Cecintaan

Benarkah Dialah Sang Belahan Jiwa? Jangan Terjebak 9 Mitos tentang Soulmate Ini!

Is he the one for you, girls? Bagaimana kamu bisa yakin bahwa dialah sang belahan jiwa?

BICARAPEREMPUAN.COM – Banyak orang percaya, bahwa dalam hidupnya, ia akan bertemu dengan seorang belahan jiwa yang akan menjadi pasangan hidupnya; menemani, melengkapi dan saling mengisi, menua bersama.

Padahal sering kali yang ada, mereka hanyalah terjebak pada 9 mitos seputar belahan jiwa yang perlu dibenarkan.

9 Mitos tentang belahan jiwa

1. The one and only

Banyak orang percaya, bahwa mereka hanya memiliki satu orang belahan jiwa saja yang benar-benar diciptakan untuknya.

Tahu nggak sih, girls? Mitos ini membuat orang jadi enggan menjalin hubungan lagi, ketika hubungannya dengan seseorang yang ia anggap soulmat telah berakhir.

Ya, memang nggak dimungkiri sih ya, terutama buat kamu yang pernah terluka seperti ini.

Namun, jika memang kamu percaya bahwa hanya ada satu belahan jiwa yang diciptakan untuk kita, hal ini justru akan mempersempit kesempatan menemukan cinta baru, termasuk juga networking kita, girls

Dalam hidup, jangan sampai kita menutup kemungkinan untuk memiliki beberapa soul relationship, seperti sahabat, rekan kerja, bahkan saudara.

Mengatasi Konflik Hubungan Cinta - belahan jiwa

2. Soulmate minim konflik

Nggak benar, bahwa menjalin hubungan dengan sang belahan jiwa berarti kita lantas bisa jauh dari konflik.

Dr. John Gray, penulis buku Relationship Tools for Positive Change, menekankan, bahwa yang namanya soulmate justru sepasang partner yang terlibat dalam mengatasi tantangan yang menguji hubungan mereka.

Daya tahan sepasang soulmate yang sesungguhnya, akan terus diuji oleh waktu. Karena dari situlah waktu membuktikan, bagaimana kita bisa belajar dan bertumbuh ketika menghadapi konflik dan tantangan.

3. Soulmate always romantic

Wake up, girls! Kita hidup di dunia nyata! Bukan di kisah Cinderela, Belle atau Anna dan Elsa, di mana para pria selalu bisa dan punya sejuta cara romantis untuk bikin pasangan meleleh dalam cinta.

BACA JUGA:  Jangan Bikin Pacar Kamu Ilfil dengan 5 Kode-Kode Ini!

Kita boleh saja menjadi penikmat cerita fiksi romantis, tapi jangan pernah bandingkan hubungan kita dengan kisah tersebut. Setiap pria punya cara sendiri-sendiri untuk mengungkapkan rasa sayang mereka.

Rasanya bosan juga kan, kalau setiap hari ia selalu menghujani kita dengan kata-kata romantis, atau selalu mengirim kita sebuket bunga. Salah-salah kita malah dikira mau buka usaha toko bunga sama tetangga.

4. Soulmate never cheat

Rasa sayang dan cinta yang begitu besar pada sang belahan jiwa, bisa saja membuat kita buta. Buta hati dan pikiran, girls. Makanya terus timbul yang namanya cinta buta.

Termasuk, ketika kita percaya, bahwa seorang belahan jiwa pasti tak akan berkhianat, karena ia diciptakan hanya untuk kita seorang.

Inilah yang akan membuat kita mengabaikan semua bukti yang ada, hanya karena kita merasa dan yakin bahwa dia adalah belahan jiwa. Padahal sudah nyata secara fakta, bahwa kamu telah dikhianati.

Well, mungkin dia memang sang belahan jiwa kita saat itu, namun bukanlah soulmate yang diciptakan untuk menjadi pendamping hidup sampai akhir nanti.

5 Fakta Pria Selingkuh - belahan jiwa

5. Soulmates love the same things

Benarkah soulmate haruslah sepikiran dan memiliki kesukaan dalam hal yang sama? Hmmm, itu kuno, girls!

Dalam sebuah hubungan, ada kalanya kita memiliki persamaan dengan belahan jiwa kita, dan ada kalanya pula kita memiliki pilihan yang berbeda, bahkan mungkin bertolak belakang.

Being one artinya kita saling melengkapi satu sama lain, bukannya sama persis bagai kloningan.

Hargai perbedaan sebagai jalan untuk mengeksplor hal baru, menemukan hobi baru, bahkan ciptakan ide-ide baru. Perluas jaringan hidup kamu dengan perbedaan tersebut.

BACA JUGA:  5 Cara Mengatasi Konflik dalam Hubungan Cinta

Beda itu indah!

6. Soulmate can read your mind

Jangan mentang-mentang merasa sudah menemukan belahan jiwa, lantas kita merasa bahwa kita dan soulmate kita tersebut sudah saling memahami dan mengerti, bahkan tanpa kata-kata!

Girls, nggak ada orang yang benar-benar bisa membaca pikiran dan memahami sesuatu tentang kita begitu saja. Iya sih, pacar kamu itu pastinya tahu banget mengenai kita, kebiasaan kita yang sudah kita lakukan, apalagi kalau sudah menjalin hubungan cinta cukup lama. Tapi, jangan harap dia bisa paham dengan cepat.

7. You need nothing else

Orang-orang yang percaya pada mitos ini, merasa bahwa segala yang dibutuhkan sudah tersedia dalam sosok si belahan jiwa. Nggak cuma bisa menjadi kekasih yang baik, ia juga bisa menjadi teman, sahabat, saudara, bahkan sosok yang mengayomi layaknya orang tua.

Akibatnya, kita jadi merasa tak membutuhkan orang lain lagi dalam hidup.

Well, sebenarnya sih ya sah-sah saja sih cinta setengah mati pada pasangan, tapi juga jangan lupakan kehidupan lain yang terjadi di sekitar kita.

Apalagi jika kamu masih punya mimpi yang belum diwujudkan. Masih punya cita-cita yang sempat terlupakan. Mengapa kamu tak coba meraihnya, sembari minta dukungan pada si belahan jiwa?

Bergaullah lebih luas lagi ya, girls!

5 Cafe dan Resto Romantis di Jogja untuk Makan Malam Bareng Pacar

8. Soulmate = forever your love

Nggak selamanya yang kita anggap belahan jiwa itu adalah orang yang tak akan pergi dari kita. Ya, akhirnya akan menikah sekalipun, girls!

Kita bisa saja menemukan kecocokan pada diri seseorang, namun nyatanya kehadirannya dalam hidup hanya sebatas teman baik atau sahabat.

Setiap soulmate yang ada dalam hidup kita, memiliki porsi masing-masing. Ada yang memang diciptakan untuk menjadi belahan jiwa sepanjang hidup kita, ada pula sosok belahan jiwa yang mendewasakan diri kita dalam episode hidup tertentu saja.

BACA JUGA:  5 Fakta Cinta Zaman Now yang Mesti Kamu Sadari Kalau Kamu Serius dengan Pacar Kamu

Jika hubungan kita dengan si soulmate ini memang sudah berakhir, percayalah, girls, bahwa kita akan menemukan soulmate lagi di waktu yang lain.

9. Tanpa soulmate, jiwa kita hampa

Hanya orang-orang yang tidak mensyukuri hidup yang memiliki pemikiran semacam itu.

Apakah kita lupa bahwa sejak lahir, kita memang sudah dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi kita? Hidup kita baik-baik saja kan selama itu?

Yes, setiap orang tumbuh dan berkembang dengan cara masing-masing. Nggak ada patokan waktu atau cara yang benar, termasuk soal menemukan belahan jiwa kita masing-masing.

Daripada terus mengeluh soal kekurangan diri sendiri, karena kehilangan soulmate, lebih baik mencari jalan keluar agar segala kekurangan dan masalah bisa segera diatasi.

So, girls! Mencintai seseorang sedemikian hebatnya sih boleh saja, tapi jangan sampai terjebak oleh 9 mitos mengenai belahan jiwa di atas ya!

Selamat mencintai!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: