Mau Resign Kerja? Pastikan Kamu Lakukan dengan Terhormat!

BICARAPEREMPUAN.COM – Mengundurkan diri, atau resign kerja, memang nggak selalu dengan mudah bisa kita lakukan. Sekalipun alasannya sudah begitu kuat, kadang kita juga nggak tahu gimana cara berhenti bekerja denga bijak.

Dalam mengambil keputusan, kita tentu mesti memikirkannya baik-baik, termasuk kalau mau resign kerja ya, girls!

Soal alasannya, tentu bisa berbagai macam. Namun wajib diingat, jangan pernah ambil keputusan berdasarkan emosi sesaat yang bisa saja akan disesali nantinya.

Namun, jika memang kamu sudah benar-benar yakin mau resign atau mengundurkan diri, maka ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

 

Hal-hal yang perlu kamu perhatikan jika kamu serius ingin resign kerja

 

Resign kerja

  1. Berikan pemberitahuan sesuai status kekaryawanan kamu

Jika masih berstatus kontrak, biasanya kita baru bisa mengundurkan diri setelah masa kontrak habis ya, girls. Namun, tentu ini bergantung dengan isi kontrak itu sendiri.

Kadang ada perusahaan yang membebaskan karyawannya untuk mengundurkan diri, meski masa kontrak masih panjang.

Bagi karyawan tetap, berikan pemberitahuan pengunduran diri minimal satu bulan sebelumya. Tenggat waktu pemberian surat pengunduran diri kadang berbeda juga, antara perusahaan yang satu dengan yang lainnya. Kadang ini juga tergantung pada jabatan.

Karena itu, adalah penting bagimu untuk mengetahui  aturan perusahan yang berlaku soal pengunduran diri ini ya.

 

  1. Selesaikan tugas

Dalam masa transisi sebelum tanggal mulai tak bekerja lagi di perusahaan tersebut, kamu tetap memiliki kewajiban pekerjaan dan hubungan kerja seperti biasanya.

BACA JUGA:  Apakah Atasan di Kantor Kamu Termasuk Salah Satu dari 5 Tipe Ini? Begini Cara Menghadapi Mereka

Karena itu, pastinya kamu akan tetap diharapkan untuk bertanggung jawab atas pekerjaan dan melakukan serah terima yang lancar pada penggantimu nanti.

Di beberapa perusahaan, ada yang akan meminta karyawannya untuk mempersiapkan pengganti. Kemampuanmu untuk memastikan kelancaran pelaksanaan tugas oleh si pengganti menjadi bukti profesionalismemu, girls.

Dengan demikian, kamu akan dapat meninggalkan kantor dengan kesan yang sangat baik.

 

  1. Lakukan dengan resmi

Ada prosedur yang harus dipenuhi oleh seorang karyawan untuk bisa mengundurkan diri dari kantor, yaitu menemui pihak terkait (bagian SDM atau HRD atau atasan langsung) dan memberikan surat pengunduran diri secara tertulis.

Ingat ya, girls, bukan dengan sekadar kirim WhatsApp, atau telepon, atau email. Melainkan surat tertulis yang kamu tanda tangani. Ini adalah salah satu bentuk profesionalisme.

Akan lebih baik jika kamu membuat janji terlebih dahulu dengan atasan untuk memberitahukan niat resignmu secara langsung. Baru deh kemudian kamu lanjutkan melalui prosedur resmi yang ada di perusahaan.

 

Terus, gimana dong kalau kita mendapat tawaran untuk tetap stay?

Well, sebaiknya tetap dipertimbangkan secara objektif dan saksama. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah menerima kenaikan gaji atau bonus setelah mengancam mengundurkan diri sebenarnya dapat meninggalkan kesan tak baik pada dirimu sendiri.

BACA JUGA:  11 Tipe Kepribadian Karyawan yang Pasti Ditemukan di Setiap Perusahaan

Kalaupun memang akhirnya kamu menerima tawaran untuk tetap stay, maka pastikan untuk ada perjanjian tertulis yang ditandatangani mengenai penawaran tersebut.

 

Yang harus dilakukan setelah pengajuan resign kerja kamu diterima perusahaan:

 

Resign kerja

  1. Bersihkan komputer

Yes, bersihkan komputer dan hapus semua file pribadi. Pastikan kamu sudah punya informasi atau kontak semua orang yang dibutuhkan.

 

  1. Tanyakan secara detail

Mungkin masih ada gaji atau bonus yang belum kamu terima? Atau mungkin kamu masih punya kasbon ke finance? Barangkali, kamu juga harus menanyakan perihal asuransi, cuti dan barangkali ada biaya rumah sakit yang belum beres.

 

  1. Tawarkan bantuan

Jika memungkinkan, coba tawarkan untuk membantu selama masa transisi. Walaupun mungkin mereka juga nggak butuh, setidaknya kamu sudah punya niat baik kan? Kesannya pun akan baik pula untuk dirimu ke depannya, girls.

 

  1. Minta referensi

Tanyakan pada atasan dan juga bagian SDM, apakah mereka mau memberikan referensi. Jika oke, maka pastikan mereka siap diemail ataupun dihubungi oleh pihak perusahaan selanjutnya yang akan bekerja denganmu.

 

  1. Ucapkan selamat tinggal

Sebelum mulai benar-benar pergi, luangkan waktu untuk mengucapkan selamat berpisah kepada rekan-rekan kerjamu. Ceritakan saja, kamu mau ke mana, dan mintalah doa pada mereka untuk kesuksesanmu. Kamu juga jangan lupa mendoakan kesuksesan mereka semua ya.

BACA JUGA:  Bos di Kantor Sayang Sama Kamu - Ini 5 Tandanya!

 

Dan, jangan sampai melakukan beberapa hal ini kalau kamu sudah resign kerja ya.

  1. Oversharing di media sosial

Terlepas dari betapa kamu tidak menyukai pekerjaan Mama, bos, atau perusahaan secara keseluruhan, namun jangan pernah membahasnya di media sosial ya.

Bagaimanapun, image jelek perusahaan yang kamu sebarkan juga akan berpengaruh pada dirimu sendiri lo.

 

  1. Membual tentang pekerjaan baru

Semisal pun kamu mendapatkan pekerjaan yang terbaik di dunia, maka sebaiknya jangan menyombongkannya secara berlebihan, girls. No no no.

Memangnya mau apa sih, girls? Biar teman-teman kamu merasa buruk karena bekerja di perusahaan yang akan kamu tinggalkan tersebut?

Sudahlah. Pekerjaan baru ya pekerjaan baru, yang penting kamu sudah melangkah maju.

 

So, siap untuk benar-benar resign kerja sekarang?

Good luck, girls!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.