Kesehatan

Merasakan Kecemasan Berlebihan dalam Masa Pandemi COVID-19? Here Are What You Can Do!

Pandemi COVID-19, dapat memicu kecemasan berlebih! Waspada, dan lakukan beberapa hal berikut!

BICARAPEREMPUAN.COM – Pembatasan ruang gerak, ancaman kesehatan, dan berbagai dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19 sudah nyata-nyata membuat sebagian besar orang mengalami kecemasan berlebih.

Apakah kamu juga sedang merasakannya sekarang, girls?

Apalagi dengan media yang terus menerus membombardir kita dengan (sebagian besar) berita buruk, perkembangan menyedihkan, angka-angka kasus yang semakin meningkat, pastilah sedikit banyak berpengaruh juga pada kondisi psikologis kita. Ya nggak sih?

Rasanya, penuh sesak banget pikiran!

Kalau kamu sekarang sedang mengalami hal ini, mungkin kamu bisa coba untuk mengatasinya, girls. Seenggaknya, coba kelola mental kamu sendiri dulu, sebelum akhirnya kamu meminta bantuan mereka yang lebih profesional jika memang tidak ada kemajuan.

Untuk Mengatasi Kecemasan Berlebih Akibat Pandemi COVID-19, Lakukan Beberapa Hal Berikut

Diet atau Olahraga? Mana yang Paling Efektif untuk Tubuh?

1. Olahraga

Cara paling oke untuk menenangkan saraf adalah olahraga.

Meski bukan olahraga berat, sekadar jalan-jalan saja di jalan, bergerak dengan aktif akan dapat melepaskan kecemasan berlebih dari pikiran kita, girls, dan bisa memberikan kelegaan emosional.

So, kalau kamu sekarang sedang merasa down, olahragalah. Ini bisa jadi cara pertama yang kamu lakukan terlebih dulu sebelum mencoba cara lainnya.

Anxiety and Depression Association of America menjelaskan, bahwa selain penting untuk menjaga kebugaran tubuh, olahraga dapat mengurangi stres. Studi menunjukkan bahwa olahraga sangat efektif dalam mengurangi kelelahan, meningkatkan konsentrasi, dan meningkatkan fungsi kognitif secara keseluruhan. Olahraga bisa sangat membantu ketika stres telah menghabiskan energi atau kemampuan kamu untuk berkonsentrasi.

BACA JUGA:  Kehilangan Pekerjaan Karena Pandemi COVID-19? Coba Lakukan Langkah Berikut Segera

2. Buat jurnal

Membuat jurnal juga merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi kecemasan berlebih, termasuk di masa pandemi COVID-19 ini.

Dengan menulis diari atau jurnal tentang apa yang kamu rasakan, termasuk apa yang membuatmu bahagia dan apa yang membuatmu khawatir, kamu akan dapat lebih mudah mengenali emosimu sendiri, dan juga bisa tahu apa penyebabnya.

Hal ini akan dapat membantumu untuk menemukan sumber utama kecemasan berlebih yang kamu rasakan, dan bisa memungkinkanmu untuk menemukan solusi dalam mengatasi kecemasan tersebut.

Tempat Membaca Buku Favorit Para Kutu Buku - Di Mana Favoritmu?

3. Membaca buku

Cara lain yang juga mudah dilakukan untuk mengatasi kecemasan berlebih adalah dengan mengalihkan perhatianmu dengan membaca buku.

Membaca buku bisa membuat pikiranmu menjadi teralihkan, karena kamu akan fokus pada isi buku yang sedang kamu baca. Ini bisa jadi cara terbaik untuk membuatmu lebih rileks, girls.

So carilah buku-buku bermanfaat. Enggak hanya novel, kamu juga bisa membaca buku-buku nonfiksi tentang hal-hal yang kamu minati; buku pengembangan diri, buku bisnis, sampai buku keuangan, banyak yang bisa kamu baca dan ambil manfaatnya. Kecemasan berlebih teratasi, kamu pun dapat ilmu baru.

4. Lakukan hobi

Entah untuk sekadar mengalihkan perhatianmu, atau karena memang merupakan hobi favoritmu untuk menghilangkan stres, melakukan sesuatu yang kamu sukai biasanya dapat mengingatkanmu tentang aspek-aspek positif dalam hidupmu.

BACA JUGA:  Cara Memperbaiki Metabolisme Tubuh Agar Lebih Sehat Ternyata Sangat Sederhana!

Tentunya, hal ini akan dapat menjauhkanmu dari kecemasan berlebih, dan bahkan bisa menghadirkan kebahagiaan yang sederhana setiap harinya, girls.

Bumbu Masak Sulit Ditemukan? Ini Dia 14 Bahan Pengganti Agar Tetap Bisa Masak Sesuai Resep

5. Masak

Meskipun kamu mungkin enggak terlalu suka memasak, tapi kamu perlu tahu ya, bahwa memasak merupakan salah satu kegiatan peringan stres yang cukup efektif lo!

Pertama, memasak bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi kamu yang mungkin sedang diliputi kecemasan berlebih, karena memasak butuh konsentrasi yang akan mengalihkanmu dari efek negatif kondisi saat ini. Kedua, hasil masakanmu–entah beneran enak atau enggak–tapi akan dapat kamu nikmati dengan sungguh-sungguh. Tahu kan, efek makanan untuk suasana hati? Yes, itu dia!

6. Hindari kafein

Nah, yang satu ini mungkin akan sulit buat kamu yang memang sudah dari sononya merupakan penggemar kopi.

Tapi, kamu harus tahu, bahwa kafein sebenarnya dapat memperburuk kecemasan berlebih yang sedang kamu rasakan, girls.

Majalah Healthline mengungkapkan adanya penelitian yang diadakan tahun 2008 yang menunjukkan bagaimana kafein dapat memblokir zat kimia otak yang disebut adenosin, yang membuat kamu merasa lelah. Sementara, di saat yang sama, kafein juga memicu pelepasan adrenalin yang dikenal dapat meningkatkan energi.

Jika kadar kafein yang kamu minum cukup tinggi, maka efek ini lebih kuat, sehingga justru memicu lebih banyak kecemasan. So, kalau kamu saat ini sedang mengalami kecemasan berlebih, ada baiknya kamu harus hindari dulu asupan kafein dalam jumlah besar, girls.

BACA JUGA:  21 Cara Mengobati Flu Secara Alami dan Lengkap
Merasakan Kecemasan Berlebihan dalam Masa Pandemi COVID-19? Here Are What You Can Do!

7. Tidur malam yang cukup

Tidur juga merupakan cara yang paling mudah dan penting untuk mengatasi kecemasan berlebih.

Rata-rata orang dewasa akan butuh tidur sekitar 8 – 12 jam setiap harinya. Begadang dapat menyebabkan emosi yang meningkat, sehingga menyebabkan memburuknya gangguan kecemasan yang kamu alami.

Kalau kamu tipe night owl, coba deh, tidurlah sedikit lebih awal. Begitu juga kalau kamu tipe morning person, cobalah untuk menambah waktu tidur barang satu jam lagi, demi paripurnanya istirahat.

Nah, apakah kamu masih punya cara lain untuk mengatasi kecemasan berlebih yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19 yang belum disebutkan di atas?

Yuk, share di kolom komen ya!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: