Kesehatan

Mudah Lupa, 7 Hal untuk Mengatasinya

Mudah lupa bayar tagihan, mudah lupa naruh barang, mudah lupa janji, … Wah, kalau keseringan lupa, bisa-bisa kacau semua!

BICARAPEREMPUAN.COM – Dalam hidup, ada ‘penyakit-penyakit’ mengganggu yang sering kali luput dari pengamatan. Jangankan ‘diobati’, penderitanya saja sering kali nggak merasa ada yang salah dengan dirinya. Sebut saja penyakit yang paling populer, salah satunya adalah kebiasaan mudah lupa. Yes, ini juga penyakit lo, girls! Jangan salah deh.

Rasanya memang hampir semua orang mengalaminya. Sepertinya juga wajar banget kalau kita melupakan sesuatu atau lupa melakukan sesuatu ya. Hanya stadium atau intensitasnya yang berbeda-beda.

Sebut saja beberapa ‘penyakit’ mudah lupa yang familier; lupa membayar tagihan yang ujungnya bisa membuat kita kena bunga atau denda, lupa membayar utang pada teman yang akibatnya kita bisa diblacklist, atau lupa mau belanja apa saja, sehingga banyak barang yang sebenarnya kita nggak butuh malah masuk ke dalam keranjang.

Atau, mudah ngelupain mantan? Eh, itu mah bagus dong!

Hal ini akan memperburuk kondisi, kalau kita sering melakukannya di kantor. Mudah lupa tugas yang sudah disodorkan pada kita, lupa deadline, lupa menghubungi klien … Waduh! Bisa runyam semua. Nggak cuma kerjaan kita saja, tapi pasti bakalan memengaruhi kinerja orang-orang lain yang tugasnya berkaitan dengan kita.

Penyakit mudah lupa ini bisa saja timbul karena kita kurang fokus atau konsentrasi. Kurang fokus ini bisa terjadi saat kita sedang menerima informasi tertentu. Kurang fokus membuat informasi yang masuk ke dalam otak tidak bisa dicerna dengan baik. Nah, kalau mau sedikit mengurangi gejala penyakit mudah lupa ini, kita bisa melatih fokus atau konsentrasi kita.

Gimana caranya? Ada 7 langkah yang bisa kamu lakukan.

BACA JUGA:  Kenali 7 Gejala Alzheimer ini Sedari Sekarang!

7 Cara sederhana mengatasi penyakit mudah lupa

Main HP, Pastikan Kamu Selalu Melakukan 4 Hal Berikut Agar Tetap Sehat

1. Biasakan mencatat

Catat segala hal yang harus diingat saat akan melakukan aktivitas atau tugas harian yang tak boleh dilewatkan. Biasakan setiap awal hari, misalnya begitu bangun, kamu langsung menulis atau membuat to do list untuk hari ini. Tulislah di whiteboard yang diletakkan di tempat yang mudah terbaca.

Misalnya, ketika kita ingin memulai conference call atau percakapan penting lainnya, lebih baik catat hal-hal apa saja yang ingin disampaikan sebelum kita melakukannya.

Dengan mencatat tiap poin, kita pun akan siap dan lebih fokus mendengar lawan bicara, juga kita akan lebih sistematis dalam mengatakan apa yang ada di pikiran kita.

Begitu juga kalau mau belanja, catat semua barang yang dibutuhkan. Dan, setibanya di supermarket atau pasar, belilah hanya yang ada di daftar belanjaan saja.

Kalau sudah dicatat, jangan lupa untuk sesekali mengecek catatannya juga. Enggak lucu, kalau sudah dicatat tapi ternyata kamu juga mudah lupa ngecek catatan.

2. Agendakan

Dari hasil penelitian, ditemukan fakta bahwa otak manusia memang dapat mengurusi dua tugas secara bersamaan. Yes, multitasking.

Tapi, ketika datang tugas ketiga, otak akan mulai kesulitan untuk mengerjakannya. Apalagi kalau ada tugas keempat, kelima dan seterusnya. Aduh! Tapi, kadang yang seperti ini nggak bisa kita hindari lo!

Nah, agar terhindar dari kurang fokus gara-gara datangnya tugas ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya, ada nih triknya. Caranya, di pagi hari, buatlah agenda kegiatan kita hari itu, termasuk tugas-tugas harian yang harus dikerjakan. Jangan panik saat ada tugas dadakan yang masuk, usahakan untuk tetap stick to your to do list untuk hari itu.

BACA JUGA:  Gampang Sakit? Sebelum Langsung ke Dokter, Coba Atasi dengan 5 Hal Ini Dulu!

Kalau tugas dadakan lebih urgent, coba telusuri kembali to do list yang sudah kita buat, geser tugas lain yang sekiranya tidak terlalu urgent.

Yang penting ya itu tadi, jangan panik duluan kalau ada tugas lain masuk di antara tugas-tugas yang belum terselesaikan dan menumpuk.

Mudah Lupa, 7 Hal untuk Mengatasinya

3. Ciptakan lingkungan yang kondusif

Sesungguhnya lingkungan kerja yang kondusif itu berada di tangan kita. Saat berhadapan dengan deadline, jika kita fokus, kita bisa bekerja di lingkungan yang sepi maupun berisik.

Jadi, coba deh, agar lebih konsentrasi dan nggak mudah lupa, ciptakan lingkungan yang nyaman bagi diri kita sendiri. Apa nih, yang kira-kira membuat kamu nyaman dan bisa bertahan menyelesaikan tugas-tugasmu?

Pasang musik, area kerja yang bersih, atau ditemani kopi? Atau yang lain?

4. Prioritas

Ada kecenderungan seseorang lebih senang menunda dan membiarkan tugas sampai menumpuk terlebih dahulu. Ya itu dia, procrastinating. Penyakit yang biasa banget nih menjangkiti orang-orang aktif. Kalau sudah menunda, lalu jadi mudah lupa.

Nah, untuk mengatasi procrastinating yang nggak perlu ini, triknya, buatlah skala prioritas. Kita harus bisa menentukan prioritas: mana yang urgent dan mana yang less urgent.

Tentukan mana yang perlu segera dikerjakan lebih dulu, baru kemudian ke tugas lainnya. Seperti pada poin kedua di atas.

5 Cara Cantik Alami Simpel dengan Bahan yang Ada di Dapur

5. Istirahat

Di sela-sela kesibukan, kita juga membutuhkan waktu untuk bernapas, girls. Ini juga penting untuk mengatasi penyakit mudah lupa.

Jadi, di sela-sela kesibukanmu, coba cari udara segar, karena mungkin memang itu yang kita butuhkan saat kepala mulai nyut-nyutan.

Jika kita telah selesai mengerjakan tugas, beri waktu istirahat untuk diri sendiri. Anggaplah sebagai reward atas kerja keras kita.

BACA JUGA:  Contoh Menu Diet Sehat dan Mudah dengan Kalori Terkontrol Saat Makan Siang

6. Gunakan timer

Kamu bisa menggunakan timer pada smartphone untuk mengatur jadwal harian, kapan kita bagun pagi, berangkat kerja, mengerjakan hal-hal tertentu di tengah tugas yang lain, dan janji bertemu.

Kalau perlu pasang alarm di jam-jam penting. Kamu bisa menerapkan teknik pomodoro agar manajemen waktumu lebih baik, sehingga kamu jadi lebih konsentrasi dan nggak mudah lupa.

Mood Swing - 7 Fakta dan Penyebab yang Penting untuk Diketahui

7. Rencanakan hal yang menyenangkan

Bentuk lain dari hadiah pada diri sendiri selain istirahat sejenak di tengah kesibukan, bisa kita dapatkan ketika berhasil menyelesaikan tugas dengan baik.

Misalnya nih, ngopi bersama sahabat, nonton film favorit ke bioskop atau sekadar hangout saja bareng teman-teman.

Ini bukan saja bonus karena kita berhasil menyelesaikan pekerjaan, namun membantu kita melihat bahwa pekerjaan ini tidak selalu membosankan.

So, gimana, girls? Siap nggak untuk mengubah hidup agar lebih fokus sehingga nggak mudah lupa? Tentunya tiap tugas yang kita kerjakan sekarang akan terselesaikan dengan baik ya.

Semangat!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: