Kesehatan

Jalan Kaki: 5 Cara agar Bisa Rutin Berolahraga Sehat, Murah, Meriah

Mau olahraga tapi sibuk. Kenapa enggak jalan kaki saja?

BICARAPEREMPUAN.COM – Buat kamu yang sibuk, mungkin akan kesulitan mencari waktu untuk melakukan olahraga ya.

Jangankan lari pagi, dari bangun tidur pun kamu mungkin sudah harus segera siap-siap ke kantor. Pulangnya malam, setelah meeting juga. Di weekend, lah mager! Secara hari-hari dipenuhi kesibukan yang luar biasa. Jadi jangankan untuk mau olahraga di gym atau daftar anggota kelas fitness, lari pagi saja susah dicari waktunya.

Tapi jangan berkecil hati untuk tetap bisa bugar, girls.

Kamu bisa, lo, mencoba olahraga murah meriah, sederhana, nan sehat. Yes, jalan kaki.

Ya, mungkin jalan kaki adalah salah satu olahraga yang kurang populer sih, lantaran banyak orang masih menganggap bahwa jalan kaki bukanlah olahraga, melainkan kebutuhan biasa untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Tapi tahu nggak, sih, kalau olahraga dengan jalan kaki punya manfaat yang luar biasa?

Lakukan Olahraga Saat Haid Supaya Tubuh Makin Sehat, Terutama 3 Olahraga Ini!

Tetap sehat meski hanya butuh sedikit tenaga dan keringat dan bikin hepi

Sebuah studi dari Universitas College London pernah meneliti dari tahun 1970 hingga 2007 mengenai manfaat kebiasaan jalan kaki untuk olahraga dan kesehatan. Hasilnya luar biasa lo!

Dari penelitian tersebut ternyata menunjukkan, bahwa kebiasaan jalan kaki sepanjang 8,5 kilometer seminggu mampu mereduksi bahaya terserang penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke hingga 31% (sumber: Harvard Health Publication).

Bukan hanya berguna buat kesehatan, olahraga jalan kaki yang kamu lakukan dengan teratur–bahkan dengan jarak yang lebih jauh–bisa membuat kamu lebih hepi tanpa harus berkeringat berlebihan.

Kelebihan jalan kaki dari olahraga lari yang sedang populer saat ini adalah kamu nggak perlu terlalu ribet menyiapkan apa-apa.

Studi dari Universitas Harvard mengatakan, bahwa manfaat berlari selama 20 menit tiap hari punya manfaat yang sama dengan berjalan selama 45 menit. Memang kalau dilihat dari lamanya waktu, jalan kaki lebih lama dari berlari.

Tapi dengan jalan kaki, kamu nggak perlu repot memikirkan sepatu lari, pakaian yang pas, hingga takut berkeringat berlebihan. Jalan kaki pun cocok untuk dilakukan di mana saja, mulai dari di jalan atau trotoar sekitar rumah hingga di mal ketika kamu berburu diskon.

Untuk itu, supaya kamu nggak galau lagi karena ingin juga bisa olahraga, BiPer kasih beberapa tip agar kamu bisa menyempatkan waktu untuk olahraga jalan kaki. Santai, singkat, sehat!

BACA JUGA:  7 Kebiasaan Pemicu Penyakit Diabetes Ini Harus Segera Dikurangi, Demi Kesehatan Hingga Nanti!

Tip menyempatkan diri untuk olahraga dengan jalan kaki

7 Manfaat Olahraga yang Seharusnya Bisa Meyakinkanmu untuk Memulainya Secara Rutin Besok Pagi

1. Starts small, manfaatkan tiap kesempatan

Yang paling sederhana ketika kamu mau mulai membiasakan diri olahraga dengan berjalan kaki adalah mulai sedikit-sedikit. Langsung banyak juga sebenarnya nggak masalah sih, tapi alangkah baiknya membiasakan diri dulu supaya nggak kaget dan capek duluan.

Kamu bisa mulai dengan memanfaatkan waktu-waktu kosong di sela-sela kegiatan. Misalnya daripada naik motor untuk ke minimarket dekat rumah, kosan, atau apartemen, lebih baik kamu jalan kaki saja ke sana. Katakanlah jaraknya hanya 75 meter jalan kaki. Bolak-balik sudah dapat 150 meter. Lumayan kan?

Atau bisa juga dimulai dengan tiap 2 jam sekali sempatkan diri keliling kompleks atau cluster. Sehingga kalau sudah mulai serius, tubuh kamu, terutama kaki, sudah terbiasa untuk berjalan-jalan ke sana ke mari.

Bisa juga kamu memilih makan siang ke kantin atau warung ketika di kantor daripada nitip ke mas OB. Hitung-hitung melemaskan bagian tubuh yang kaku akibat kelamaan duduk.

2. Ajak keluarga

Ketika sudah terbiasa dan sudah mulai serius, mungkin ada kalanya kamu merasa jenuh karena jalan kaki selalu sendirian.

Salah satu hal terpenting yang mesti diperhatikan ketika menerapkan pola hidup sehat memang support dari orang-orang sekitar. Kalau sudah merasa kurang semangat, kamu bisa kok ajak keluarga kamu, untuk ikutan menerapkan pola hidup sehat yang baru.

Jadi bukan hanya kamu yang sehat sendiri yang melakukan olahraga, tapi seluruh anggota keluarga juga jadi beraktivitas fisik.

Misalnya, mulailah ajak salah satu anggota keluarga–papa kamu, mama, adik, atau kakak kamu–jalan saja berdua mengelilingi komplek tiap pagi di hari Sabtu dan Minggu. Atau, jalan-jalan di sore hari juga bisa. Nggak perlu jauh-jauh, cukup mulai dengan 10 menit saja sehari yang semakin lama semakin ditambah.

BACA JUGA:  4 Minuman yang Paling Tepat Diminum Menemani Waktu Olahraga Kamu

Kemudian di minggu berikutnya, ajak anggota keluarga lain untuk bergabung. Kalau agak sulit untuk melakukannya di pagi hari, bisa diajak ke sore hari. Tak perlu dipaksa, ceritakan saja pada mereka nikmatnya olahraga jalan kaki santai sembari mengingatkan tentang manfaatnya.

Jalan Kaki: 5 Cara agar Bisa Rutin Berolahraga Sehat, Murah, Meriah

3. Ajak Tetangga atau Teman Dekat

Konsepnya sama dengan ajakan kamu ke keluarga, coba ajak teman dekat kamu. Nggak perlu banyak-banyak, yang penting mau dan pengin hidup sehat dengan semangat yang sama denganmu.

Atau, ajak tetangga kanan kiri. Kan kalau ada teman untuk jalan sekalian ngobrol santai kan enak. Siapa tahu ajakan kamu ini bisa jadi pemacu orang-orang sekampung atau sekompleks untuk rutin berolahraga. Kan seru!

Kalau bosan olahraga jalan kaki di sekitar rumah, coba ajak teman dekat yang tinggalnya tidak di lingkungan rumah deh. Bisa sekalian janjian cari suasana jalan kaki yang lebih segar lagi. Mungkin di area car free day, atau area pasar sunday morning.

Lagipula kalau sudah janjian dengan teman-teman kan nggak enak kalau nggak jadi, hitung-hitung sebagai alasan dan penyemangat untuk terus jalan kaki.

4. Agar Lebih Disiplin dan Mudah Dipantau, Coba Atur Jadwalnya

Sudah punya niat, sudah disediakan waktu, dan sudah punya teman, tinggal dilaksanakan deh.

Eh, tapi jangan cuma semangat di awal dong ya. Biar lebih berasa perubahan pola hidupnya, kamu bisa kok memberanikan diri untuk menset jadwal olahraga jalan kaki. Misalnya, ke minimarket jalan kaki tiap hari Senin, Selasa, Rabu. Jalan kaki bareng keluarga tiap Sabtu dan Minggu sore. Lalu tambahan jalan kaki bareng teman-teman dekat di hari Minggu pagi sambil curhat tentang kegiatan masing-masing selama seminggu belakangan.

Tapi yang harus diingat adalah kamu harus mematuhi jadwal olahraga yang sudah dibuat ini. Jangan sampai setelah dibuat lalu dibiarkan begitu saja, dan akhirnya lupa. Jadwalnya pun tak perlu banyak-banyak dan tak perlu jadi beban.

Ingat, hal-hal kecil yang mengandung kegiatan jalan kaki pun layak masuk ke dalam hitungan kok.

5 Jenis Olahraga di Rumah untuk Memastikan Kamu Sehat Sepanjang Hidup

5. Hal-Hal Kecil yang Kamu Lakukan yang Bisa Masuk Hitungan

Sekali lagi, membiasakan pola hidup baru memang tidak mudah terutama ketika tidak ada kebutuhan yang mendesak. Sehingga terkadang kita sering menyerah di tengah jalan hanya karena pikiran-pikiran yang mengganggu (seperti capek atau malas duluan).

BACA JUGA:  Pengin Mulai Mengonsumsi Makanan Organik? Perhatikan 5 Tip Berikut!

Untuk itu, memotivasi diri sendiri sangatlah penting. Ada pula aspek apresiasi yang mulai harus kamu sematkan dalam tiap niatmu. Jangan sampai karena terlalu bersemangat dengan niat untuk hidup sehat dan mematuhi jadwal olahraga ini malah membuatmu merasa terbebani.

Hal-hal kecil ini misalnya hari ini di kantor kalau mau minum di pantry kamu lebih memilih jalan sendiri ketimbang minta tolong diambilkan. Atau mungkin hari ini kamu bisa pergi makan siang sendiri ke warung samping kantor ketimbang minta dibeliin driver ojol.

Kegiatan sederhana dan mungkin terlihat kecil itu patut untuk kamu apresiasi, lo. Setidaknya hari ini kamu bergerak dengan tetap menggenggam niat untuk hidup sehat.

Sebagai tambahan, untuk kamu yang sudah punya penyakit kardiovaskular, khususnya jantung atau hati, terapi ini terbukti aman dan mereduksi potensi kematian hingga 26%, lo (sumber: Harvard Health Publication).

Jadi olahraga jalan kaki ini bukan hanya bermanfaat untuk yang sehat, tetapi juga bisa banget menolong yang sudah terlanjur sakit.

Maka dari itu, ayo, mulai hidup sehat. Selamat jalan-jalan!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: