Kesehatan

Buka Puasa Sehat dengan 6 Tips Ini

Puasa mungkin sudah hal biasa buat kamu ya, girls. Agar tetap sehat, BiPer akan memberikan reminder kembali, bagaimana buka puasa yang sehat itu.

BICARAPEREMPUAN.COMBulan puasa sebentar lagi tiba!

Selama bulan puasa, pastilah banyak menu buka puasa bisa menjadi pilihan ya, girls. Yang enak-enak bertebaran di mana-mana. Mau masak sendiri, atau beli dan dibawa pulang, atau mau buka puasa di tempat? Semua oke juga.

Well, kadang suka bingung sih nggak saat memilih menu untuk buka puasa, girls?

Well, BiPer punya satu saran saja. Pilihlah menu berbuka yang sehat. Apa saja?

Tips buka puasa sehat

Selama Bulan Puasa - buka puasa sehat

1. Awali dengan yang manis

Girls, jangan langsung menghidangkan dan menyambar gorengan sebagai menu pertama buka puasa!

Awali ritual berbuka dengan menu makanan dan minuman yang bercita rasa manis. Hal ini dikarenakan, setelah seharian kita berpuasa, cairan tubuh dan kadar gula darah akan menurun di sore hari.

Untuk memulihkannya, kamu perlu untuk mengonsumsi minuman dan makanan yang manis, dan pastikan awali dengan yang mudah dicerna, girls. Jangan yang terlalu keras, baik di mulut maupun untuk lambung.

Makanan dan minuman buka puasa haruslah mengandung karbohidrat sederhana, misalnya seperti teh manis, es cendol, bubur kacang hijau, kolak dan lain sebagainya.

2. Seimbangkan Menumu

Kalau kamy sudah buka puasa dengan minuman “berat” seperti kolak, cendol atau es teler, maka sebaiknya jangan kemudian diikuti dengan makanan berkalori tinggi yang lain, seperti kue lapis, kue cokelat, ataupun yang sejenisnya.

BACA JUGA:  7 Tradisi Bulan Puasa yang Sangat Unik dari Berbagai Negara

Pilihlah menu buka puasa yang sehat dan ringan, misalnya edamame rebus, rujak buah yang tak pedas, atau mungkin tahu kukus yang berisi sayuran. Yah, pokoknya makanan-makanan yang berkalori rendah hingga sedang gitu, girls, juga kaya kandungan gizi yang cukup seperti protein, serat, juga vitamin.

Terus, sebaliknya, girls. Kalau kamu lagi pengin makan makanan yang berkalori tinggi, kamu bisa imbangi dengan menikmati minuman yang ringan-ringan saja, seperti infused water, teh tanpa gula ataupun air jahe hangat.

3. Kecilkan porsi

Melakukan puasa seharian, antara 11 – 12 jam, pastinya akan membuat perut kita menjadi kosong dalam waktu yang lama ya, girls. Nah, sebenarnya trik ini pasti sudah banyak yang tahu ya. Yaitu, untuk buka puasa, ambillah porsi yang kecil-kecil terlebih dahulu.

Hal ini untuk menghindari peregangan otot lambung secara tiba-tiba, girls. Bisa bahaya. Selain baik untuk mencegah sakit perut, makan sedikit-sedikit ini bisa menghindari asupan kalori terlalu banyak dalam sekali santap.

4. Gorengan? Boleh sih, tapi …

Pengin banget berbuka dengan gorengan? Boleh saja sih, girls.

Tapi, kita harus memastikan asupan lemak trans yang masuk ke dalam tubuh, juga jangan terlalu banyak ya. Sebaiknya sih, goreng sendiri deh camilan buka puasa kamu ya. Jangan beli dari penjual pinggir jalan kalau kamu mau lebih sehat.

Dengan menggorengnya sendiri, kamu kan bisa menggunakan minyak yang jernih dan sehat sesuai dengan standar kesehatan yang dianjurkan. Kamu nggak mungkin menggunakan minyak yang sudah berkali-kali dipergunakan pastinya kan?

BACA JUGA:  Panduan Puasa Ramadhan buat Kamu yang Punya Masalah Mag

Selain itu, kamu bisa berinovasi lho. Alih-alih hanya menggoreng tepung-tepungan, kamu bisa menggoreng bayam, terung, ataupun wortel. Resepnya banyak tuh, Ma, di internet. Mama tinggal googling aja deh. BiPer juga punya resep Oreo goreng krispi lo! Enak bats!

Nah, kalau begini, sudah sama-sama enak, dan pasti lebih bermanfaat untuk tubuh kita kan?

5. Bakar kalori

Katanya, girls, berolahraga saat Ramadan justru malah paling baik dilakukan menjelang waktunya buka puasa lho.

Ya, kan nggak perlu juga berolahraga yang berat-berat kan? Apalagi nanti kalau sudah mulai memasuki minggu kedua ya, tubuh kita sudah makin bisa beradaptasi dengan kebiasaan “baru”nya berpuasa. Jadi olahraga tetap bisa dilakukan, girls.

Mengapa olahraga paling baik dilakukan menjelang buka puasa? Karena cairan yang hilang, kemudian akan dengan cepat digantikan.

Juga, kalau sebelum buka puasa kita sudah membakar kalori, kan kita jadi nggak feeling guilty lagi ya, gir;s, untuk makan makanan yang enak-enak. Asyik kan?

Selain itu, aktivitas fisik selama puasa juga berguna lo untuk menekan produksi hormon yang mengakibatkan nafsu makan bertambah.

Lah, kan, kadang iya kita puasa. Tapi pas berbuka, nafsu makannya malah menggila. Semacam hilang tak berbekas saja semua yang diniatin siang harinya.

6. Kenyang? Berhentilah!

Kerasa nggak, girls, bahwa dibandingkan hari-hari lainnya, saat berpuasa, perut akan terasa lebih cepat penuh ketimbang biasanya. Padahal saat buka puasa baru makan sedikit. Mulut pun masih nagih. Duh!

BACA JUGA:  Kacamata Kesehatan K-Link untuk Mata Lelah Karena Kebanyakan Melototin Gadget

Well, girls, untuk memelihara kesehatan sistem pencernaan, sekaligus menjaga berat badan supaya ideal, jangan abaikan sinyal dari perut ini, girls. Jangan turuti nafsu makan, pengin habisin semua-mua yang tadi dimasak dan terhidang di meja dalam sekali suap.

No, girls! Stop it, saat perut bilang, “Aku sudah penuh!”

Dengan demikian, kamu nggak akan menjadi salah seorang di antara mereka yang justru mengalami kenaikan berat badan selama menjalani ibadah puasa.

Nah, girls, tetaplah sehat selama Ramadan dengan melakukan buka puasa dengan benar ya! Tetap jaga berat badan, juga tetap jaga dompet supaya nggak tekor juga.

Selamat menjalankan ibadah, girls!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: