5 Dampak Makanan Manis dan 5 Tip Supaya Kamu Tidak Kecanduan Gula

BICARAPEREMPUAN.COM – Gula merupakan karbohidrat sederhana yang diperlukan untuk bahan bakar tubuh menjadi kekuatan untuk otak, energi untuk otot, dan menjadi asupan sel-sel tubuh kita. Tapi, apakah kamu suka dengan kue, puding, es krim, sirup, dan makanan manis lainnya?

Kalau iya, well, kamu nggak sendirian, girls. Banyak orang yang menyukainya karena makanan dan minuman manis terlihat nikmat untuk dikonsumsi.

Jika kamu memang suka banget dengan makanan manis–bahkan kecanduan–bisa jadi tanpa disadari kamu telah mengonsumsi gula secara berlebihan dalam bentuk makanan dan minuman. Tahukah kamu, bahwa batas asupan gula bagi orang dewasa disarankan hanya 50 gram atau setara dengan 12 sendok teh gula per orang untuk per harinya?

Lalu, apa tandanya kalau kamu sudah kecanduan gula dalam makanan manis? Yah, jika kamu mengalami beberapa hal berikut, kemungkinan besar sih kamu sudah mengalami kecanduan gula:

  • Tak bisa menolak keinginan diri sendiri untuk selalu makan makanan dan minum minuman yang manis-manis
  • Tubuh terasa lemas saat sebentar saja kamu tidak mengonsumsi makanan manis.
  • Mengkonsumsi karbohidrat secara belebihan
  • Saat diminta untuk mengurangi, kamu akan secara sembunyi-sembunyi mengonsumsinya

Coba lihat gambar berikut deh, girls, yang menggambarkan bagaimana kecanduan gula akan menjebakmu dalam lingkaran yang nggak ada habisnya.

 

Kecanduan makanan manis bikin kamu makin tak bisa lepas.
Kecanduan makanan manis bikin kamu makin tak bisa lepas. Image via trainwithruby.com.

Wah, kok nampaknya seperti gejala sakaw narkoba ya? Yah, namanya juga kecanduan, girls, perilakunya juga hampir sama saja, meski objek yang dicandu berbeda.

Dan, dampak dari kecanduan gula–dalam minuman dan makanan manis–ini tak bisa kita remehkan lo. Coba kita lihat deh, apa saja¬†dampak kecanduan gula bagi tubuh kamu.

BACA JUGA:  Mau Diet Sehat? Ini Dia 3 Makanan Pengganti Nasi yang Bisa Kamu Variasikan Sendiri!

 

5 Dampak kecanduan makanan manis bagi tubuh kamu

1. Lemak dalam perut

Dampak pertama dari nafsu makan yang tidak terkendali adalah semakin banyak pula gula yang kamu konsumsi. Kamu merasa tak pernah cukup, sehingga akan meningkatkan risiko tertimbunnya lemak pada lingkar pinggang dan perut.

2. Karies gigi

Hal ini terjadi ketika bakteri di mulut mencerna sisa karbohidrat dari makanan yang kamu konsumsi. Bakteri akan membusuk dan memproduksi asam yang dapat menghancurkan dentin gigi.

3. Darah tinggi

Semakin banyak konsumsi gula, maka produksi hormon insulin pada tubuh kamu akan meningkat. Ketika insulin dan kadar gula tinggi, maka akan membuat sensitivitas hormon berkurang dan glukosa menumpuk dalam darah.

Hal ini akan mengakibatkan kamu cepat lelah, cepat lapar, kabut otak, dan tekanan darah tinggi.

4. Kerusakan hati

Kerusakan hati terjadi ketika produksi fruktosa sudah tidak dapat di tampung oleh hati sehingga hati akan lemah. Hal tersebut yang dapat memicu terjadinya komplikasi.

5. Penyakit jantung

Studi menunjukkan bahwa kelebihan gula akan meningkatkan tekanan darah dan merangsang hati untuk membuang lemak ke aliran darah. Hal tersebutlah yang mengakibatkan penyakit jantung.

 

Nah, jika kamu sekarang merasa tak bisa menghindari gula dalam keseharian kamu, maka barangkali kamu  perlu untuk melakukan diet detoks gula dengan cara menjauhi segala bentuk makanan dan minuman yang mengandung gula atau karbohidrat sederhana.

Detoks ini tak bisa dianggap ringan, girls. Banyak orang yang gagal karena makanan dan minuman kita setiap hari mengandung gula meskipun sedikit.

BACA JUGA:  5 Tempat Nongkrong di Jogja Paling Kekinian tapi Ramah di Kantong

Lalu, apa yang harus kita lakukan, girls? Gimana ya caranya mengontrol konsumsi gula?

 

Well, kamu bisa mencoba beberapa tip berikut supaya kamu nggak kecanduan gula dan makanan manis

Kontrol diri adalah kunci!
Kontrol diri adalah kunci! Image via Faith & Food.

1. Kontrol diri

Jika kamua benar-benar maniak kue, pasti susah untuk mengendalikannya.

Tapi, bukan berarti kamu tak bisa. Mulailah menyadari bahwa kamu harus membatasi diri dengan gula. Selalu periksa label kemasan dan komposisi camilan yang akan kamu beli. Pastikan kadar gulanya sedikit.

Mulailah untuk bijak memilih makanan yang sesuai dengan selera kamu dengan memastikannya mengandung rendah gula. Biasakan untuk nggak makan terlalu malam. Kalau kamu merasa lapar di malam hari, maka alih-alih makan kue-kue atau minum cokelat yang manis, lebih baik diganti dengan buah atau camilan yang kadar gulanya rendah.

2. Perbanyak protein

Cobalah untuk lebih banyak makan makanan dengan protein tinggi.

Makanan tinggi protein akan dicerna oleh tubuh lebih lambat, membuat kamu tetap kenyang lebih lama. Protein tidak membuat gula darah tinggi.

Jadi, pilihlah protein yang rendah lemak, seperti yoghurt, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

 

3. Perbanyak serat

Makanan yang mengandung serat akan membuat kita mudah kenyang dan menghasilkan energi yang cukup banyak untuk beraktivitas seharian.

Serat juga tidak menaikkan kadar gula darah dan membantu melawan kecanduan makanan manis. Jadi, selalulah masukkan buah-buahan, sayur, dan biji-bijian dalam menu sehari-hari kamu.

 

4. Olahraga

Dengan kamu berolahraga, maka hal tersebut dapat membantumu untuk menghilangkan kecanduan gula dan makanan manis, girls.

BACA JUGA:  7 Kue Kering Lebaran yang Selalu Ada di Setiap Rumah Keluarga Indonesia

Kamu nggak perlu melakukan olahraga yang terlalu ekstrem kok. Cukup lari pagi, jalan kaki, sepeda santai, atau berenang. Mulailah selama 15 -30 menit dalam sehari.

 

5. Hindari pemanis buatan

Beberapa studi menunjukkan, bahwa pemanis buatan akan membuat kecanduan gula kamu semakin parah, girls, lantaran dampak dari pemanis buatan itu lebih berbahaya daripada gula.

Jika kamu sering mengkonsumsi pemanis buatan, maka akan lebih besar lagi peluangmu untuk mengalami obesitas, diabetes tipe 2 dan hipertensi.

Jadi, tetaplah teliti saat kamu membeli makanan dan minuman, terutama yang kemasan ya. Lebih baik jika kamu membuat sendiri bekal ke kantor ketimbang jajan sembarangan, misalnya.

 

Nah, begitulah, girls, dampak mengerikan dari terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dan kecanduan gula. Akan lebih baik pula buat kamu, kalau kamu menemui ahlinya langsung agar dapat membantumu terlepas dari gula, jika memang tingkat kecanduanmu sudah parah ya.

Akan lebih baik jika kamu mencegahnya sekarang, sebelum terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.