Buku

Review Novel: Aku Bukan Dia

BICARAPEREMPUAN.COM – Hey, girls! Mulai hari ini, BiPer juga akan membuat review novel dan jenis buku lain yang BiPer rekomendasikan untukmu.

Untuk yang pertama, kita punya review novel terbaru Arleen A, yaitu Aku Bukan Dia.

 

Judul: Aku Bukan Dia
Penulis: Arleen A.
Editor: Mutiara Arum & Herlina P Dewi
Proof Reader: Mutiara Arum
Desain Cover: Teguh Santosa
Layout Isi: Arya Zendi
Tebal: 274 halaman
ISBN: 978-602-6648-52-5
Penerbit: Stiletto Book

Blurb

Andy
tahu bahwa tidak ada jalan hidup manusia yang sempurna, yang ada hanya satu guci abu yang tak juga dapat ditaburnya ke laut lepas.

Linda
tahu bahwa tidak ada jaminan atas kata selamanya, yang ada hanya janji serapuh tisu yang dengan mudah dapat dikoyak

Berdua
tahu bahwa tidak ada hubungan yang sempurna, yang ada hanya sebuah pertemuan kebetulan.

Berdua
tahu bahwa tidak ada jalan yang bebas dari kerikil, yang ada justru dinding-dinding yang muncul entah dari mana.

Tapi jika cinta mengucap dan takdir berkata, apakah hati justru akan jadi penghalang?

 

Alur Cerita

Image via Instagram Stiletto Book

Andy Charleston adalah seorang profesor muda di kampus Santa Clara University, duda beranak satu lantaran ditinggal mati oleh istri tercintanya, Lina. Seharusnya abu Lina sudah ditaburkan di laut lepas, namun Andy belum bisa move on. Hari-harinya hanya dipenuhi bayang-bayang Lina, kenangan akan hari-hari bahagia mereka, dan kerepotannya mengajar di SCU plus mengasuh anak semata wayangnya, Chloe.

BACA JUGA:  7 Rekomendasi Novel Bicara Perempuan untuk Bulan Februari 2018

Linda Dirgajaya adalah seorang perempuan muda, mahasiswa di kampus Santa Clara University. Kalau Andy sedang patah hati ditinggal istrinya, Linda sedang patah hati karena harus putus dari Jack, pemuda yang sudah menjadi pacarnya bahkan sejak SMP. Linda juga belum move on dari Jack, lantaran ia tak bisa mengerti mengapa Jack menjauh darinya. Linda kira, sekali mereka berjanji bersama maka itu untuk selamanya. Tapi, sayangnya, Jack tidak berpikiran begitu juga.

Keduanya bertemu pertama kali di kelas, dan diam-diam saling tertarik. Linda mengagumi Andy sebagai dosennya yang sangat cerdas dan cara mengajarnya yang menarik. Andy tertarik pada Linda, karena meski tak terlalu sempurna, tapi Linda cerdas. Terlebih lagi, Linda mirip sekali dengan Lina.

Sedari awal, sebenarnya keduanya sama-sama ditarik ke kutub yang lain. Andy “dipaksa” untuk mendekati Rebecca oleh ibunya. Sedangkan, Linda punya Robert yang mendekatinya dan mendeklarasikan diri sebagai pacar Linda (meski Linda tak pernah menganggapnya demikian).

Tapi kemudian, keduanya semakin dekat lantaran Linda juga bekerja sebagai asisten Andy. Semakin dekat dan semakin dekat, hingga Chloe–anak semata wayang Andy yang agak susah menerima perempuan lain di samping ayahnya–ternyata begitu cepat pula dekat dengan Linda.

Namun, akhirnya Linda harus menemui kenyataan, bahwa mendiang istri Andy mirip sekali dengannya. Jadi, apakah ia hanya menjadi bayang-bayang masa lalu Andy saja? Apakah Andy mencintainya bukan sebagai Linda?

BACA JUGA:  Review Buku: Entrepreneur Talks - Tujuh Strategi Mengembangkan Bisnis

Sedangkan Andy juga mulai meragukan Linda. Apakah Linda hanya merasa iba padanya, seorang duda muda beranak satu? Iba, bukan mencintainya?

 

Review Novel

 

Image via Instagram Stiletto Book

Novel ini adalah novel juara pertama Lomba Novel Stiletto Book yang diadakan tahun 2016, sehingga ya pastinya bikin penasaran, apa saja yang ditulis oleh Arleen hingga ia bisa mengalahkan 200 naskah yang masuk saat itu.

Yah, ini memang cerita cinta yang mellow-mellow manis. Sepanjang BiPer membacanya, selama itu pula ada rasa hangat menjalari hati. Pendeskripsian tokoh, narasi cerita, dan juga dialognya memang benar sangat romantis, tapi nggak cheesy dan nggak klise, meski premisnya nggak baru.

Adegan yang paling favorit sih adalah saat Linda berkenalan dengan Chloe. Saat wanita-wanita lain hanya sekilas saja berkenalan dengan Chloe (meski ingin mendekati Andy), Linda tidak demikian. Ia justru membelikan boneka bebek dan juga baju-baju boneka yang ia rajut sendiri untuk Chloe. Namanya anak-anak, Chloe langsung suka sama Linda, bahkan mau ditemani Linda saat mau ke kamar kecil (Chloe tadinya hanya mau ditemani papanya, dan ini menjadi masalah besar juga buat Andy karena Chloe berarti harus ke toilet pria setiap saat).

BACA JUGA:  5 Rekomendasi Buku Terbaru Oktober 2018 Versi Bicara Perempuan

BiPer suka cara Arleen menggelontorkan chemistry antara Andy dan Linda, mengemukakan konflik antara keduanya, dan antara Andy dan Linda dengan orang-orang di sekitarnya. Cara Arleen menceritakan kisahnya secara bergantian dari PoV Andy dan Linda–meski sama-sama melalui kacamata orang ketiga–mampu membuat pembaca menjadi tahu detail-detail mengenai karakter Andy dan Linda, juga perasaan-perasaan mereka. Meski diceritakan bergantian, namun cerita tak terkesan tumpang tindih atau mengulang-ulang. Oke, mungkin mengulang tapi dari sudut pandang yang lain, sehingga kita tetap merasa ada sesuatu yang baru.

This book is so page-turning. Kita akan tenggelam dalam kisah Andy-Linda dan juga gemas dengan sikap manis Chloe.

Demikian review novel kita yang perdana ya, girls. Bisa jadi bacaan kamu buat bulan Agustus kan?

So, girls, gimana nih? Ada dosen yang kamu taksirkah di kampus? Kalau iya, barangkali kamu harus mengikuti kisah Andy-Linda. Siapa tahu ini juga kisahmu.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: