seperti kacang hitam dan chickpeas atau kacang arab kaya akan protein dan zat besi, girls. Selain itu juga cepat membuatmu merasa kenyang.

So, be creative, tambahkan kacang-kacangan ke dalam setiap menu makanamu sehari-hari, termasuk dessert.

2. Kamu butuh lebih banyak zat besi

Ada 2 macam zat besi, yaitu zat besi yang berasal dari bahan makanan hewani, dan yang berasal dari bahan makanan nabati.

Sayangnya, zat besi hewani lebih mudah diserap tubuh ketimbang zat besi yang berasal dari makanan nabati. Dengan begini, jika kamu memang berniat menjalani gaya hidup vegetarian, maka kamu harus mengonsumsi jauh lebih banyak bahan makanan yang mengandung zat besi ketimbang non-vegetarian.

BACA JUGA:  Makan Kenyang Tapi Tetap Langsing, Coba 5 Makanan Ini!

Pilihan yang kamu punya juga cukup banyak sih sebenarnya. Selain beans, lentils, dan kedelai, sayuran hijau seperti bayam dan kale juga kaya akan zat besi. Pastikan makanan-makanan ini termasuk dalam menu diet sehari-harimu ya.

10 Makanan Kaya Serat untuk Bantu Pencernaan Sehatmu

3. Variasikan sumber protein

Kamu boleh saja menyukai telur, tempe, tahu, atau kacang-kacangan. Tapi, untuk mendapatkan nutrisi optimal, variasikan sumber protein kamu sehari-hari.

Quinoa, peanut butter, spirulina, edamame, dan chia seeds adalah beberapa contoh sumber protein yang baik untuk kamu konsumsi sebagai tambahan menu sehari-hari

4. Jangan lupakan kalsium

Terutama bagi kamu yang menjalani gaya hidup vegetarian yang tak mengonsumsi dairy product, memastikan asupan kalsium terpenuhi juga menjadi hal yang tricky.

Pastikan kamu mengonsumsi banyak brokoli, kale, bayam, kacang kedelai dan produk turunannya, serta almond dan produk turunannya.

Gaya Hidup Vegetarian, Tetap Sehat Tanpa Protein Hewani dalam 5 Langkah

5. Lupakan jus buah

Jus buah (yang alami, bukan yang kemasan) adalah sumber vitamin yang baik. Namun, jika kamu mau menjalani gaya hidup vegetarian yang sehat, maka akan lebih baik untukmu memilih smoothies ketimbang jus.

BACA JUGA:  Contoh Menu Diet Sehat dan Mudah dengan Kalori Terkontrol Saat Makan Siang

Sebab, jus hanya menawarkan vitamin dan serat, girls. Sedangkan dengan smoothies, kamua bisa menambahkan berbagai bahan lain, seperti chia seeds, flaxseeds, spirulina, peanut butter, susu sapi, almond milk, susu kedelai, oatmeal, berbagai jenis sayuran, bahkan teh hijau atau kopi hitam ke dalam smoothies kamu, sehingga smoothies yang kamu buat akan lebih kaya gizi ketimbang jus.

It’s like a full, nutritious meal in a big glass!

Nah, sudah siap menjalankan gaya hidup vegetarian sekarang? Tetap sehat ya, girls!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: