Ini Dia 6 Kesalahan Baju Kerja yang Sering Dilakukan oleh First Jobber Menurut Para Pakar Fashion

BICARAPEREMPUAN.COM – Di setiap kantor pasti memiliki aturan atau standar baju kerja masing-masing. Tapi pada umumnya sih berupa pakaian formal. Kalaupun diperbolehkan berpakaian kasual, tetap saja harus yang rapi dan sopan.

Seperti misalnya, memakai baju berkerah, panjang rok di bawah lutut, sepatu, dan mungkin ditambah dengan jas atau blazer.

Jika kamu belum punya beberapa jenis baju kerja tersebut, pastinya kamu harus membeli beberapa ya sebelum kamu mulai masuk dan bekerja di kantor.

Tapi, bagaimana kalau kamu belum tahu aturan berpakaian di kantor tersebut? Iya sih, mungkin kamu sudah sedikit melihat saat kamu diinterview dan datang ke kantor tersebut. Tapi, kadang gaya busananya kurang cocok dengan karakter kamu. Duh, nanti jangan-jangan kalau dipaksakan jadi bikin kamu nggak pede selama di kantor? Nggak nyaman, gitu. Mana enak, bekerja tapi tidak dalam kondisi nyaman?

Apalagi kalau sampai salah kostum, terutama kalau ini adalah pertama kalinya kamu bekerja di kantor. Pastinya kamu bisa menjadi perhatian atasan dan rekan kerja kamu di kantor yang baru. Aduh! Malu ah.

Tenang, girls. Coba yuk, kita simak pendapat para pakar dari industri mode tentang gaya dan baju kerja yang pantas untuk dikenakan di kantor. Dan dengan beberapa nasihat mereka, kita sepertinya bisa deh membuat penampilan kita jadi pas dengan budaya kantor baru kita.

 

Ini dia 6 kesalahan pemilihan baju kerja menurut pakar fashion dunia

Simon Doonan – Creative Ambassador-at-Large Barneys, New York

Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Simon Doonan.
Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Simon Doonan. Image via www.simondoonan.com.

Simon mengatakan, “Dressing down is a crime against humanity.”

Mengenakan baju kerja yang terlalu panjang sangat tidak disarankan. Akan lebih baik jika kamu menghindari untuk mengenakan rok yang terlalu panjang. Simon menyarankan, rok pensil atau A-line sebatas lutut akan lebih baik.

BACA JUGA:  7 Mitos Fashion Ketinggalan Zaman yang Nggak Perlu Lagi Kamu Lakukan

Ya, kecuali jika kamu berhijab pastinya, girls. Jika kamu berhijab, maka pastinya kamu harus mengenakan rok panjang sesuai dengan aturan agama.

Hal ini sebenarnya kembali lagi kepada kamu, karena tingkat kenyamanan seseorang bisa berbeda-beda. Kamu bisa memilih beberapa pakaian seperti yang disarankan oleh Doonan, dan usahakan untuk tetap sopan ya.

 

Elyse Walker – Founder and Fashion Director Forward

Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Elyse Walker.
Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Elyse Walker. Image via Insider.

Walker bilang, “Not being able to walk in your shoes.” 

Beberapa kesalahan gaya yang biasa terjadi pada karyawan baru, menurut Elyse, adalah makeup yang terlalu tebal, mengenakan rok berbelahan terlalu tinggi, mengenakan rok yang terlalu pendek, dan canggung saat menggunakan sepatu high heel.

Hmmm, apakah kamu juga melakukan beberapa kesalahan menurut Elyse di atas?

Menjadi seorang karyawan baru, kamu tidak hanya dituntut untuk bisa lebih dulu memulai menjalin hubungan baik dengan rekan kerja dan juga bos, girls, tapi kamu juga akan dituntut untuk bisa berpenampilan menarik.

Coba kenakanlah rok pas di lutut, atau setidaknya sedikit saja di atas lutut, sepatu high heel, dan beberapa aksesoris untuk mendukung penampilan kamu.

 

Rebecca Taylor – Fashion Designer

Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Rebecca Taylor.
Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Rebecca Taylor. Image via Fashionista.

Menurut Rebecca Taylor, torn denim adalah sebuah kesalahan dalam fashion baju kerja.

BACA JUGA:  Cara Mencuci dan Merawat Baju Itu Tergantung Jenis Kain - Jangan Sampai Salah ya, Girls!

Gunakan celana jins kamu untuk akhir pekan, atau ketika berpakaian bebas. Rebecca sendiri adalah seseorang yang memulai karier fashion designer-nya dengan menjadi seorang penjahit rumahan, yang lantas meluncurkan produknya sendiri. Kebanyakan dari produknya berbahan denim dan beberapa celana jins, girls.

Tapi ia sendiri tak merekomendasikan produknya dipakai untuk bekerja di kantor. So, you might have to listen to her.

 

Stephanie Mark – Co-Founder, The Coveteur

Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Stephanie Mark.
Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Stephanie Mark. Image via Coveteur.

Showing up dressed in head-to-toe designer is a big no.” Begitu kata Stephanie Mark.

Penampilan hari pertama menjadi kesan pertama bagi rekan kerja dan atasan kamu, girls. So, pertimbangan pertama bukan pada pakaian yang mahal dan mobil mewah.

Adalah hal yang wajar jika kamu berpenampilan rapi dan menarik, tapi apa jadinya jika kamu tidah pintar dalam hal pekerjaan? Kalau kamu hanya mengandalkan penampilan tanpa memiliki ketrampilan apa pun, lalu apa yang akan kamu kontribusikan pada perusahaan?

Perusahaan tidak membutuhkan penampilan saja, yang dibutuhkan otak kamu. So, jangan berlebihan dalam berpenampilan, terutama di hari pertama kamu.

 

Gabriele Hackworthy – Editorial Fashion Director, Net-a-Porter and Porter

Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Gabrielle Hackworthy.
Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Gabrielle Hackworthy. Image via Moda Familia.

“No hems undone, no soiled collars or cuffs, and your shoes must be well heeled and polished.”

Menurut Gabrielle, kunci untuk terlihat profesional bukan tentang pakaian, sepatu dan tas yang mahal, tetapi tampak rapi, bersih, dan sesuai dengan aturan berpakaian dalam perusahaan.

Pastikan kamu hanya mengenakan baju kerja sehari saja. Maksudnya, baju kerja yang kemarin jangan dipakai lagi hari ini. Cucilah, dan kemudian setrika hingga rapi. Gunakan selalu baju yang bersih dan licin, semirlah selalu sepatumu, dan bersihkan dari debu.

BACA JUGA:  Mau Tahu Tipe Kepribadian Kamu? Gampang, Lihat Saja Bagaimana Kamu Membawa Tas!

 

Cindy Krupp – Founder Krupp Group

Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Cindy Krupp
Apa kata pakar gaya mengenai baju kerja yang pas: Cindy Krupp. Image via A Wild Dove

“A pantsuit is sure death.”

Jangan mengenakan pakaian serba hitam seperti orang sedang berduka, girls. Kenakanlah baju kerja yang sesuai dengan karaktermu sendiri, nyaman, dan tidak melanggar aturan perusahaan.

 

Yah, itu dia pendapat para pakar di industri mode, girls

Kenakan baju kerja yang menurut kamu nyaman, sesuai dengan karaktermu sendiri, dan tentunya sesuai dengan aturan kantor. Bukan hanya baju saja, tapi makeup kamu juga jangan terlalu tebal dan usahakan untuk tetap rapi.

Ingat pakaian dan gaya kamu hanya merupakan pendukung saja, sedangkan yang dibutuhkan adalah kinerja dan kemampuan kamu dalam bekerja. Jadi jangan terpaku dengan gaya saja, sedangkan kinerja kamu kurang baik.

Selamat bekerja, girls!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.