Karier

Bos Perfeksionis? Nggak Akan Ada Masalah dengan 9 Trik Ini!

Bos perfeksionis? Duh, kadang ini nih, yang bikin semua hal yang kita lakukan selalu salah!

BICARAPEREMPUAN.COM – Punya bos perfeksionis kadang bikin frustrasi! Betul kan, girls? Apa saja yang sudah kita lakukan seolah nggak pernah cukup sempurna di matanya.

Tapi tenang! Inhale, exhale! Orang tipe spesial seperti ini–apalagi kalau dia “cukup beruntung” untuk menjadi bos kita di kantor–mesti dihadapi dengan cerdas, girls.

Dan, seperti biasa, BiPer selalu punya beberapa saran untuk kamu, supaya hari-harimu di kantor enggak terlalu buruk bersama si bos perfeksionis.

9 Trik Atasi Bos Perfeksionis

Atasan di Kantor - bos perfeksionis

1. Komunikasi

Michael S. Dobson, penulis buku Working With Difficult People, menyatakan bahwa kunci menghadapi bos perfeksionis adalah melancarkan jalur komunikasi kamu dengannya.

Maksudnya begini. Ketika menerima pembagian tugas kerja, ambil waktu untuk memperjelas ekspektasi masing-masing pihak. Jika bos kamu itu ingin supaya kamu melakukan sesuatu dengan cara tertentu, maka mintalah ia untuk menuliskan langkahnya secara step by step di atas kertas, hingga kamu paham betul apa yang ia maksud dan inginkan.

Harus jelas, ia maunya seperti apa, hasil seperti bagaimana yang ia harapkan. Bagaimana kalau kita ternyata sulit mewujudkannya? Bicarakan lagi, lalu tawarkan solusi padanya.

2. Detail, please!

Selain mematuhi tenggat waktu, perhatikan juga berbagai macam printilan kala bekerja bersama si bos perfeksionis.

Biasanya sih yang bikin mereka ini uring-uringan adalah deadline yang molor, kesalahan ketik, keliru menyusun kata, dan informasi yang nggak akurat.

BACA JUGA:  7 Kalimat Terlarang untuk Diucapkan Jika Kamu Bekerja di Kantor

Jadi, cobalah untuk meminimalkan dengan mendetailkannya sejak awal.

3. Bekali diri

Jangan pernah memasuki ruang rapat tanpa amunisi, girls. Artinya, persiapkan progress-report dari proyek yang sedang kamu kerjakan selengkap mungkin.

Kalau kamu menghadiri meeting untuk brainstorming atau membahas topik baru dengan si bos perfeksionis, maka pastikan kamu sudah melakukan riset yang cukup dalam tentang materi tersebut.

Intinya, setiap berbicara dengannya, kamu harus punya backup data dan argumen yang kuat.

4. No surprise

Si bos perfeksionis ingin segala sesuatu berlangsung sesuai kemauannya dan tidak suka sama kejutan. So, biarkan ia tahu persis setiap detail yang terjadi dalam proyek yang sedang kamu kerjakan.

Kalau kamu memprediksikan ada masalah di masa mendatang, maka informasikanlah hal ini secepatnya, berikut beri alternatif upaya untuk mengatasinya.

Cara Menghadapi Bos Killer - bos perfeksionis

5. Dapat diandalkan

Meski ditugasi dengan proyek yang sulitnya minta ampun, selalu tunjukkan sikap bahwa kamu dapat diandalkan.

Sikap ini penting banget, girls, untuk mempertahankan kredibilitas kamu sebagai bawahannya. Kalau kamu merasa bakalan kewalahan, carilah alasan yang masuk akal supaya kamu diizinkan untuk menggandeng rekan kerja yang lain sebagai bala bantuan.

6. Tunjukkan perhatian

Yang biasanya terjadi adalah seorang bos perfeksionis kadang tampil kaku sehingga memang agak sulit bagi siapa pun untuk menyukainya. Makanya, mereka juga nggak sering mendapatkan perhatian yang sifatnya personal dari orang lain.

BACA JUGA:  Apakah Atasan di Kantor Kamu Termasuk Salah Satu dari 5 Tipe Ini? Begini Cara Menghadapi Mereka

Sebagai rekan kerja atau bawahan, tunjukanlah perhatian kamu padanya. Yah, yang sewajarnya aja, girls. Tak usah yang berlebihan, melalui tindakan-tindakan kecil.

Misal, ucapkan selamat atas prestasinya atau tanyakan kabar keluarganya. Langkah sederhana seperti ini cukup ampuh untuk melunakkan sikapnya kepadamu di lain waktu lo.

7. Kenali lebih dekat

Menurut Miriam Elliott, penulis buku Perfectionism: What’s Bad About Being Too Good, perfeksionis bukanlah sifat yang dimiliki oleh seseorang sejak lahir.

Karakter tersebut bisa saja terbentuk lantaran pengaruh lingkungan, seperti tempat ia dibesarkan atau tempat ia dididik, dan lain sebagainya. Salah satu sebabnya, mungkin saja sikap orang tuanya yang tidak pernah pas,atau karena pernah mengalami trauma tertentu di masa lalu.

Memiliki empati terhadap apa yang mungkin dialami oleh si bos perfeksionis ini akan bisa membantumu bersikap lebih sabar dalam menghadapinya.

8. Bersikap tegas

Hal lain yang akan biasa terjadi jika kita bekerja besama bos perfeksionis adalah ia bisa saja hanya fokus ke satu hal sampai benar-benar sempurna, padahal masih banyak hal lain yang sudah mengantre untuk dicari solusinya.

Jika ia masih sibuk berkutat di satu tempat saja sementara deadline sudah menjelang, kamu harus mampu mengambil langkah tegas.

Katakan padanya, bahwa kamu juga ingin proyek ini diselesaikan dengan hasil sebaik mungkin. Namun, ada deadline yang harus dipenuhi sehingga kesalahan kecil yang terjadi di sana-sini masih bisa ditoleransi.

BACA JUGA:  Cari Kerja? Jangan Lupakan 4 Hal Terpenting untuk Menjadi Job Seeker Berkualitas Ini!

9. Ambil jarak

Tugas telah selesai dikerjakan, tapi ia ngotot ingin melakukan sejumlah perbaikan—yang sebenarnya nggak terlalu penting, hingga malam sebelum deadline?

Sah-sah saja sih kalau kamu akhirnya membiarkan ia memuaskan obsesinya seorang diri. Selama tuntutan pekerjaan sudah dipenuhi, nggak ada alasan untuk ikut mencurahkan waktu dan tenaga terlampau banyak untuk satu tugas.

Ingat, you still have a life outside your office, girls! Bahkan kamu juga masih punya tugas untuk esok hari. So, setop lembur, and go home!

Nah, dengan beberapa trik di atas, semoga bos perfeksionis kamu enggak jadi masalah lagi ya, girls!

Semangat!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: