Makan-Makan di Hari Lebaran Tetap Sehat, Lakukan 11 Hal Berikut!

BICARAPEREMPUAN.COM – Puasa sudah hampir usai nih, girls, dan sebentar lagi kita akan merayakan Lebaran.

Hari raya identik dengan aneka jenis hidangan dan camilan berkalori tinggi. So, kamu harus pintar-pintar tahan godaan.

Ya, lantaran setiap kali Lebaran tiba, sudah terbayang deh itu hidangan apa yang akan tersaji di atas meja. Kalau enggak hati-hati, bisa-bisa angka timbangan dan kadar kolesterol kamu akan melesat naik begitu hari raya berlalu.

 

Lakukan 11 hal ini supaya makan-makan di hari Lebaran kamu tetap lancar, dan tetap sehat

 

Makan-makan di hari Lebaran dan tetap sehat
Makan-makan di hari Lebaran dan tetap sehat. Image via Shutterstock.

1. Jangan ‘balas dendam’

Menjalani puasa sebulan penuh biasanya menjadi excuse bagi kita untuk melahap apa pun yang tersaji di depan mata. Padahal, hidangan Lebaran punya bobot yang jauh lebih berat ketimbang makanan pada hari-hari biasa.

Makanya, girls, manfaatkan nafsu makan yang relatif melemah setelah berpuasa untuk mengontrol porsi makanan yang dilahap ketika berlebaran. Jangan sampai nih, jadikan hari raya sebagai pelampiasan dendam saat berpuasa.

2. Jangan lupa sarapan

Menikmati sarapan akan menjamin tubuh kita memiliki cukup cadangan energi sebelum beraktivitas seharian.

Selain itu, makan pagi juga akan membuat kita nggak terlalu lapar menjelang makan siang. Dengan demikian, kita akan terbebas dari keinginan melahap apa saja yang disodorkan di depan mata.

 

3. Silaturahmi di pagi hari

Kegiatan bersilaturahmi tentunya seiring sejalan dengan mencicipi makanan di tempat-tempat yang dikunjungi.

Meski sedang diet habis-habisan, rasa-rasanya enggak sopan juga kalau kita selalu menolak icip-icip. Iya nggak sih, girls? Niat bersilaturahmi bisa bergeser jadi ‘ajang musuhan’ ntar.

BACA JUGA:  5 Jurus Ampuh Badan Fit demi Penampilan Fashionable Sepanjang Waktu

Makanya, biar aman, lakukan silaturahmi di pagi atau siang hari. Dengan demikian, kita punya banyak waktu untuk membakar kalori sebelum pergi tidur di malam hari.

 

4. Layani diri sendiri

Membiarkan diri kita dilayani oleh tuan rumah ketika makan biasanya ada konsekuensi yang mengerikan: mau nggak mau kita mesti menghabiskan sepiring penuh hidangan Lebaran.

Padahal, belum tentu kita merasa selapar itu kan? Makanya, lebih baik ambil sendiri saja suguhan yang ditawarkan tuan rumah, dalam porsi mungil yang nggak akan membuat kita ‘pingsan’ gara-gara kekenyangan.

 

5. Gunakan wadah kecil

Daripada menggunakan piring berukuran besar, pakailah piring kecil untuk mengambil makanan yang hendak disantap. Jumlah takaran yang sama akan terlihat jauh lebih banyak ketika diletakkan di atas wadah yang kecil ketimbang di atas wadah berukuran besar.

Hasilnya, tanpa perlu bersusah payah menahan diri, porsi makan akan berkurang dengan sendirinya.

 

Makan-makan di hari Lebaran dan tetap sehat.
Makan-makan di hari Lebaran dan tetap sehat. Image via Hellosehat.

 

6. Ambil kuah sedikit saja

Kamu pasti sudah tahu apa penyebab harga kelapa melejit tinggi menjelang Lebaran kan? Ya, karena hampir semua hidangan hari raya dimasak dengan menggunakan santan.

Kebayang nggak tuh, berapa banyak kalori yang akan ditransfer dari atas piring ke dalam tubuh kita, girls? Bisa nggak dibayangkan juga banyaknya lemak jenuh yang akan menumpuk di dalam pembuluh darah kita?

BACA JUGA:  Panduan Puasa Ramadhan buat Kamu yang Punya Masalah Mag

Untuk mengurangi bahaya ini, ambillah sesedikit mungkin kuah hidangan yang berbahan dasar santan.

 

7. Kurangi makanan berbumbu tajam

Kalau kamu memiliki gangguan mag sebaiknya membatasi konsumsi makanan berlemak serta berbumbu tajam dan pedas.

Pasalnya, jenis makanan tersebut bersifat merangsang produksi asam lambung yang bisa membuat lambung teriritasi.

Nggak mau kan, girls, waktu liburan kamu terganggu oleh lambung yang protes sepanjang waktu? Kalau perlu, sediakan selalu obat mag di dalam tas ya.

 

8. Banyak minum air putih

Meneguk segelas air putih sebelum makan bukan hanya baik untuk mendatangkan perasaan kenyang, namun juga berguna untuk melancarkan sistem pencernaan kita, girls.

Pasalnya, hidangan Lebaran yang tinggi lemak dan minim sayuran bisa membuat kita berisiko terserang sembelit. Air putih juga ampuh membantu menggelontorkan sisa-sisa lemak yang menempel pada usus kita.
Makanya, usahakan untuk selalu memilih air putih ketimbang minuman manis lain ya.

 

9. Makan perlahan

Menyantap makanan dalam tempo lambat akan membantu kinerja sistem pencernaan kita yang belum terbiasa lagi makan dalam porsi banyak setelah menunaikan ibadah puasa.

Bukan hanya itu, makan perlahan-lahan juga bisa mengurangi jumlah kalori yang kita lahap. Supaya tambah afdal, selingi setiap 5 sendok makan dengan minum beberapa teguk air putih.

 

10. Jalan-jalan setelah makan

Setelah makan besar, jangan biarkan tubuh hanya melekat di sofa, girls. Memang kita harus mengistirahatkan perut dengan duduk diam selama beberapa menit, namun setelah itu segeralah bangkit dan membantu tuan rumah membereskan sisa-sisa makanan.

BACA JUGA:  5 Jenis Olahraga di Rumah untuk Memastikan Kamu Sehat Sepanjang Hidup

Sambil berbuat baik, hitung-hitung mempercepat laju makanan di dalam sistem pencernaan. Kalau nggak ada yang bisa dikerjakan, maka berjalan-jalanlah di teras depan sekadar menghirup udara segar.

 

11. Aktif bergerak untuk gantikan olahraga

Anjuran untuk berolahraga saat liburan hari raya mungkin terdengar idealis. Sebagai gantinya, usahakan tubuh tetap aktif bergerak kapan saja, di mana saja.

Kamu perlu sarana untuk membakar kalori yang menumpuk di tubuh, dengan mulai membersihkan setiap sudut kamar kos atau kamar di rumahmu, girls.

 

Dengan beberapa cara sederhana di atas, semoga Lebaran kamu pun enjoyable. Makan dengan perut nyaman tanpa protes, dan kolesterol kamu tetap terjaga dengan baik.

Setelah Lebaran, kamu tetap sehat deh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.