Meski Cinta Sangat Besar, Namun Kita Tak Mungkin Mengubah 7 Hal yang Ada pada Pria Ini!

BICARAPEREMPUAN.COM – Ada kalanya perilaku dan sikap para pria ini menggelisahkan, membuat kita tidak bisa tidur nyenyak dan pikiran tidak tentram. Membahasnya pun terasa menyakitkan dan berusaha mentoleransinya makin membuat hati tercabik-cabik. Bahkan memikirkannya membuat kita merasa insecure. Ada kalanya kita ingin bernegosiasi dengan diri sendiri agar mampu mengalah demi utuhnya cinta dan kebersamaan, namun akhirnya justru semakin memperdalam penderitaan.

Dan segala kemelut itu bisa kita lalui semuanya karena cinta. Tapi ingatlah, wahai kaum perempuan, cinta tidak memiliki logika.

Lalu, atas nama cinta pula, kita berusaha mengubah seorang pria. Konon, karena kita ingin ia menjadi orang yang lebih baik, dan mungkin, bisa tambah cinta pada kita.

But you know what, girls, pria tetaplah pria. Mereka adalah makhluk yang penuh logika. Jika perubahan itu tak masuk pada logika mereka, maka jangan harap ada yang berubah. Kita harus menerimanya.

 

Berikut ini adalah 7 hal yang mustahil kita ubah dari diri pria, meski atas nama cinta

 

Meski Cinta Sangat Besar, Namun Kita Tak Mungkin Mengubah 7 Hal yang Ada pada Pria Ini!
Meski Cinta Sangat Besar, Namun Kita Tak Mungkin Mengubah 7 Hal yang Ada pada Pria Ini! Image via Postpartum Depression

1. Fobia alias ketakutan pada komitmen

Jangankan komitmen, buat jemput kita sesekali saja suka lupa. Tapi, enggak, girls, kita tidak bahas hal remeh-temeh semacam itu. Kali ini kita bahas komitmen sebagai kunci utama monogami.

Jika tidak memiliki keberanian untuk mengambilnya, maka hampir pasti bisa dibilang dia bukan jenis pria yang setia. Memang, girls, pria itu paling susah diajak komitmen. Kalaupun mereka mau berkomitmen, pastilah karena mereka sangat cinta pada perempuan yang membuatnya mau terlibat pada ikatan yang sangat serius itu.

Setiap orang yang berkomitmen memang harus terus berjuang agar tidak terjadi pelanggaran. Tapi kalau kita menemui pria yang takutnya keterlaluan pada sebuah komitmen, maka sudah pasti tuh, girls, dia tidak cukup layak dipertahankan.

BACA JUGA:  Jangan Bikin Pacar Kamu Ilfil dengan 5 Kode-Kode Ini!

Lebih baik berhenti berharap dan carilah yang lebih bernyali untuk mengikat janji.

 

2. Kecanduan

Selayaknya, seorang lady’s man hanya kecanduan pada kebahagiaan dan senyum indah kekasihnya seorang.

Jika dia mencandu pada hal lain, maka dia butuh bantuan ahli dan patut kita pertimbangkan status hubungannya dengan kita. Entah itu karena kecanduan narkoba, pornografi, video games, sex, alkohol, bahkan judi.

Sebab seorang yang kecanduan tidak memiliki daya kendali yang stabil pada perilaku dan dirinya sendiri. Dengan demikian, kemampuannya untuk dijadikan partner untuk bersama mengarungi hidup ini perlu dipertanyakan lagi.

Kamu hanya akan terus-menerus merasa patah hati setiap kali menyadari prioritas hidupnya bukanlah lagi kebutuhan dan kebahagiaanmu, girls. Sebab dia pria yang dalam setiap detik hidupnya memikirkan candu itu, bukan kamu.

 

3. Perilaku abusif (kecenderungan melakukan kekerasan)

Nggak ada satu pun alasan bagus di dunia ini yang bisa membenarkan tindakan kekerasan, entah itu secara emosional, seksual atau fisik yang dilakukan pria pada perempuan yang saling cinta.

Jangan serahkan dirimu begitu saja untuk disakiti, meski pada orang yang kamu cintai. Mungkin kamu berpikir, masih ada harapan agar dia berubah menjadi orang baik. Tapi ingatlah selalu, bahwa kamu tidak pernah sekali pun mampu mengubah karakter seorang penyiksa yang sudah mengakar dalam jiwanya.

Dan ingat, girls, bukan menjadi tanggung jawabmu untuk memperbaiki sifatnya itu.

 

4. Kebiasaan boros

Mungkin yang boros seharusnya kita ya, girls, karena perempuan selalu identik dengan hobi belanja. Tapi, jangan salah, banyak hobi pria yang berharga mahal. Sebut saja kicau mania, action figure, motor gede, keris, barang antik, bahkan batu akik.

BACA JUGA:  9 Kesalahan PDKT Ini Jangan Sampai Kamu Lakukan, Girls!

Bahaya lagi kalau misal cowok kamu itu hobi banget berinvestasi pada bisnis yang tidak jelas, terlebih hobi berjudi.

Kebiasaan buruk dalam membelanjakan uang yang tidak terkontrol dampaknya akan juga ditanggung oleh kamu, jika nanti kamu memang akan bersamanya sepanjang hidup.

Segera ambil keputusan mengenai kebersamaan kamu dengannya, girls, sebelum kamu semakin cinta dan tak bisa lepas darinya.

 

5. Masih menyimpan rasa buat mantan

Ya, ini masalah klasik sih, sebab ada kalanya perasaan pada mantan itu tidak mudah pupus begitu saja.

Jika cowok kamu masih terlalu sering membahas tentang mantannya, sering chatting, bahkan bertemu, maka itu tandanya dia masih punya rasa cinta.

Padahal kamu sudah bersamanya dan menjadi pilihannya, maka seharusnya kamu berhak jadi satu-satunya prioritas dalam hidupnya, bukan sebagai yang kedua dan lainnya.

Lagi-lagi kalau gejala seperti ini mulai nampak dari dirinya, kamu perlu bicara dan ambil sikap serius. Kamu harus menghormati dirimu sendiri dengan tidak mentoleransi perilaku yang mengarah pada perselingkuhan. Titik.

 

6. Terlalu workaholic (gila kerja)

Masih sama soal prioritas dalam hidupnya, kalau cowok kamu terlalu menomorsatukan pekerjaan dengan segala macam alasan, maka akan sulit bagimu untuk mengubahnya.

Secara perlahan, laki-laki workaholic akan terus mengutamakan pekerjaan dibanding urusan keluarga. Padahal, girls, karier dan kolega dalam pekerjaan tidak akan selamanya mendampingi seseorang hingga ajalnya.

Berbeda dengan keluarga. Keluarga akan berada di sisi kita hingga kapan pun dan apa pun yang terjadi.

BACA JUGA:  Mau PDKT sama Gebetan? Ketahui Dulu Teknik Flirting yang Pas Berdasar Zodiak Biar Dia Nggak Kabur Duluan

 

7. Nilai prinsip yang dipegangnya

Sangat sulit membangun hubungan cinta yang sehat dan harmonis jika dia tidak memiliki nilai prinsip yang sama denganmu. Kalau nilai prinsip itu terlampau timpang untuk diselaraskan dan terlampau berat untuk diangkat bersama, maka langkah paling bijak adalah menyudahinya.

It must be exhausting! Mungkin kamu pikir, kekuatan cinta adalah satu-satunya yang mampu membuat kita bertahan dalam kondisi serunyam itu. Dengan cinta yang kita berikan, kita yakin seolah-olah kita pasti mampu mengubahnya.

Padahal tidak begitu, ada sisi-sisi dari laki-laki yang sangat sulit diubah. Apalagi soal prinsip hidup yang sudah diyakininya sejak lama, bahkan mungkin sejak kecil.

 

So, sekali lagi, girls, seperti Steve Hardy katakan, “A woman can’t change a man because she loves him; a man changes himself because he loves her.”

Hanya beri kesempatan pada pria yang memiliki keberanian melangkah secara nyata untuk berubah sepenuhnya. Jangan terlalu menoleransi perbuatan yang membuat kamu tersiksa sendiri atas nama cinta.

Pria sejati tidak akan membiarkan perempuan yang dicintainya menderita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.