Kesehatan

Minyak Esensial: Apa yang Mesti Kamu Ketahui?

Minyak esensial sudah pasti berbeda dengan minyak aromaterapi. Manakah yang harusnya kita manfaatkan untuk kesehatan?

BICARAPEREMPUAN.COM – Sejak beberapa tahun lalu, tiba-tiba kita seolah terbangun dengan tren pola hidup sehat. Berbagai macam suplemen, terapi, seminar, dan penjualan berbagai produk beriklan dengan iming-iming organik, tanpa zat tambahan, tanpa bahan pengawet, tanpa MSG, dan masih banyak lainnya lagi.

Kemudian, bermunculan pula para praktisi dari dunia natural medicine, dengan klaim holistik, well being, dan lain sebagainya. Padahal, ini bukanlah sesuatu yang baru.

Dunia aromaterapi pun nggak mau kalah ikut berkembang pesat dengan menjamurnya spa-spa di mana-mana. Mulai dari Rp1 juta sekali pijat, hingga ada juga yang menawarkan menu pijat aromaterapi hanya dengan Rp25.000.

Lebih Jauh tentang Minyak Esensial

Minyak esensial diambil dari tanaman obat (therapeutic plant) melalui proses ekstraksi, minyak esensial memang berkhasiat untuk tubuh. Inilah yang membedakannya dari minyak biasa yang sekadar ditambahkan wewangian.

Meskipun terlihat sederhana, minyak tersebut dapat dijadikan pertolongan pertama, saat kita mengalami ketidaknyamanan. Kamu harus ingat, girls, semua minyak esensial mempunyai kontra indikasi yang berbeda dan harus diperhatikan untuk menghindari hal yang tidak diharapkan.

Apabila timbul keraguan akan kualitasnya, lebih baik tunda niat kita untuk membelinya. Tanyakan pada mereka yang lebih paham tentang minyak esensial ini, agar uang yang dibelanjakan tidak sia-sia.

BACA JUGA:  Banyak Kuman, Waspadai 9 Tempat atau Barang Ini!

Ini dia 4 macam common essential oil, atau minyak esensial yang umum dipakai dan paling disuka.

1. Rosemary (Rosmarinus Officinalis)

Minyak Esensial: Apa yang Mesti Kamu Ketahui?

Rosemary merupakan tanaman yang banyak ditanam di Tunisia, Spanyol, dan Prancis. Khasiat minyal esensial ini yang paling kuat adalah antispasmodic (muscle relaxant), analgesic, hypertensive, dan very strong stimulant.

Kalau kamu merasa pegal-pegal setelah olahraga, jangan langsung dipijat. Cobalah untuk beristirahat satu dua hari, setelah itu baru pijat dengan campuran minyak esensial rosemary dan minyak dasar.

Ingat, jangan menggunakan rosemary kalau kamu ingin tidur, menderita tekanan darah tinggi, epilepsi, ataupun sedang hamil. Jika pegalnya tak tertahankan, berendamlah dengan campuran rosemary dan lavendel di hari yang sama setelah berolahraga, baru satu dua hari kemudian bisa dipijat.

2. Lavendel (Lavandula Angustifolia)

Minyak esensial - Lavendel

Hampir semua orang menyukai aroma lavendel, yang berasal dari berbagai negara seperti Prancis, Selandia Baru, Bulgaria, Kroasia, Inggris, dan Tasmania.

Khasiat minyak esensial lavendel yang paling terkenal adalah sebagai cythopilactic, antitoxic, hypotensive (menurunkan tekanan darah), dan immune stimulant.

Karenanya, lavendel tidak dianjurkan untuk orang bertekanan darah rendah, karena bisa menyebabkan kepala berkunang-kunang. Lavendel sangat terkenal dengan unsur sedatif, yang merangsang kita untuk merasa mengantuk dan akhirnya tertidur.

Selain itu, minyak esensial lavendel juga dapat membantu mengurangi rasa marah, panik, stres, dan baik untuk orang yang sering mengalami emosi naik-turun.

BACA JUGA:  Buka Puasa Sehat dengan 6 Tips Ini

Lavendel juga dapat dilumurkan ke kulit, saat kita terkena benda panas atau di luka yang mulai mengering agar tidak meninggalkan bekas. Kalau kita merasa gelisah ataupun tidak bisa tidur, gosokkan saja satu tetes minyak esensial lavendel pada telapak tangan, hirup dalam-dalam aromanya, dan balurkan pula pada leher bagian belakang.

3. Lemon (Citrus Limonum)

Lemon is phototoxic! Kalau memakai lemon untuk pijat, jangan sampai terkena sinar matahari selama 24 – 48 jam.

Lemon dapat membangkitkan nafsu makan, karena aroma minyak esensial ini menstimulasi kelenjar air ludah yang membuat kita ingin makan. Selain itu, lemon juga berkhasiat juga sebagai pencegah kanker.

Campurkan dua tetes minyak esensial lemon pada satu sendok teh minyak dasar, seperti aprikot, sweet almond, atau grape seed, dan balurkan pada leher, saat merasa ada gejala sakit tenggorokan.

Sebagai bous, rebus dua buku jahe, tanpa diberi gula. Setelah matang, peras jeruk lemon dan beri madu. Minum 3 kali sehari, maka sakit tenggorokan akan mereda dalam beberapa hari. It’s better than medicine!

4. Tea tree (Melaleuea Alternifolia)

Ini Dia 4 Manfaat Teh untuk Kecantikan Alami Ala Bicara Perempuan

Tea tree yang berasal dari Australia dan Zimbabwe sarat akan khasiat pengobatannya. Beberapa manfaat minyak esensial tea tree yang sangat terkenal adalah sebagai antifungal, antiseptic, immune stimulant, dan cythopilactic (mempercepat pertumbuhan sel).

BACA JUGA:  Pengin Tubuh Seksi? Coba 9 Resep Herbal Ini!

Minyak esensial ini dapat dioleskan langsung pada kulit, tanpa harus dicampur dengan minyak dasar untuk meringankan rasa gatal atau bengkak, akibat digigit serangga.

Saat jerawat atau bisul sedang merekah, segera oleskan tree tea agar cepat kering dan mengecil. Wajah kemudian akan terlihat mulus kembali.

Jika mengalami keputihan–yang belum parah–campurkan 4 tetes tea tree dalam bath tub atau baskom besar, lalu berendamlah sampai sebatas pinggang.

Nah, ternyata banyak banget ya khasiat minyak esensial itu, girls? Apakah kamu juga sudah mencobanya? Pengalaman seperti apa yang pernah kamu alami selama menggunakan minyak esensial ini? Yuk, cerita di kolom komen.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: