Kesehatan

5 Jenis Sayuran Ini Ternyata Nggak Sesehat yang Kita Kira!

Ternyata ada juga jenis sayuran yang nggak sehat. Hmmm. Kira-kira kenapa ya?

BICARAPEREMPUAN.COM – Masih sering malas makan sayur-sayuran, girls? Kenapa?

Yah, padahal seharusnya sih kamu sudah tahu manfaat sayuran sebagai asupan vitamin dan mineral bagi tubuh.

Memang, urusan “memasukkan” makanan sehat itu ke mulut kita sendiri aja sekarang justru berat. Apalagi kalau lagi di luar. Wuih, jajanan-jajanan itu begitu menggiurkan! Enak-enak semua. Belum lagi beragam jenis minumannya juga. Ugh!

Padahal ya, kalau mau bisa makan enak tapi tubuh tetap sehat itu ya mesti diimbangi dengan makan berbagai jenis sayuran juga lo, dan tak ketinggalan, buah-buahan!

Etapi ternyata, girls, menurut penelitian terbaru, ada 5 jenis sayuran yang ternyata nggak sesehat yang kita kira lo! Waduh, apa saja ya? Baca artikel ini sampai selesai ya, girls!

5 Jenis sayuran yang ternyata tak sesehat yang kita kira

Bayam

Resep praktis salad bayam

Tentu saja, mengonsumsi bayam itu sehat, karena dapat meningkatkan pembentukan sel darah merah sehingga mencegah anemia. Tapi terutama untuk para lanjut usia, jenis sayuran satu ini perlu dihindari.

Menurut tabel AcuMedico, terkandung 57 gram purin dalam setiap 100 gram bayam. Sedangkan penyakit asam urat terjadi jika ada pemecahan zat purin yang berlebih pada tubuh. Kondisi ini mengakibatkan pembengkakan, terutama pada jempol kaki dan terasa sangat nyeri.

Selain itu, konsumsi terlalu banyak bayam juga bisa meningkatkan risiko penyakit batu ginjal, mengingat kandungan mineralnya yang tinggi dan sulit tercerna jika kurang minum air putih.

BACA JUGA:  Mau Punya Perut Ramping? Konsumsi 5 Makanan Ini!

Terung ungu

Padahal jika dimasak balado, duh lezatnya! Tapi ya itu, ternyata terung ungu adalah satu dari sayuran yang mengandung kadar solanine tinggi.

Menurut situs Wisegeek, solanine adalah racun alkaloid yang ditemukan pada tumbuhan seperti terung ungu, kentang, juga tomat.

Namun demikian, manusia sudah sangat pintar mengolah berbagai tumbuhan menjadi makanan yang lezat dan sehat, salah satunya adalah dengan memasak dan menghindarinya jika sudah berubah warna (kentang yang sudah ada sedikit warna hijaunya, misalnya).

Jadi, perhatikan, cuci bersih, dan olah dengan benar tiga jenis sayuran ini, girls. Jika sudah dimasak dengan baik, tidak ada masalah lagi kok.

Khususnya bagi kamu yang memiliki masalah serius dengan persendian, sebaiknya juga mengurangi konsumsi terung ungu. Sayuran ini juga mengandung oksalat, sebuah zat alami yang membentuk batu-batuan, sehingga kurang baik untuk kamua yang mengalami masalah ginjal dan kantung empedu.

5 Jenis Sayuran Ini Ternyata Nggak Sesehat yang Kita Kira!

Paprika

Seperti yang dituliskan dalam situs Slice, banyak dari orang Amerika bagian utara yang mengalami peradangan. Memang, peradangan ini bisa dipicu dari mana saja, seperti tingkat stres, faktor genetik, dan makanan cepat saji yang biasa mereka konsumsi. Tapi katanya lagi, paprika juga menjadi salah satunya, girls.

“Paprika mengandung alkaloid, solanine, yang dapat mengganggu fungsi saraf dan menyebabkan kedutan, konvulsi dan gemetar.”

BACA JUGA:  Mau Menurunkan Berat Badan tanpa Menyiksa Diri? Konsumsi 6 Makanan Ini Secara Rutin!

Hal ini bisa mengarah pada berbagai masalah kesehatan, seperti sakit jantung, diabetes, kanker dan sebagainya.

Yang jelas, jenis sayuran yang bercita rasa pedas ini tidak cocok juga untuk para penderita masalah persendian, seperti rheumatoid arthritis dan osteoarthritis.

Tomat ceri

Karena menurut situs Wmnlife, jenis sayuran mungil itu bisa saja mengandung lebih dari 30 jenis pestisida! Wow!

Padahal, tomat cheri ini mengandung banyak lycopene yang dapat melawan osteoporosis dan kanker prostat lo, sebenarnya! Dan, sama seperti 3 jenis sayuran sebelumnya, si bulat-bulat merah ini memperburuk peradangan dan musuhnya para penderita masalah sendi.

Tapi, kalau kamu hanya memakainya untuk garnishing dan menelan hanya 2-3 butir saja dalam sehari sepertinya tidak masalah kok, girls. Yummy!

Selada

Well, sebenarnya, seperti yang dilansir di situs Minq, “Lettuce is basically just water, so it really does nothing for or against you.”

Jadi, selada ini pada dasarnya hanya mengandung air saja, sehingga manfaat, kerugian, dan rasanya juga hambar-hambar saja.

Nah, masalahnya, karena hambar itulah, ia dimakan dengan berbagai campuran yang mengandung lemak tinggi, seperti berbagai macam salad dressing. Sayurnya sendiri tidak terlalu masalah, tapi teman makannya itu lo!

Situs Fatsecret mengungkapkan, bahwa ada setidaknya ada 60 kalori dalam 1 sendok teh salad dressing. Misalnya, kayak saus Thousand Island yang mengandung 59 kalori, dan Caesar Salad 78 kalori.

BACA JUGA:  Resolusi Hidup Sehat 2020: Ayo, Perbaiki Kualitas Hidup!

Jadi, kalau seladanya cuma selembar tapi dressingnya 5 sendok makan penuh, ya gimana dong, girls? Belum lagi kalau cocolannya sambel terasi dadakan ala rumah makan Sunda. Seladanya 3 lembar, tapi nasinya dua piring. Duh!

Sepertinya, urusan jenis sayuran kurang sehat ini lebih pada masalah persendian ya, girls.

Jadi, kalau dibarengi olahraga yang cukup sehingga sendinya kuat, juga banyak minum air putih sehingga kandungan mineralnya terolah dengan baik, sepertinya tidak menjadi masalah.

Nah, makanya, ayo kita mulai lagi olahraga, dan minum yang banyak setelah makan nasi liwet dan lalapan, ya! *eh

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: