Kesehatan

6 Masalah Kesehatan Tubuh yang Harus Diwaspadai Dilihat dari Kondisi Rambut

Dengarkan apa kata rambutmu. Bisa saja, ia sedang mengeluh akibat ada masalah kesehatan tubuh.

BICARAPEREMPUAN.COM – Siapa pun pasti setuju kalau rambut dikatakan sebagai mahkota kecantikan wanita. Karena tak hanya berfungsi sebagai pelindung kulit kepala dari cuaca panas dan dingin, rambut yang sehat dan terawat juga memberi nilai plus untuk penampilan kita.

Setuju kan, girls?

Maka, tak heran ya, kalau kita sengaja meluangkan waktu dan menyisihkan uang belanja untuk memberikan perhatian ekstra pada rambut. Namun pernah tidak terpikir olehmu, kalau rambut yang bermasalah tak sekadar masalah rambut belaka?

Maksudnya gimana tuh?

Gini. Tubuh kita dan bagian-bagiannya, termasuk juga rambut, adalah satu sistem mekanik yang hidup dan terintegrasi satu sama lain. Jika satu bagian tubuh bermasalah dan kita tak menyadarinya, tubuh akan mengirimkan sinyal melalui bagian tubuh yang lain.

Rambut, salah satunya.

Jadi rambut yang bermasalah bisa jadi adalah serangkaian pesan yang dikirimkan tubuh tentang masalah kesehatan tubuh yang kamu alami. Menarik, kan?

Jadi, apa saja sih kira-kira pesan yang biasa disampaikan oleh tubuh kita melalui rambut yang bermasalah?

6 Masalah Kesehatan Tubuh yang Harus Diwaspadai Dilihat dari Kondisi Rambut

6 Masalah Kesehatan Tubuh yang Bisa Dilihat dari Kondisi Rambut

Defisiensi Vitamin

Masalah kesehatan tubuh yang ditimbulkan oleh kekurangan vitamin D kerap diindikasikan dengan rontoknya rambut dengan frekuensi sering dan jumlah yang banyak.

Fungsi utama vitamin D adalah sebagai penyokong tubuh dalam penyerapan kalsium. Sementara kalsium sendiri berperan penting untuk kekuatan dan kesehatan tulang dan gigi. Nah, buat kamu yang usianya menjelang 30-40 tahun, jelas sekali kan pentingnya pemenuhan kebutuhan vitamin D ini?

Vitamin D selain bisa didapatkan melalui makanan, sebenarnya adalah vitamin yang paling mudah untuk kita peroleh. Cukup dengan berjemur atau berada di luar ruangan untuk terpapar matahari sebelum jam 9 pagi, kulit akan menyerap vitamin D dari sinar matahari.

BACA JUGA:  Mengatasi Sakit Punggung, Lakukan 5 Latihan Peregangan Ini!

Mudah dan murah kan?

Menstruasi Bukan Hal yang Memalukan - Ingat Akan 5 Hal Ini Supaya Tetap Sehat!

Perubahan Hormon

Masalah kesehatan tubuh ini biasanya terjadi pada perempuan yang sedang dalam masa kehamilan, menyusui, dan menjelang menopause.

Pada kondisi-kondisi tersebut kerontokan rambut yang berlebih kerap terjadi akibat perubahan hormon. Namun bisa diatasi dengan perawatan luar dan akan membaik seiring usainya masa kehamilan dan menyusui.

Jika kerontokan rambut terjadi berlebihan di luar masa kehamilan dan menyusui, baiknya segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter. Karena meskipun sama-sama berkaitan dengan hormon, kerontokan berlebih bisa merupakan indikasi masalah kesehatan tubuh yang lebih serius.

Bagaimana dengan rambut beruban yang tumbuh lebih dini?

Uban rambut terjadi akibat penurunan jumlah melanin dan pigmen pada rambut. Sebuah proses alami yang disebut dengan Achromotrichia. Proses tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak pertengahan usia 20-an dan 30-an secara perlahan-lahan. Kalau kamu sudah memiliki uban di bawah usia 28 tahun, hal tersebut lebih diakibatkan oleh faktor genetis.

Seperti halnya keriput, proses Achromotrichia ini bisa ‘diperlambat’ kok. Caranya? Tentu dengan gaya hidup yang sehat. Misalnya dengan mengonsumsi vitamin E dan C sesuai kebutuhan tubuh, menghindari rokok, melakukan perawatan rambut secara alami dan menghindari faktor-faktor pencetus stres.

Konsumsi Junk Food Berlebihan

Junk food memang yummy dan praktis. Terutama kalau kesibukan sangat menyita waktu.

Tapi, jika terlalu sering mengonsumsinya ternyata berpengaruh pada kesehatan rambut. Konsumsi junk food berlebihan jelas akan mengganggu keseimbangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Efeknya rambut menjadi kusam, menipis tiap helainya dan pertumbuhannya menjadi lebih lambat.

BACA JUGA:  Mengatasi Insomnia, Mulailah dengan Mengonsumsi 5 Jenis Bahan Makanan Ini!

Nah, baiknya, jika tanda-tanda ini dialami oleh rambutmu, tak hanya rajin creambath atau hair spa, tapi asupan makanan perlu diperbaiki juga.

7 Akibat Stres Beserta Tanda dan Level Stress yang Harus Dikenali

Stres

Rambut yang rontok memang indikasi terjadi masalah kesehatan tubuh yang paling terlihat. Tak hanya fisik, tetapi juga mental.

Kondisi mental tertekan dan stres memicu kerontokan rambut berlebih. Ada istilah yang disebut Telogen Effluvium, sebuah kondisi ketika rambut mengalami kerontokan sementara ketika tubuh mengalami situasi tertentu. Stres adalah salah satunya.

Jika kerontokan rambut yang kamu alami disebabkan oleh stres atau tekanan mental lainnya, berkonsultasi dengan ahlinya sangat disarankan. Psikoterapis, psikolog ataupun psikiater tentu bisa dan siap membantumu.

Gejala Infeksi Jamur

Ketombe adalah masalah yang umum dihadapi oleh kulit kepala. Cara mengatasi masalah ini sebenarnya relatif mudah.

Namun, masalah jamur yang menyerang kulit kepala bukan lagi perkara ringan ketika telah berubah status menjadi infeksi. Salah satunya adalah infeksi jamur Ringworm. Jika jamur ini sampai menyerang kulit kepala, maka akan menyebabkan rambut mengalami kerontokan yang parah.

Di tengah cuaca terik, menjaga kebersihan kulit kepala dari produksi keringat berlebih tentu sangat disarankan. Terlebih lagi kebersihan kulit kepala ini akan juga mempengaruhi kesehatan kulit wajahmu.

Jadi, jangan malas keramas ya, girls. Ini sudah salah satu cara menjaga kebersihan rambut yang paling standar deh. Masa abai juga?

Kondisi Kesehatan Mulut Kamu Bisa Jadi Sinyal dan Awal Timbul 5 Penyakit Berbahaya Ini!

Ada indikasi penyakit serius

The presenting problem is not the problem itself.

Demikian ucapan dari Carl Jung. Kalima ini meski ditujukan bagi kesehatan mental, tapi ternyata juga sesuai untuk masalah kesehatan fisik.

BACA JUGA:  Puasa Sehat Bebas 4 Gangguan Kesehatan

Banyak penyakit-penyakit dan masalah kesehatan tubuh serius yang gejala awalnya terlihat dari menurunnya kesehatan rambut secara signifikan. Anemia akut dan gangguan pada kalenjar tiroid, misalnya.

Tubuh memiliki hormon yang disebut hormon tiroid. Hormon ini mengatur metabolisme tubuh yang tentunya melibatkan bagian-bagian tubuh lainnya. Ketika hormon ini tidak bekerja dengan baik maka akan menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi, kelelahan yang berlebihan, gangguan penglihatan, depresi dan lain-lain.

Baik hyperthyroid maupun hypothyroid, keduanya dapat mengakibatkan kerontokan rambut berlebihan. Begitu juga gangguan yang disebut dengan polycystic ovarian syndrome yang kerap menimbulkan kebotakan pada bagian puncak kepala.

Nah, enggak menyangka ya? Ternyata rambut tak cuma mahkota wanita. Bukan sekadar penghias yang mempercantik penampilan kita, namun juga merupakan petunjuk jika terjadi masalah kesehatan tubuh kita secara keseluruhan.

Kalau rambut mulai mengirimkan ‘tanda-tanda’, maka segeralah tanggap dengan menelisik kualitas kesehatan tubuh.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: