Keuangan

4 Trik Bijak Menggunakan dan Mengelola Kartu Kredit

Mengelola kartu kredit dengan baik akan menjadikannya teman baikmu.

BICARAPEREMPUAN.COM – Menggunakan kartu kredit memang menyenangkan. Kita bisa membeli semua yang kita pengin hanya dengan memberikan kartu tersebut.

Pergi ke mana-mana terasa aman kalau membawa kartu ‘sakti’ ini di dompet. Dari belanja, makan, nyalon, sampai membeli bensin pun, bisa dilakukan dengan hanya menyodorkan kartu ini.

Namun, kemudahan dan kenyamanan memiliki konsekuensi tersendiri. Kalau tidak bisa mengendalikan diri, kartu kredit bisa membuat hidup kita morat-marit.

Tahu nggak, girls? Sebenarnya, mudah saja kok bagi kita mengelola kartu kredit agar nggak membuat perut melilit. Gimana caranya? Ikuti artikel ini sampai selesai ya.

Bijak Menggunakan dan Mengelola Kartu Kredit

4 Trik Bijak Menggunakan dan Mengelola Kartu Kredit

1. Disiplin Bayar Tunai

Dalam mengelola kartu kredit, pesan pertama dari seorang teman adalah jangan pernah meninggalkan saldo utang di kartu kredit tersebut.

Hmmm, kedengaran mudah sih, tapi pelaksanaannya bisa sangat sulit. Kendor sedikit saja kedisiplinan, utang di kartu kredit membengkak berkali-kali lipat. Disiplin dalam membayar lunas setiap taguhan adalah kunci selamat dari jeratan utang.

Misalnya, saat belanja di mal dan menggunakan kartu kredit sebagai alat bayar, pastikan kamu memang memiliki dana di rekening untuk membayar tagihannya. Atau, kalaupun nggak ada dana di rekening saat itu, kamu bisa pastikan ada uang untuk membayar ketika surat tagihan datang. Sehingga kamu akan dapat membayar lunas semua tagihan tanpa tersisa, demi menghindari bunga dan denda.

BACA JUGA:  7 Resolusi Tahun Baru 2019 untuk Keuangan yang Lebih Baik di Tahun Depan

2. Limit kredit = penghasilan

Mengelola kartu kredit dengan limit yang besar bisa jadi bumberan lantaran memungkinkan kita belanja tanpa kendali. Maklum sih, impulsif sudah menjadi pembawaan kita, perempuan. Mau diakui ataupun enggak.

Gesek sana gesek sini, tahu-tahu saat mendapatkan surat tagihan di bulan depan kaget sendiri melihat besarnya angka utang kartu kreditnya.

Supaya nggak kejeblos dalam utang, sebaiknya kamu meminta pada bank penerbit kartu kredit untuk menurunkan limit kartu kredit kamu itu. Paling maksimal, limitnya harus sama dengan penghasilanmu. Akan lebih baik tentunya kalau kurang.

Kalau kamu memiliki dua kartu kredit, maka limit total keduanya tetap sama dengan penghasilanmu sebulan. Kurang, akan lebih baik.

Cara ini bisa kamu lakukan untuk mengantisipasi kebablasan dalam pemakaiannya. Jangan sampai nih tagihan kartu kredit sampai Rp20 juta, sedangkan kita hanya mampu memiliki penghasilan Rp5 juta sebulan.

Tekor bandar dong.

Memperbesar Limit Kartu Kredit? Bisa, Begini Caranya!

3. Gunakan dua dompet

Tahukah kamu, cara sederhana ini bisa membantu kita dalam mengelola kartu kredit. Caranya mudah.

BACA JUGA:  Ini Dia 6 Obat Paling Manjur untuk Si Gila Belanja

Milikilah dua dompet. Dompet pertama diisi dengan uang tunai. Dompet kedua untuk kartu kredit dan tempat menyimpan uang pembelanjaan sesuai dengan besarnya penggunaan kartu kredit.

Misalnya nih, kamu tertarik beli sepatu yang lagi ngehits banget modelnya. Kebetulan saat itu sedang ada diskon atau sale kalau kamu menggunakan kartu kredit tertentu yang kebetulan kamu miliki. Wah, kapan lagi kan, bisa dapat sepatu incaran dengan harga diskon? Jangan sampai dilewatkan deh.

Nah, untuk mendapatkan harga yang bagus, kamu boleh saja menggunakan kartu kredit sebagai alat bayar. Asal, kamu kemudian juga konsekuen mengambil uang di dompet pertama untuk dipindahkan ke dompet kedua.

Tujuan hal ini adalah agar kita disiplin berbelanja sesuai dengan kemampuan, bukan berdasarkan keinginan semata tanpa tanggung jawab untuk membayarnya.

4. Bayar 30% di muka

Dalam dunia keuangan, khususnya utang, angka 30% biasanya digunakan sebagai angka minimal proporsi utang seseorang dibandingkan penghasilan total sebulan.

Seperti bank, mensyaratkan calon peminjam boleh berutang jika 30% penghasilannya bisa digunakan untuk membayar cicilan utang. Kamu juga bisa menerapkan cara ini untuk mengelola kartu kredit.

Setiap menggunakan kartu kredit, bayarlah di muka 30% dari total belanja hari itu dan kemudian lunasi sisanya saat tagihan datang.

Dengan mengelola kartu kredit secara bijak, maka kartu tersebut bisa jadi teman yang baik. Kartu kredit enggak haram kok, asal kita bertanggung jawab dan disiplin dalam pembayarannya. Malahan, kartu kredit kadang bisa jadi penyelamat di saat darurat.

BACA JUGA:  Siapkan Dana Darurat Kamu Sendiri Yuk, Girls!

Utang dengan kartu kredit enggak masalah, asalkan kita yakin mampu membayarnya. So, yuk, kita belajar mengelola kartu kredit dengan baik, biar dia bisa jadi sahabat terbaikmu.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: