Karakter

Jangan Takut Gagal! 5 Cara untuk Mengatasinya

Takut gagal? Wajar kok, tapi kalau mau berhasil, maka akrabilah kegagalan lebih dulu!

BICARAPEREMPUAN.COM – Kata orang, kegagalan adalah sukses yang tertunda. Lalu, bagaimana caranya ya supaya siap menerima kegagalan tanpa jadi patah arang?

Kalau sering membaca biografi tokoh terkenal, barangkali kamu akan tahu bahwa kehidupan mereka tidaklah seindah dongeng. Sebelum mencapai sukses, terlebih dahulu ada rangkaian kegagalan pahit yang mereka alami.

Salah satunya adalah kisah Thomas Alva Edison, yang melakukan 1000 kali eksperimen sebelum berhasil menciptakan lampu. Tanpa keberanian untuk mengalami kegagalan, Edison bisa saja lantas putus asa dan berhenti pada percobaab ke-999 kan?

Menurut Tuti Indra Fauziansyah, seorang psikolog dari Iradat Consulting, seseorang merasa takut gagal karena biasanya mereka selalu ingin grafik hidupnya harus naik. Padahal kita tahu, bahwa hidup ini penuh dengan ups and downs. Kejadian buruk bisa sewaktu-waktu terjadi begitu saja, dan menjadi bagian dari proses kehidupan kita dari hari ke hari.

Rasa takut gagal juga bisa timbul karena mencemaskan konsekuensi yang akan diterima jika tujuan tidak tercapai. Misalnya, takut mendapat teguran, takut mengecewakan orang lain, dan takut mendapat predikat buruk.

Secara umum ada 2 sumber penyebab bersarangnya perasaan takut gagal pada diri seseorang, yaitu:

Jangan Takut Gagal! 5 Cara untuk Mengatasinya

Faktor internal

Jika sejak kecil seseorang terbiasa menerima respons negatif atas kegagalan dalam proses hidupnya, maka ia pun akan cenderung menjadi rendah diri.

BACA JUGA:  Hidup Lebih Baik dan Hepi dengan Menyingkirkan Benda-Benda Ini dari Lemari

Pribadi seperti ini yang selalu merasa ragu dan tak berani ambil risiko karena beranggapan bahwa dirinya akan selalu gagal.

Faktor eksternal

Dalam iklim kerja kondusif, karyawan dibina untuk maju dan bebas melontarkan inisiatif. Kegagalan dianggap sebagai suatu harga yang harus dibayar demi proses pembelajaran.

Sebaliknya yang akan terjadi apabila kegagalan dianggap sebagai aib yang haram terjadi. Dalam iklim kerja seperti ini, karyawan akan takut berinisiatif karena nggak mau gagal.

Teori sugesti menyatakan bahwa pikiran-pikiran positif yang terus diulang dalam otak pada suatu saat akan menunjukkan hasil yang positif pula. Begitupun halnya dengan pikiran negatif yang terus diputar dalam benak kita, girls.

Kegagalan yang ingin dihindari justri akan terjadi, apabila kamu secara terus menerus menghabiskan waktu untuk mencemaskannya.

Yang terjadi selanjutnya, mudah ditebak. Kamu akan mengalami kesulitan untuk dapat berpikir jernih dan malah melupakan langkah-langkah yang seharusnya dipikirkan untuk menyelesaikan tugas dengan baik.

Lantas bagaimana cara terbaik untuk menyingkirkan rasa takut gagal?

Seperti juga stres, rasa takut gagal bisa dilihat sebagai potensi yang malah menolong kita menyelesaikan tugas dengan sebaik mungkin.

BACA JUGA:  Segera Menikah? Tidak untuk 9 Alasan Ini!

Yes, dalam artian yang baik, rasa takut gagal dan cemas ini justru bisa dimanfaatkan untuk memotivasi diri sehingga kita bisa tahu apa saja hal yang dapat menghalangi usaha kita dan lalu kita pun dapat menyusun strategi untuk mengatasinya.

Langkah-langkah berikut ini bisa membantu kamu untuk mengendalikan rasa takut gagal dan kecemasan yang ditimbulkannya, serta mengubahnya menjadi kekuatan.

Menghargai Diri Sendiri, Mulailah dari 7 Perkara Ini!

Bersikap realistis

Tuntutan untuk selalu memberikan hasil sempurna biasanya menyebabkan kita ragu-ragu bertindak. Bersikap realistis lebih baik ketimbang kita selalu ingin tampil sempurna.

Dahulukan rasio

Buat daftar hal-hal mencemaskan yang bisa menumbuhkan perasaan takut gagal kamu. Setelah itu, luangkan waktu untuk menyusun rencana antisipasi, sehingga kamu dapat mencoret poin-poin kecemasan itu di dalam daftar satu demi satu.

Jika daftar sudah habis dicoret namun rasa takut gagal itu masih menetap, sadarilah bahwa ketakutan ini timbul karena alasan yang tidak masuk akal.

Waspadalah! 7 Tipe Teman ini Bisa Bikin Bangkrut!

Jangan tergantung pada pujian

Dukungan dan pujian dari orang lain memang bisa menjadi suntikan motivasi yang ampuh. Tapi, berhati-hatilah sipaya kamu tidak malah menjadi tergantung pada pengakuan orang lain. Sebagai gantinya, berilah hadiah pada diri sendiri setiap kali berhasil mencapai target.

BACA JUGA:  5 Cara Menikmati Hidup Apa Adanya Saat Bokek di Akhir Bulan

Anggap pengalaman buruk sebagai latihan

Setiap orang memiliki tingkat ketahanan tertentu dalam menghadapi cobaan. Kian sering didera pengalaman buruk, makin tahan pula ia menghadapi tekanan berikutnya. Tak perlu patah semangat saat gagal, karena itu malah menjadikan kamu semakin tangguh kala diserang masalah.

Mudah Lupa, 7 Hal untuk Mengatasinya

Jangan mencampuradukkan masalah

Kegagalan dalam suatu hal bukan berarti secara otomatis kamu juga akan gagal dalam bidang lain. Ingat, kegagalan bukan penyakit menular!

Nah, sudah? Sekarang perlahan pupuslah rasa takut gagal yang menyelimuti dirimu, girls, because you can do anything literally!

Semangat ya!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: