Karakter

Mood Swing – 7 Fakta dan Penyebab yang Penting untuk Diketahui

Kadang hepi, berikutnya langsung down. Itu dia mood swing. Sering ngalamin nggak?

BICARAPEREMPUAN.COM – Tadinya riang, tak lama berselang mendadak murung tanpa sebab. Baru saja bisa ketawa ngakak, berikutnya bisa saja marah-marah tanpa juntrungannya.

Apakah kamu sering mengalaminya, girls? Rasanya bagaimana? Bingung ya sama diri sendiri. Well, enggak heran sih. Kamu sendiri saja bingung dengan diri sendiri yang cepat banget berubah suasana hatinya, apalagi orang-orang di sekitar kamu kan? Apa kabar pacar kamu? Bisa-bisa dia juga takut ngedeketin deh.

Ada apa sih? Lagi PMS? Hmmm. Bisa jadi sih. PMS memang biasanya menjadi salah satu biang keladi mood swing yang kita rasakan. Tapi nggak hanya karena PMS lo, ada beberapa hal lain yang juga menjadi penyebab mood swing. Yuk, ikuti artikel ini sampai selesai ya.

7 Fakta dan Penyebab Mood Swing yang Harus Diketahui

mood swing

1. Hormon pemicu

Nah, ini nih. PMS tadi.

Kondisi perasaan yang cepat berubah atau mood swing memang lebih rentan terjadi pada perempuan. Salah satu penyebabnya adalah siklus hormonal.

Makanya hal ini biasa terjadi menjelang masa haid, kehamilan atau menjelang menopause.

Terus, cara mengatasinya bagaimana ya? Well, karena ini terjadi akibat reaksi hormonal dalam tubuh, ya kita hanya bisa menunggu hingga kembali normal. Untuk sementara, coba deh lakukan olahraga. Olahraga baik untuk bisa membangkitkan perasaan hepi, dan juga membuat tubuh jadi lebih terasa segar. Pegal dan kram berkurang.

BACA JUGA:  7 Resolusi Tahun Baru untuk 2019 yang Lebih Sehat dan Bahagia

2. Kurang tidur

Kurang tidur membuat bagian amygdala di otak yang mengatur rasa panik dan sedih menjadi lebih aktif lo. Nah, ini bisa terjadi kalau kita lagi kelelahan.

Nah, jadi, siapa nih yang kalau tidurnya terganggu jadi uring-uringan? Ya, itu dia penyebabnya.

Studi lain pun menyebutkan bahwa orang yang sulit tidur pada malam hari akan lebih banyak mengingat memori buruk. Hal tersebut mengakibatkan seseorang merasa cepat sedih dan putus asa. Jadi lebih parah deh mengalami mood swing.

3. Ulah cinta

Tidak hanya karena masalah pelik, perubahan emosi dan mood swing juga ternyata banyak dialami oleh orang yang tengah jatuh cinta lo.

Menurut Helen Fisher, Ph.D., tingkat fluktuasi dopamin dan norepinefrin dalam tubuh ikut memengaruhi sistem hormonal yang mengakibatkan kondisi psikis tak menentu. Nah, fluktuasi ini akan semakin intens terjadi kalau kamu lagi jatuh cinta.

Coba deh diingat-ingat. Kalau gebetan kamu lewat di depan mata, kamu merasa gimana? Terus, kalau dia menegurmu dengan manis, rasanya gimana? Tapi, kemudian, chat di WhatsApp yang kamu kirimkan cuma centang biru doang, tanpa dibalas, gimana rasanya?

Yep. Itu dia.

4. Jumlah gula dalam darah

You are what you eat!

Ungkapan tersebut memang nggak berlebihan karena apa yang Mama konsumsi juga berdampak pada suasana hati.

BACA JUGA:  Menjadi Orang Pendiam Tak Berarti Tak Percaya Diri - Lakukan 7 Tip Berikut!

Menurut Dr. Datis Kharrizian, ahli analisis nutrisi, konsumsi karbohidrat dan gula berlebihan akan mengganggu kerja neurotransmiter, syaraf bagian penyeimbang mood di otak. Hal ini bisa menyebabkan kondisi depresi lo, girls.

So, kalau mungkin kamu merasa hari ini suasana hati kamu berubah-ubah nggak jelas, coba ingat-ingat. Sudah berapa banyak makanan atau minuman manis kamu konsumsi sampai sekarang? Banyak?

5. Perhatikan menu makan

Makanan tertentu, bisa membuat kamu mengalami mood swing parah. Gula, adalah salah satunya. Yang lain, lemak berlebih.

So, pastikan kamu cukup mengonsumsi makanan yang mengandung protein, magnesium, asam lemak omega 3, dan serat yang dapat meningkatkan kualitas syaraf otak untuk hasilkan perasaan senang.

Cobalah banyak menyantap almond, ikan makarel, dark chocolate, juga quinoa.

6. Kurang olahraga

Mood swing juga bisa terjadi karena kita kurang gerak, girls.

So, coba deh. Kalau mood swing makin mengganggu hari-harimu, siasati dengan rajin berolahraga atau olah pernapasan. Aktivitas tersebut bisa meningkatkan endorfin guna menjaga kestabilan hormon tubuh lo.

7. Jenuh

Nah, kadang kita juga merasa jenuh dengan rutinitas, sehingga timbullah mood swing. Kalau sudah begini, ayo, kita cari beberapa hal yang mungkin bisa mengembalikan semangat.

Selain asupan makanan dan olahraga, musik juga bisa menjadi penolong untuk menghalau situasi hati yang tak menentu.

BACA JUGA:  Nggak Perlu Emosi, Ini Dia 5 Cara Cerdas Mengubah Haters Menjadi Teman!

Dr. Frank Lipman, pendiri dan direktur Eleven-Eleven Wellness Center di New York, jelaskan bahwa musik bisa menenangkan pikiran, menormalkan detak jantung, serta membantu merelaksasi pernapasan.

So, ayo, coba sekarang cari musik-musik favoritmu di playlist kesayangan. Cari yang bisa bikin hati adem dan pikiran tenang ya.

Nah, girls. Jika masalah mood swing ini tak kunjung reda atau semakin parah, bisa jadi ada indikasi masalah dalam kesehatan mental. Gangguan bipolar, misalnya. Kalau sudah begini, akan lebih baik jika kamu segera konsultasi ke psikolog dan psikiater untuk mendapatkan analisis dan terapi lebih lanjut.

Semoga gangguan mood swing kamu tak berlarut-larut ya, girls!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: