Kesehatan

7 Kebiasaan Pemicu Penyakit Diabetes Ini Harus Segera Dikurangi, Demi Kesehatan Hingga Nanti!

Penyakit diabetes adalah silent killer, dan sudah 10 juta penduduk Indonesia mengidap penyakit diabetes.

BICARAPEREMPUAN.COM – Hei, girls! Tahukah kamu, bahwa hari ini, tanggal 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia? Dan, fakta bahwa 10 juta penduduk Indonesia mengidap penyakit diabetes (IDF Atlas 2015) itu seharusnya sangat memprihatinkan bukan? Sayangnya, 2 dari 3 orang dengan diabetes di Indonesia tidak menyadari dirinya memiliki penyakit gula.

Diabetes adalah suatu kondisi di mana kadar gula (glukosa) dalam darah tinggi. Hal ini disebabkan insulin yang tugasnya memecah gula tidak berfungsi optimal atau bahkan tubuh tidak dapat memproduksi insulin sesuai kebutuhan. Komplikasi dari diabetes dapat menjalar ke seluruh tubuh dan menyebabkan stroke, gagal ginjal, penyakit jantung, hingga amputasi kaki.

Ada dua tipe penyakut diabetes. Pada pasien pengidap penyakit diabetes tipe 1, tubuh berhenti memproduksi insulin sehingga dalam proses penyembuhannya sangat bergantung pada terapi insulin. Tipe 1 ini umumnya terjadi pada anak-anak atau remaja.

Sedangkan pada pengidap penyakit diabetes tipe 2, insulin yang dihasilkan tidak mampu digunakan dengan optimal oleh tubuh. Tipe 2 ini umumnya menyerang orang dewasa dan perlu diwaspadai karena 90% kasus diabetes umumnya tipe terakhir ini.

Ada berbagai penyebab yang membuat orang rawan mengidap penyakit diabetes ini, seperti riwayat keluarga, usia di atas 40 tahun, obesitas, darah tinggi, dan sebagainya. Selain itu pola hidup yang tidak sehat juga meningkatkan risiko mengidap penyakit diabetes.

Bukan bermaksud menakut-nakuti, namun penyakit ini memang silent killer. Tanpa sadar tubuh terkena diabetes atau bahkan sudah mengalami komplikasi. Dalam kondisi demikian, butuh usaha dan biaya ekstra untuk mengobatinya.

Akan tetapi jangan khawatir,. 80% penyakit diabetes tipe 2 dapat dicegah asalkan kamu mau mengurangi (atau berhenti) melakukan beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat memicu munculnya penyakit diabetes ini.

Kebiasaan-kebiasaan apa saja yang dapat memicu penyakit diabetes yang harus segera kita hentikan?

1. Mengonsumsi sayur dan buah yang berlebihan

7 Kebiasaan Pemicu Penyakit Diabetes Ini Harus Segera Dikurangi, Demi Kesehatan Hingga Nanti!

Hmmm. Siapa sangka, kalau makan buah dan sayur ternyata bisa memicu gejala penyakit diabetes muncul kan?

BACA JUGA:  7 Akibat Stres Beserta Tanda dan Level Stress yang Harus Dikenali

Tapi memang bener kok, menurut beberapa penelitian, mengonsumsi buah dan sayur itu menyehatkan asal porsinya tepat.

Selain itu, perlu banget diingat, bahwa tubuh juga membutuhkan protein, baik protein hewani maupun nabati. Lagipula beberapa buah memiliki kadar glukosa dan sukrosa yang tinggi, seperti stroberi dan mangga.

Nah, sebaiknya konsumsi buah-buah dengan glukosa dan sukrosa yang tinggi tersebut dibatasi, atau bisa diganti wortel, apel, dan pir yang lebih kaya serat.

2. Merokok dan minum minuman beralkohol

7 Cara Makan Sehat saat Pesta Tahun Baru

Kedua aktivitas di atas sangat dapat meningkatkan kadar gula darah. So, jika kamu masih merokok dan minum minuman berakohol, please stop it immediately.

Selain memicu penyakit diabetes, konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan dapat merusak liver dan menyebabkan hypoglycemia.

3. Minum minuman yang manis berlebihan

4 Kandungan Zat dalam Minuman Teh Ini Ternyata Merupakan Peredam Berbagai Penyakit!

Saat cuaca panas atau kelelahan, terkadang timbul keinginan minum minuman yang manis dan segar. Hayo, kamu pilih mana, es teh, coke atau minuman bersoda, atau air mineral?

Pada kondisi seperti itu minuman manis memang menggoda ya? Padahal minuman yang banyak mengandung gula tidak menghilangkan rasa haus. Sebaiknya pilih saja air mineral yang lebih menyehatkan, dan dapat mengganti cairan tubuh yang hilang.

Untuk menyiasatinya, kamu dapat membawa botol air minum sendiri supaya tubuh selalu terhidrasi.

4. Menghindari sarapan

Mau Sarapan Pagi Berkualitas? Cobain 5 Menu Olahan Telur yang Super-yummy Ini!

Sarapan itu penting untuk memulai hari. Ingat itu, girls!

Jika kita tidak sarapan, maka kadar gula darah dalam tubuh pun turun, sehingga tubuh menjadi lemas. Akibatnya kita akan mencari makanan yang manis-manis agar nggak lemas. Nah, malah justru bahaya kan?

Makanya, jangan pernah lewatkan sesi sarapan ya. Akan lebih baik jika kamu sarapan sehat dengan buah, pastinya dipilih buah yang kaya serat agar metabolisme tubuh lebih lancar.

5. Ngemil gorengan dan keripik

7 Kebiasaan Pemicu Penyakit Diabetes Ini Harus Segera Dikurangi, Demi Kesehatan Hingga Nanti!

Kerja atau ngobrol santai sambil makan camilan memang enak. Tanpa terasa sebungkus keripik habis.

Akan tetapi, waspada, camilan sebangsa keripik dan gorengan banyak mengandung kolesterol yang berbahaya bagi tubuh lho!

BACA JUGA:  Makan-Makan di Hari Lebaran Tetap Sehat, Lakukan 11 Hal Berikut!

Kalau memang butuh banget camilan, lebih baik kamu membuat camilan sehat sendiri deh. Atau kalau memang mau menggoreng, gorenglah masakan kamu dengan olive oil. Pasti akan jauh lebih sehat.

6. Malas bergerak atau berolahraga

7 Manfaat Olahraga yang Seharusnya Bisa Meyakinkanmu untuk Memulainya Secara Rutin Besok Pagi

Aktivitas fisik yang kurang dapat meningkatkan risiko diabetes.

Kadang karena terlalu asyik dengan pekerjaan membuat kita lupa bergerak, apalagi yang sering bekerja dan duduk di depan komputer.

Sebaiknya, jangan sampai keenakan duduk saja. Berilah jeda pada diri sendiri untuk mengambil minum, ke kamar mandi, atau sekadar berkeliling ruangan supaya tubuh beraktivitas.

Saat di kantor dan lagi ribet-ribetnya, kadang juga membuat kita mager (malas gerak. -Red) maksimal. Bahkan sampai saatnya makan siang pun, rasanya malas sekali keluar untuk cari makan. Gimana mau keluar, lagi ada masalah nih! Terus, akhirnya, mengandalkan pesan antar makanan.

Yah, pesan antar makanan memang memudahkan. Saat hujan, atau tidak sempat keluar rumah ataupun kantor, delivery service bisa diandalkan. Tetapi terlalu sering menggunakannya juga akan membuat tubuh malas bergerak.

So, ayo, atur lagi jadwal gerak tubuh kamu!

Sesuai WHO Global Recommendations on Physical Activity for Health 2010, aktivitas fisik dengan intensitas sedang yang dianjurkan untuk usia 18-64 tahun adalah mencapai 150 menit seminggu. Aktivitas ini bisa di-breakdown menjadi 30 menit/hari selama 5 hari dalam seminggu. Bukan berarti sekali olahraga langsung digabung 150 menit, ya. Akan lebih baik jika kamu melakukan olahraga secara rutin, meski hanya sebentar.

Jika memang kamu sibuk sekali hingga tak punya waktu berolahraga, cobalah untuk tetap bergerak dalam keseharianmu, misalnya daripada naik motor, mendingan jalan kaki kalau mau ke warung untuk beli makan. Memilih menggunakan tangga ketimbang lift atau eskalator kalau lagi jalan-jalan di mal. Dan sebagainya.

7. Begadang

Kerja Malam? 4 Tip Ini Akan Jaga Kamu Tetap Sehat

Kurang tidur dan waktu tidur yang tidak teratur berakibat stres bagi tubuh. Apalagi kalau ditambah dengan ngemil gorengan atau kue yang manis saat begadang.

BACA JUGA:  Kerja Malam? 4 Tip Ini Akan Jaga Kamu Tetap Sehat

Wah, rawan banget terkena penyakit diabetes!

Well, sebenarnya tidak sulit mencegah dan melawan penyakit diabetes ini. Kementerian Kesehatan RI memiliki cara CERDIK untuk menangkal penyakit ini dan juga penyakit tidak menular lainnya, yaitu:

C = Cek kesehatan. Periksa berat badan, tensi darah, gula darah, dan kolesterol secara teratur.
E = Enyahkan asap rokok dan minuman beralkohol.
R = Rajin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari selama 5 hari dalam seminggu.
D = Diet seimbang dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
I = Istirahat yang cukup.
K = Kelola stres dengan baik dan benar.

Masih boleh kok, jika kamu pengin sesekali mengonsumsi es krim, cupcake, permen, dan makanan manis lainnya, tetapi batasi jumlahnya. Misalnya, konsumsi saja saat acara spesial seperti ulang tahun.

Selain itu, ingat rumus 5-4-1 dengan menakar konsumsi lemak, gula, dan garam per hari sebanyak:

  • 5 sdm lemak/minyak goreng
  • 4 sdm gula
  • 1 sdt peres garam

Nah, itu dia kebiasaan yang sebaiknya mulai kamu kurangi atau hindari untuk mencegah penyakit diabetes.

Kalau dirasa berat, percaya diri saja dan lakukan secara bertahap. Slow and steady akan lebih baik.

Menyambut Hari Diabetes Sedunia yang diperingati tiap 14 November, mari kita menjalani pola hidup yang lebih sehat. Semoga prevalensi diabetes di dunia, khususnya Indonesia, berkurang. Hidup sehat tidaklah mahal. Lebih baik mencegah daripada mengobati, kan?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: