Karakter

Lagi Sakit Hati? Moveon dengan 5 Sikap Ini Apa Pun Sebabnya!

Lagi baper? Sakit hati pada seseorang? Bagaimana menyikapinya supaya nggak sampai merebut kebahagiaan?

BICARAPEREMPUAN.COM – Bicara tentang rasa sakit hati, di dunia ini, siapa yang nggak pernah merasakan sakit hati?

Namanya hidup ya, girls, nggak bisa ya selalu lancar jaya bahagia terus menerus. Ternyata pasti ada saatnya kita harus menangis terluka karena sesuatu, meski itu untuk merasakan kebahagiaan lebih dalam lagi. Maunya sih happy melulu. Tapi nggak akan bisa kalau kita nggak mau mengontrol perasaan diri sendiri.

Yes, karena bahagia itu pilihan kan, girls. Sound familiar ya?

Silih berganti kehidupan kita, bertemu beberapa orang atau berhadapan dengan seseorang yang jadi pendamping hidup kita pun tetap ada peluang untuk sakit hati. Gesekan-gesekan itu akan tetap muncul, meski kita coba menghindari.

Girls, rasa sakit hati terhadap perilaku atau perkataan seseorang itu bisa merusak kebahagiaan kamu lo. Itu kalau kita salah menanggapinya.

Masa iya sih?

Yaiyalah, kalau ternyata kamu cuma baper. Hehehe. Apa-apa dibawa pakai perasaan. Apalagi era digital kayak sekarang ini. Hmmm, aduduh! Kadang kala bikin status atau upload foto doang itu juga bisa jadi salah kok. Padahal nggak ada yang bermaksud untuk membuat orang lain sakit hati.

Yes, semua memang tergantung bagaimana kita melihatnya dan menyikapinya sih, ya.

So, gimana nih, biar kamu nggak gampang sakit hati dan baperan? Karena kalau baperan mulu, ntar jadi kurus loh! (etapi kan kalau dengan baper saja bisa kurus, berarti kita nggak perlu diet dong! #ehgimana)

Okay, kalau sudah sakit hati gini lebih baik kamu meresponsnya dengan beberapa hal berikut.

BACA JUGA:  Jadi Drama Queen? Oh No! 8 Hal untuk Menghentikannya

5 Sikap yang bisa dibangun untuk menghadapi rasa sakit hati dan baper yang datang mengganggu

Meski Ragu, Sebenarnya Kamu Tidak Perlu Minta Maaf untuk 7 Hal Ini

Memaafkan

Untuk kehidupan yang lebih bahagia lagi dan lagi, kita perlu memaafkan, girls.

BiPer rasa nggak ada ruginya ya, memaafkan peristiwa, orang, dan diri kita sendiri di masa lalu. Malah kalau dendam itu akan berpengaruh pada jantung kamu lo!

Rasa kecewa, sakit hati, berasa diinjek-injek, lalu marah atas perlakuan orang lain terhadap kita, lebih baik dijadikan bumbu-bumbu kehidupan saja sih, girls.

Dengan memberi maaf bukan berarti kita lemah dan mengiyakan atau menyetujui perbuatan salah tersebut. Tapi memberi maaf supaya hidup lebih sehat dan nggak bermental pendendam. Ini demi kesehatan dan kebahagian kamu juga. Karena kalau dendam sudah merasuk jiwa, dia akan merusak tubuh. Believe it or not.

Coba cek, tensi darahmu ketika marah. Indikator pertama tanda stres kan tensi darah yang meningkat. Hiyyy! Ngeri ah!

Membatasi Diri

Girls, lebih baik membatasi diri dari orang-orang yang sudah sering kali bikin sakit hati dan bikin nggak enak suasana, ya supaya lebih waras, pastinya. Daripada gondok dengan kata-kata yang dilontarkan orang tersebut kan ya?

Tapi bukan berarti membuat tembok raksasa gitu, hanya ketinggiannya saja sedikit diturunkan. Apalagi ya kalau nyakitin hati banget dan terang-terangan.

Gerah kan ya, girls? Time to go. .

Lagi Sakit Hati? Moveon dengan 5 Sikap Ini Apa Pun Sebabnya!

Diskusikan

Why we should?

Well, cara ini lebih baik dilakukan daripada kamu hanya membuat prasangka dan curhat lagi ke orang lain. Malah jadi memicu gosip deh, apalagi kalau orang yang dicurhatin kurang bisa bersikap bijaksana. Kalau nggak diobrolin atau nggak diskusi secara langsung juga akan jadi salah paham doang kan? Kabar kabur.

BACA JUGA:  7 Cara Memberi Kritik yang Baik, Tanpa Jadi Haters

Kita bisa tanyakan apakah ada masalah? Misalnya, ada kesel sama sahabat atau pacar. Kalau mulai ada masalah yang bikin baper dan hati nggak enak, just shot it. Usahakan sejelas mungkin ya, girls. Dan memang sangat sangat disarankan face to face karena kalau diskusi via chat, nada saat membaca tulisan juga akan beda.

Yes, girls, you should F2F. No chat, no WhatsApp messages. Ketemu muka.

Nevermind

Kadang nih, girls, status seseorang di media sosial, seperti di Instagram, Facebook, Twitter dan lainnya seperti sedang membicarakan kita ya? Pede jaya deh kamu! Lalu, dalam beberapa detik saja bisa langsung merasa tersindir, terus baper deh.

Nah, padahal kan dunia ini luas. Nggak semuanya status itu dibuat untuk menyindir kan, girls.

Buat kamu yang agak suka baperan dan sakit hati, well, perlu ambil positifnya sajalah, girls. Ini berarti kamu sedang diingatkan dan nggak perlu sampai sakit hati termehek-mehek.

Dan, kalau nggak betul, nggak perlu berlebihan juga. Kamu tuh keren dan bahagia dengan apa yang kamu miliki saat ini. Bener nggak? Jadi kalau ada hal yang menyakitkan hati sih nggak usah dipusingin deh. Kalau cuma sekadar tatapan yang sinis atau diunderestimate oleh seseorang mah, cuekin ajah!

Kamu Tipe Orang Introvert? Kenali Dirimu Lebih Jauh!

Evaluasi

Kenapa bisa ya, kita diperlakukan seperti itu? Mungkin kita bisa cari tahu, apa ada yang salah dari pribadi kita juga. Mengevaluasi diri, apa mungkin kita pernah menyakiti hati orang tersebut.

Apa yang kita alami pasti ada maksudnya. Semua pasti ada tujuannya. Kita semua pernah merasakan sakit hati kan?

BACA JUGA:  Menghadiri Acara Sendirian Tanpa Mati Gaya dan Tetap Pede? Bisa Dong!

Tutup mata sejenak dan renungkan. Sampai di poin ini kita bakalan balik ke awal lagi, memaafkan. Karena kita butuh memaafkan. Bukan hanya ingin memaafkan.

Pada akhirnya, kita harus berterima kasih untuk orang-orang yang pernah membuat kita sakit hati. Kalau saja kita nggak pernah sakit hati, pasti kita juga nggak akan sebahagia hari ini.

So, alhamdulillah ya, pernah sakit hati. Suatu saat ketika kita berhasil melepaskan beban amarah ini, kita bakal ketawa lucu. Kenapa ya dulu cemen banget? Kayak gitu aja dipikirin banget-banget? Kok mudah banget baper?

Yes, sering kali mudah untuk kita membiarkan hati ini sakit. Hmmm, teorinya sih gampang ya. Tapi praktiknya nggak seberat yang kamu pikirkan juga kok. Pastinya itu kalau kamu memilih untuk tetap bahagia.

Jadi ya, hadapi saja dengan senyuman. You deserve to be happy, girls!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: