Karier

7 Kalimat Terlarang untuk Diucapkan Jika Kamu Bekerja di Kantor

BICARAPEREMPUAN.COM – Sikap terbuka memang baik untuk berkomunikasi, terutama saat kamu bekerja di kantor. Namun, terlalu terbuka justru bisa merugikan diri sendiri lo.

Seperti 7 kalimat berikut ini nih, bisa membuat si bos malas memberi nilai baik untuk performa kamu

 

Jangan Ucapkan 7 Kalimat Terlarang ini Jika Kamu Masih Ingin Bekerja di Kantor

10 Resolusi Karier di Tahun Baru Agar Memuncak Tahun Ini

1. Maaf, Bos, saya nggak bisa melakukannya!

Ketika si bos meminta kamu melakukan sebuah tugas baru, sebaiknya jangan pernah langsung ditolak, girls, apalagi dengan alasan nggak bisa atau nggak mampu. Karena hal ini akan menurunkan nilai kita di mata atasan.

Umumnya, atasan akan senang dengan karyawan yang selalu mau belajar dan menerima tantangan baru. Daripada kita langsung menyerah dan mengatakan tidak bisa sebelum mencoba, akan lebih baik kalau terima tugas tersebut dengan optimis dan antusias.

Jika memang merasa nggak punya pengalaman mengerjakannya, nggak ada salahnya kamu minta tip pada atasan atau mereka yang lebih dulu bekerja di kantor dan lebih berpengalaman. Justru hal ini akan membuat si bos menghargai usaha kamu.

 

2. Ini bukan salah saya!

Wajar kalau dalam satu pekerjaan, si bos menemukan kesalahan dan mengoreksinya. Nggak perlulah kita berkelit—atau bahkan melempar kesalahan pada orang lain.

Hal ini bisa membuat si bos kecewa, dan membuat rekan kerja lain tersinggung, girls, karena disalahkan.
Si bos akan lebih menghargai, jika kamu berani bertanggung jawab, menjelaskan apa saja yang sudah dikerjakan, dan menerima saran dari siapa saja yang sekiranya bisa membantu kamu memperbaiki kesalahan.

BACA JUGA:  Bekerja Sesuai Tipe Kepribadian dan Cepat Sukses, Ikutan Kuis Ini!

 

3. Sudah saatnya saya naik gaji. Kalau enggak, saya mau resign saja.

Yah, pada dasarnya sih setiap karyawan yang bekerja di kantor itu punya hak untuk naik gaji kok, girls. Tentu saja ini dipertimbangkan atas banyak faktor ya, misalnya pengalaman, beban kerja dan seterusnya..

Jadi, sebelum kamu benar-benar menghadap atasan untuk minta kenaikan gaji, siapkan dulu alasan yang kuat. Bahkan jika perlu, siapkan daftar prestasi kerja kamu, misalnya membantu meningkatkan keuntungan perusahaan, sukses mengerjakan berbagai project, dan lainnya.

Ini bisa menjadi modal diskusi dan bargain kita pada si bos. Jika ia belum bisa meluluskan permintaanmu, jangan pernah mengancamnya. Ini hanya akan membuat kamu terlihat emosional dan merasa hebat. Padahal kamu mesti tahu dan sadar, girls, bahwa nggak akan sulit bagi perusahaan untuk mencari karyawan baru sebagai penggantimu.

Lebih baik berikan waktu pada si bos untuk mempertimbangkan dan mengevaluasi kembali pekerjaan kamu. Kalaupun punya tenggat waktu, cukup kamu sendiri saja yang tahu. Kalau sampai tenggat, si bos nggak juga memberikan respon positif, maka itulah saatnya kamu membuat pilihan lain, tanpa perlu mengancam.

 

4. Saya nggak digaji untuk melakukan tugas ini. Ini bukan job desc saya.

Jangan pernah mengatakan kalimat ini pada si bos ya, girls. Kalaupun tugas yang diberikannya di luar job desc, si bos tak akan mau menerima alasan apa pun. Ia pasti ingin kamu tetap melakukannya.

BACA JUGA:  4 Teror di Kantor yang Bisa Banget Ganggu Kinerja Kamu

Penolakan seperti ini akan menunjukkan kamu terlalu perhitungan dan nggak menghormati atasan. Jika memang kita nggak memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk proyek terbaru yang ditugaskan, lebih baik akui saja dan diskusikan kontribusi apa yang bisa kamu berikan untuk membantu.

 

5. Saya banyak urusan keluarga, jadi saya nggak bisa lembur.

Well, keluarga memang nggak kalah penting dari pekerjaan ya, girls. Justru yang nomer satu. Tapi, usahakan agar keduanya nggak saling mengganggu. Bagaimanapun juga, perusahaan sudah membayarmu untuk menyelesaikan pekerjaan.

Selain itu, di awal proses rekruitmen, seharusnya kamu juga sudah mendapat informasi mengenai jam kerja dan lembur. Sehingga, seharusnya saat memutuskan menerima pekerjaan ini, kamu pun sudah siap dengan berbagai konsekuensinya, termasuk saat ada jadwal lembur.

Menolak tugas akan membuatmu dinilai tidak bertanggung jawab jika sebelumnya kamu sudah berkomitmen untuk mau melakukannya.

 

6. Saya mengundurkan diri, karena nggak cocok bekerja dengan rekan kerja yang lain.

Bekerja sesuai passion dan bekerja di kantor dengan lingkungan yang menyenangkan adalah 2 faktor yang membuat kita menikmati pekerjaan.

Karena itu, nggak heran kalau atasan tipe bos yang menyebalkan, kita pun akan merasa tertekan saat menyelesaikan pekerjaan. Begitu juga dengan rekan kerja yang lain.

BACA JUGA:  5 Tip Agar Kerja Lembur Kamu Lebih Efisien

Tapi sebesar apa pun kekesalan kita pada orang-orang sekantor ini, wajib bagi kita untuk tetap menjaga sikap profesional.

 

7. Alarm saya rusak.

Siapa pun pasti pernah mengalami pagi yang kacau, hingga harus telat datang ke kantor. Padahal ada meeting pagi-pagi banget. Duh!

Terus, biasanya saat datang telat, kita pun menyiapkan berbagai alasan untuk disampaikan. Mulai dari alarm rusak, sampai jadwal commuter line yang terganggu.

Hmmm. Well, sesekali atasan mungkin akan memaklumi alasanmu. Tapi kalau terlalu sering ya jadinya dianggap mengada-ada deh.

 

Nah, girls, jangan pernah menggunakan 7 kalimat di atas selama kamu bekerja di kantor ya, karena ketujuhnya akan membuatmu semakin terlihat tak profesional, sehingga bisa berakibat buruk untuk reputasimu.

One Response

  1. Erin Friyana 14/01/2019

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: