Bisnis & Karier

Belajar Investasi Saham Modal 100 Ribu, Lakukan dengan 3 Langkah Ini

BICARAPEREMPUAN.COM – Hi, girls! Apakah ada di antara kamu yang pengin mulai investasi saham tapi enggak tahu dari mana?

Investasi saham memang kerap dibicarakan beberapa tahun belakangan ini. Banyak yang mulai tertarik lanatran imbal hasil yang legit. Tapi, masih ada yang berpikir memulai investasi ini mesti modal besar. Tidak. Sekarang ini, kamu bisa memulainya dengan modal Rp100 ribu.

Animo masyarakat akan investasi saham didukung juga oleh teknologi yang sangat memudahkan. Selain menyajikan informasi yang akurat, para pengembang aplikasi untuk investasi juga membuat kita mudah untuk melakukan investasi.

Investasi saham dikenal sebagai salah satu jenis instrumen yang high risk, high return. Keuntungan yang akan kamu terima memang besar tapi diiringi juga risiko di dalamnya.

Secara umum, investasi saham sangat cocok untuk kamu yang memiliki tujuan keuangan jangka panjang, minimal lima tahun. Karena, dengan jangka waktu ini kamu akan merasakan imbal hasilnya. Dan oleh para ahli, disarankan untuk menghindari jangka pendek, satu atau dua tahun misalnya. Untuk itu bagi yang mau melakukan investasi ini mesti banyak belajar.

Kalau kamu pengin investasi saham tapi masih pemula dengan modal kecil, kamu bisa memulainya di reksa dana saham.

Siapkan Dana Pensiun Sendiri dengan Investasi!

Memahami Reksa Dana Saham

Pengertian reksa dana menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah sebuah wadah dalam menghimpun dana dari masyarakat lalu dikelola oleh badan hukum yang disebut Manajer Investasi (MI). Kemudian dana tersebut diinvestasikan ke dalam obligasi, surat berharga seperti saham dan juga instrumen pasar uang.

BACA JUGA:  7 Kalimat Terlarang untuk Diucapkan Jika Kamu Bekerja di Kantor

Perlu kamu tahu, bahwa imbal hasil dari reksa dana saham adalah yang paling tinggi jika dibandingkan jenis reksa dana yang lainnya. Inilah yang membuat reksa dana saham sangat populer. Tapi, tetap prinsip high risk high return berlaku di sini, ya.

Reksa dana saham ini seperti mengerti apa yang menjadi kerisauan oleh orang-orang yang mau berinvestasi. Banyak yang mau investasi saham terkendala modal dan juga pengetahuan.

Nah, di reksa dana saham kamu bisa lho memulai investasi dengan modal Rp100 ribu dan kamu akan dibantu oleh Manajer Investasi (MI) dalam memilih jenis saham yang akan dibeli. Ini bisa dibilang paket combo terbaik bagi pemula di dunia investasi saham.

Lalu, bagaimana cara memulai investasi di reksa dana saham dengan modal sedikit?

Belajar Investasi Saham Modal 100 Ribu, Lakukan dengan 3 Langkah Ini

3 Langkah Belajar Investasi Saham Modal Rp100 Ribu

Kamu akan dibantu manajer investasi

Sudah dijelaskan di atas, bahwa keuntungan investasi saham di instrumen ini, kamu nggak perlu pusing tujuh keliling karena ada manajer investasi (MI) yang siap membantu.

Tugas dari manajer investasi adalah membantu mengelola saham dari para investor. Apa saja yang dilakukan manajer investasi? Mereka akan menentukan komposisi saham perusahaan apa saja yang terbaik untuk dibeli dan juga mengatur porsi penempatan dana investor di pasar saham. Dan juga mereka yang akan melakukan transaksi jual beli saham di bursa.

Jadi, manajer investasi ini bukan sembarang orang. Mereka adalah orang-orang yang sudah terlatih dan berpengalaman di dunia investasi.

BACA JUGA:  5 Alasan Mengapa Harus Mulai Investasi Reksa Dana Online dengan Bibit Sekarang

Memahami cara kerja reksa dana

Modal yang kamu miliki akan dikelola oleh manajer investasi.

Tapi walaupun dana sudah diolah manajer investasi, kamu tetap mesti tahu cara kerja reksa dana saham. Dengan mengetahuinya kamu bisa belajar tentang strategi investasi saham reksa dana lebih efisien. Memang sih butuh waktu untuk menguasai instrumen investasi ini dan pembelajaran terus menerus.

Ada empat hal yang mesti diperhatikan dalam cara kerja investasi reksa dana saham:

  • Harga saham itu fluktuatif. Kamu perlu membaca situasi dan membuat prediksi yang akurat.
  • Prinsip jual beli saham sederhana yaitu beli di saat harga turun, dan jual di ketika naik.
  • Faktor eksternal yaitu “intuisi” penting. Intuisi ini digunakan dalam membaca pergerakan harga saham, tentunya diperlukan waktu dan pengalaman.
  • Harga saham itu fluktuatif, itulah mengapa disarankan untuk investasi jangka panjang sekitar lima sampai sepuluh tahun

Mengenal istilah dalam investasi reksa dana saham

Di dalam dunia investasi saham, juga di reksa dana saham, kamu perlu mengenal berbagai istilah. Walaupun dibantu oleh manajer investasi, ada baiknya, kamu tetap harus belajar.

  • NAB (Net Asset Value) adalah salah satu tolak ukur untuk memantau hasil dari kinerja sebuah reksa dana.
  • Redemption fee: penjualan kembali dari unit penyertaan
  • Subscription fee: biaya dari pembelian unit
  • Switching fee: biaya dari pengalihan atas unit
  • Market cap: nilai pasar dari sebuah perusahaan
7 Resolusi Tahun Baru 2019 untuk Keuangan yang Lebih Baik di Tahun Depan

Cara Melakukan Investasi Saham di Reksa Dana

Caranya sangatlah mudah dan tidak bikin ribet.

  1. Unduh aplikasi reksa dana, kamu bisa pilih langsung manajer investasinya atau berinvestasi melalui marketplace reksa dana. Pastikan memilih perusahaan yang sudah terdaftar di OJK atau bisa juga lewat bank.
  2. Setelah mengunduh aplikasi, buka rekening reksa dana lalu isi formulir dengan lengkap sesuai yang diminta
  3. Jawab pertanyaan yang akan menentukan profil investor kamu tipe apa
  4. Jika sudah melakukan langkah di atas, kamu sudah bisa berinvestasi.
BACA JUGA:  5 Tipe Rekan Kerja Toxic yang Berbahaya di Kantor - Mendingan Jauh-Jauh Deh!

Tak perlu takut untuk memulai investasi saham. Karena jika kamu tidak memulai, kamu nggak akan tahu bagaimana seluk beluk investasi ini. Dan untuk meraup cuan besar, sekali lagi belajarlah cara investasi saham yang benar.

Selamat berinvestasi!

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: