Karakter

Jadi Drama Queen? Oh No! 8 Hal untuk Menghentikannya

Suka baperan? Lebay pada diri sendiri? Orang-orang mulai sebal denganmu? Mungkin kamu telah menjadi drama queen!

BICARAPEREMPUAN.COM – Emang enak dijauhi teman-teman karena kita hobi mendramatisir situasi, lebay ketika merespons sesuatu, merasa diri sendiri paling menderita, paling sengsara, bahkan sampai playing victim padahal kita sendiri yang salah?

Stop that, girls! Sebelum berlarut-larut! Sebelum kamu menyesal, karena semua orang menghindarimu.

Telaah lagi cara berpikir kamu yang suka mendramatisasi keadaan! Karena, ternyata, kebiasaan itu bisa berpotensi menghalangi rasa bahagia lo. Nah lo!

Tenang, kamu bisa memulainya dengan melakukan beberapa langkah berikut!

8 Langkah Berhenti Menjadi Seorang Drama Queen

7 Akibat Stres Beserta Tanda dan Level Stress yang Harus Dikenali

1. Kenali diri

Kamu kerap berlebihan menganalisis semua kejadian yang kamu alami?

Well, menganalisis pengalaman kita sendiri sebenarnya adalah hal yang baik, kalau dilakukan dalam porsi yang tepat, dan punya manfaat positif.

Namun, jika terlalu berlebihan dan apa yang dipikirkan hanya sebatas skenario di kepala, mungkin kamu memang berbakat menjadi drama queen, dan mengalami apa yang disebut overthinking atau overanalyzing.

Kenali gejalanya! Overthinking ini bisa dikenali kok ketika dia akan datang. Caranya bagaimana? Dengan mengenali dirimu sendiri. Sadar, ketika pikiran berlebihan itu mulai muncul, dan kemudian katakan pada diri sendiri, “Stop!”

2. Awas wanita!

Dari hasil penelitian Susan Nolen-Hoeksema, psikolog di University of Michigan, orang-orang yang berusia antara 25-35 tahun cenderung lebih berbakat menjadi seorang drama queen dan sering berpikir berlebihan.

BACA JUGA:  Menjadi Diri Sendiri yang Lebih Baik di Tahun 2020 Itu Mudah Kok!

Selain itu, 57% wanita juga memiliki kebiasaan seperti itu.

Segera hentikan pola pikir tersebut karena sikap suka berasumsi berlebihan berkontribusi dalam memicu depresi dan kecemasan. You, girls, can do it, right?

3. Lepaskan masa lalu

Kamu menjadi drama queen karena masih belum bisa lepas dari bayang-bayang masa lalu, dan selalu mencemaskan apa yang sedang dijalani dan direncanakan ke depannya.

Menurut psikolog Susan Nolen-Hoeksema, Ph.D., merenungkan kegagalan memang perlu untuk koreksi diri. Namun, jika selalu membawa problem masa lalu ke dalam pikiran kamu, hal tersebut memancing prasangka buruk yang membuat kamu tak bisa berpikir jernih.

So, berdamailah, girls. Dan terimalah, karena masa lalulah yang membentuk dirimu yang sekarang. So, deal with it!

Jadi Drama Queen? Oh No! 8 Hal untuk Menghentikannya

4. Awas dilema ponsel

Tanpa disadari, sejumlah orang kerap mendramatisasi kejadian-kejadian sepele.

Misalnya saja, saat terlalu lama menunggu balasan pesan di ponsel atau tidak mendapat tanggapan ketika telepon. Masalahnya, saat pikiran kamu lebih condong untuk berasumsi negatif, maka hal tersebut justru akan menimbulkan masalah baru. Salah pengertian, salah satunya.

So, let it go. Kalau memang pesanmu centang biru, dan enggak dijawab, ya sudahlah. Segera alihkan perhatian pada hal lain, yang lebih menarik.

BACA JUGA:  Berhenti Merasa Rendah Diri dan Lakukan 7 Hal Ini Agar Hidup Lebih Bergairah!

5. Tutup telinga

Opini orang lain memang bisa dijadikan pertimbangan. Tapi, apabila komentar mereka lebih condong ke arah ikut campur–apalagi sampai judgemental terhadap dirimu–maka abaikan saja.

Kamu justru akan buang-buang tenaga jika meluangkan waktu untuk memikirkan ucapan mereka. Ingat, kamulah yang lebih berhak untuk menentukan hidup kamu sendiri.

6. Berhenti membandingkan

Dia umur segitu udah CEO. Yang sono sudah bergaji puluhan juta rupiah per bulan. Teman sekantor penghuni kubikel sebelah sudah bisa beli rumah di area elit. Gue ngapain aja?

Stop right there, you drama queen!

Biasakan untuk melihat kesuksesan yang diraih oleh orang lain sebagai pemacu semangat, bukan malah menciptakan imajinasi seakan-akan diri kamu tak mampu atau malah menganggap keberhasilan mereka hanya sebuah keberuntungan.

Kamu Tipe Orang Introvert? Kenali Dirimu Lebih Jauh!

7. Kata horoskop is just for fun

Selalu baca halaman zodiak, ramalan bintang, atau kerap berkunjung ke peramal tarot?

Well, itu tak masalah selagi kamu menganggap hal tersebut hanya sebatas iseng.

Yang jadi persoalan, ketika kamu sudah menganggap horoskop adalah cermin jalan hidup, maka saat itulah kamu menjelma menjadi seorang drama queen. Pikiran kamu bisa disetir sehigga mudah berpikir terlalu jauh akan sebuah keadaan.

BACA JUGA:  Ternyata Ada Hubungan antara Penampilan Fisik dan Zodiak Seseorang - Yang Mana Punyamu?

Apalagi kalau zodiakmu menyebutkan bahwa hari-hari ini kamu kurang beruntung. Aduh, udah deh. Stop that!

8. Lepaskan saja

Terima saja kenyataan bahwa kamu tidak dapat mengendalikan semuanya!

Seperti saat terjebak di bandara karena penundaan jadwal penerbangan. Nggak perlu lebay dengan uring-uringan sana-sini. Terima saja kondisinya, lalu segera pikirkan jalan keluarnya. Iya, memang, semua agenda jadi berantakan. But you can’t do anything, right? Dalam situasi seperti ini, lepaskan beban pikiran dan berhentilah menyalahkan keadaan.

So, girls, enggak ada manfaatnya menjadi seorang drama queen. So, stop it! Kesehatan jiwamu itu lo!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: