Kesehatan Kuliner

Pengin Mulai Mengonsumsi Makanan Organik? Perhatikan 5 Tip Berikut!

Makanan organik lebih merepotkan dan mahal? Well, think again!

BICARAPEREMPUAN.COM – Menuju penghujung tahun 2019 ini, apakah resolusi hidup sehat kamu masih dijalankan, girls? Sudah? Alhamdulillah, sesuatu.

Tingkatkan terus secara berkala ya, girls. Yang sebelumnya kamu pecinta junk-food atau fast-food addict, jadi mengurangi porsinya, menggantinya dengan menu makanan sehat, serta mengonsumsi makanan yang lebih banyak mengandung serat dan vitamin. Seperti beralih ke makanan organik, misalnya.

Oh ya, soal makanan organik. Sudah pernah coba belum, girls?

Makanan organik ini lebih sedikit residu daripada makanan non-organik yang terkontaminasi pestisida. Maka, sudah jelas ya, kalau makanan organik ini pasti lebih sehat ya, karena tidak terkontaminasi zat-zat kimia yang barangkali ditambahkan selama proses pembuatan atau penanamannya.

Tapi, memang ada beberapa hal yang mungkin membuatmu kesulitan beralih ke makanan organik dari makanan yang biasa kamu beli dan konsumsi. Di antaranya, makanan sehat ini cenderung lebih mahal atau kamu juga masih bingung untuk mengolahnya.

Well, agar kamu lebih mudah menerapkannya, ikuti deh 4 cara berikut ini!

5 Cara agar lebih mudah beralih ke makanan organik

Beralih ke Makanan Organik dalam 8 Langkah Agar Sehat dan Hemat

Harga Kesehatan Lebih Penting

Saat belanja makanan organik dan makanan non-organik, tentunya lebih besar biaya yang keluar pada pembelian makanan organik. Akan tetapi, kalau dipikirkan ulang, sebetulnya kamu akan lebih untung.

BACA JUGA:  Mau Punya Perut Ramping? Konsumsi 5 Makanan Ini!

Lo, kan lebih mahal makanan organik, kok lebih untung?

Jelas. Makanan sehat ini mengandung lebih sedikit bahan pengawet, pewarna, pemanis buatan dan monosodium glutamat (MSG). Bahan-bahan inilah yang dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh, tidak terkecuali kanker.

Pikirkanlah mengenai hal ini, dan prioritaskanlah di atas harga yang kita bisa bayar sehari-hari. Kebayang nggak, betapa “mahalnya” kalau kita sakit. Dengan demikian, maka kamu telah meyakinkan dirimu sendiri, bahwa harga sebuah kesehatan adalah lebih penting.

Periksa Label Kemasan

Cek selalu label yang tertera di makanan organiknya ya, girls. Kamu harus cermat.

Label ‘100% organik’ berarti murni dari proses sampai pengemasannya tidak mengandung tambahan bahan pengawet. Label ‘organik’ berarti 95% prosesnya tidak menggunakan bahan pengawet.

So, secara garis besar memang makanan organik ini lebih sedikit residu pestisida dalam proses pengolahannya. Kalau kamu mau lebih efisien, belilah dalam jumlah yang besar.

Lalu, segera eliminasi makanan cepat saji dan perbanyak sayur dan buah.

Pengin Mulai Mengonsumsi Makanan Organik? Perhatikan 5 Tip Berikut!

Makanan Olahan Sendiri

Setelah kamu punya cukup banyak makanan organik, racik deh bahan-bahan tersebut jadi kudapan yang sehat sekaligus enak.

Siapa bilang kalau ‘makanan enak, nggak sehat. Makanan sehat, nggak enak’?

Kemas makanan sehat kamu menjadi hidangan yang beda dari biasanya. Misalkan kamu pengin bikin salad, maka akan lebih baik kalau kamu jangan hanya sekadar ‘menaburkan’ di piring seperti salad pada umumnya.

BACA JUGA:  7 Makanan Penurun Kolesterol yang Mesti Dikonsumsi Setiap Hari

Coba deh kamu ulik lagi sajiannya. Misalnya, selada sebagai alas pertama, diisi dengan potongan kol, wortel, kentang, ikan, lalu gulung dan kaitkan dengan tusuk gigi.

Tampilannya memang beda namun dengan kandungan gizi yang sama, kan, girls? Pasti lebih menggugah selera deh.

Kamu bisa variasikan penampilannya, pun isi salad-nya. Biar ‘hanya’ sayur mayur dan buah, tapi variasi tetap bisa diusahakan tergantung kreativitas kamu sendiri.

Kalau kamu ingin mendapatkan berbagai macam ide penyajian salad, kamu bisa deh mencarinya di Foodnetwork.com. Ada lengkap di sana!

Menu Sama, Bahan Beda

Kamu biasa sarapan roti, atau mungkin sandwich?

Memang sih, roti cukup praktis dan mengenyangkan, karena saat pagi hari atau kebutuhan saat sarapan rata-rata yakni 120 kalori (disesuaikan dengan aktivitas dan kondisi fisiknya).

So, kalau memang sulit mengganti menu, nggak perlu ekstrem langsung ganti menu sehat jadi sarapan yogurt dan buah, girls. Tetaplah sajikan roti, tapi rotinya gandum.

Nah, kalau biasanya pakai topping cokelat, sekarang gantilah dengan selai kacang atau madu. Ditambah dengan taburan kacang almond juga enak lo. Krenyes-krenyes gitu. Yummm!

Boros Pengeluaran di Pos Makan, 6 Cara Ini Dapat Mengatasinya

Manfaatkan Jasa Katering

Kamu nggak punya cukup waktu untuk belanja, mengolah, dan menyiapkan hidangan makanan organik?

Well, katering bisa jadi solusinya! Sekarang udah banyak katering makanan organik lo, girls. Nggak sulit untuk menemukannya.

BACA JUGA:  Buka Puasa Sehat dengan 6 Tips Ini

Artis dan public figure pun banyak yang udah beralih ke makanan sehat ini, dan langganan katering organik itu. Yash, tentunya sedikit lebih mahal, tapi kan sehat dan kenyang lebih lama, serta lebih sedikit menggunakan perisa buatan.

So, think again.

Masih memilih makanan non-organik daripada makanan organik karena terkesan merepotkan? Well, itu pilihan kok, girls.

Kamu juga nggak usah langsung menerapkan kelima cara di atas. Coba saja satu cara yang kamu anggap paling mudah. Dalam waktu beberapa minggu, dijamin deh, kamu akan merasakan perubahannya!

Stay healthy, ya!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: