Teman Jadi Musuh? Oh, No! Begini Cara Menghadapinya!

BICARAPEREMPUAN.COM – Kadang ada saatnya, sebuah persahabatan mengalami surut. Betul enggak, girls? Yah, namanya teman, dia juga orang lain dengan isi kepala yang berbeda dari kita. Pastinya gesek-gesek sedikit sih sudah biasa ya? Kalau enggak pakai adu argumen itu rasanya juga kurang afdallah suatu hubungan, termasuk hubungan persahabatan dan pertemanan.

Tapi, saat mulai menyadari teman terbaik berubah menjadi teman yang paling menyebalkan, lalu gimana ya cara menghadapinya?

Yep, seperti biasa, BiPer selalu punya cara dan tip buat kamu, girls, termasuk cara menghadapi teman yang diprediksi akan berubah menjadi musuh.

Sebelum semuanya memburuk, coba lakukan beberapa hal berikut ini, girls.

 

4 Hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah teman menjadi musuh

 

Teman jadi musuh?
Teman jadi musuh? Image via Sweety High.
  1. Bicara empat mata

Cobalah berbicara secara serius dengan si BFF alias orang yang kamu anggap teman baik ini. Ungkapkan perasaan tidakĀ  nyaman dan hal-hal yang mengganggu kita.

Coba untuk saling terbuka dan mengungkapkan perasaan kita padanya. Saling meminta maaf, kemudian mencoba mengoreksi diri untuk membangun kembali pertemanan yang sudah terjalin.

BACA JUGA:  Kamu Tak Perlu Minta Maaf untuk 7 Tindakan Ini karena Semuanya Adalah Hak Kamu dan Wajar!

Karena yah, seperti kata pepatah, girls. Good friends are hard to find, harder to leave, and impossible to forget. Jadi, selama masih bisa diajak berdiskusi, maka ajaklah ngobrol.

 

  1. Cuek saja

Yah, kalau kamu sudah berusaha untuk mengajaknya berbicara secara terbuka dan minta maaf, tapi tetap tak bisa mengatasi masalah pertemanan, maka cobalah untuk diam.

Memang sangat sulit untuk berusaha tidak peduli pada hal-hal yang membuat kita kesal, apalagi kalau itu teman dekat. Terutama kalau ia terus saja mengganggu.

Cobalah untuk berpikir bahwa ia hanya iri dan menginginkan banyak hal baik yang kita punya.

 

  1. Bertemu teman baru

Banyak yang berkata yang berlalu biarlah berlalu. Kalau ia memutuskan pertemanan dengan kita, maka ya sudah, girls, tinggalkan saja.

Life must go on. Lagi pula, masih banyak orang baik di luar sana. Mungkin teman yang satu ini tak membutuhkanmu, girls. Jadi, ya sudah enggak perlu dipaksa kan?

Bukalah diri dengan teman-teman lain, sehingga akan membuka kesempatan kita mendapat sahabat baru yang lebih baik. Kamu pasti bisa mencari teman baru.

BACA JUGA:  Jangan Asal Curhat Meski ke Sahabat, Apalagi Soal Cinta

 

  1. Mencoba tetap baik

Haters gonna hate. Mungkin hal ini memang benar. So, kamu mesti ingat ya, girls.

Tapi kita tetap tak ingin melukai perasaan orang yang pernah menjadi teman terbaik. Biar saja, apa pun yang ia lakukan tapi kita tak perlu menyakitinya juga.

Jadi, tetaplah bersikap ramah padanya. Bisa kan, girls? Bisa dong!

 

Memang ya, menjalin hubungan pertemanan itu dibilang mudah ya mudah. Dibilang susah ya memang susah dalam beberapa hal. Namun yang pasti, kamu tentu juga setuju, bahwa teman adalah harta yang sangat berharga.

A good friend is like four-leaf clover; hard to find and lucky to have.

Semoga masalahmu dengan teman kamu bisa teratasi dengan baik ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.