Karier

Apakah Atasan di Kantor Kamu Termasuk Salah Satu dari 5 Tipe Ini? Begini Cara Menghadapi Mereka

BICARAPEREMPUAN.COMAtasan di kantor galak? Ah, itu hanya salah satu dari beberapa tipe bos yang pernah ada di dunia ini, girls.

Namanya kerja sama orang, pada dasarnya kita tak bisa memilih dengan orang seperti apa kita akan bekerja bersama. Kalau enggak rekan kerja yang toxic, ya mungkin saja bos yang suka ngeselin. Selain itu, bisa jadi kita juga harus berurusan dengan klien yang demanding, ataupun kerjaan yang selalu ketat deadline.

Kalau kerjaan gampang, ya nggak bakalan si bos akan hire kamu. Dia akan kerjain sendiri, yes? Yes.

Tapi khusus soal atasan di kantor, BiPer punya beberapa “golongan” bos yang biasanya ditemui di kantor, dan juga ada sedikit tip untuk menghadapi mereka sehingga performa dan kinerja kamu tetap aman meski kamu ada sedikit masalah ini itu. Mau tahu?

Kuy, ikuti sampai selesai ya.

 

5 Tipe atasan di kantor dan bagaimana menghadapi mereka

 

Bos di Kantor Sayang Sama Kamu - Ini 5 Tandanya!

1. Si Robot

Benda kesayangan atasan tipe ini adalah komputer atau laptop dan gadget-gadgetnya. Jarang kamu menemukan foto-foto keluarga ataupun pernak-pernik lucu di meja kerjanya.

Topik pembicaraan favoritnya–meskipun dalam keadaan santai sekalipun–adalah update proyek yang sedang ia kerjakan atau sekadar menanyakan jadwal meeting padamu.

Somehow, kehadirannya bisa membuat kantor yang tadinya rada santai jadi penuh tekanan. Kamu dan temanmu yang sedang bercanda, tiba-tiba saja harus segera menghentikannya dengan cepat begitu ia muncul di ruangan.

BACA JUGA:  5 Tipe Rekan Kerja Toxic yang Berbahaya di Kantor - Mendingan Jauh-Jauh Deh!

But, the positive side is atasan di kantor yang seperti ini bisa membuatmu mengeluarkan kemampuanmu yang sebenarnya. Ia bisa membawa kesuksesan untukmu lantaran disiplin dan profesionalitasnya.

Atasan tipe ini sangat objektif jika ia harus menilai kinerja bawahannya. Dan, biasanya pendapat bos tipe ini juga selalu didengarkan oleh HR.

Jadi, kalau kamu ingin kariermu lancar, tunjukkanlah disiplin yang tinggi. On time saat meeting, patuhi deadline, penuhi target.

Saat kamu berkesempatan makan siang, mintalah tip-tip darinya untuk meningkatkan kariermu. Yes, ia akan dengan senang hati membaginya.

 

2. Si Ceplas-Ceplos

Atasan model begini punya bakat alami untuk memberikan kritik pedas. Ia tak segan bilang padamu, “Lah, segini aja kamu bisanya?” Atau yang bikin lebih kesel lagi, “Laper apa doyan? Makannya banyak bener. Diet dong!”

Oh iya, ia adalah tipe atasan di kantor yang ceplas-ceplos dan “jujur”. Mau marah padanya? Berani emang?

Satu-satunya cara untuk bisa menghadapi tipe bos seperti ini adalah belajar menebalkan telinga. Ambil saja kritiknya yang sekiranya memang bisa membuatmu lebih baik. Yang nggak penting lainnya, abaikan saja.

Dengannya, jangan sampai kamu baperan. Yang ada kamu bakalan makin di-bully. Jika kamu memang tak tahan dengan kata-katanya, maka jaga jarak adalah pilihan terbaik.

BACA JUGA:  Menemukan Peluang Usaha, 7 Hal Berikut Sering Terlewatkan oleh Pebisnis Pemula

 

3. Si Baik Hati

Tipe atasan di kantor yang satu ini sepertinya yang paling enak. Ia cenderung “nggak enakan”, sehingga ia akan cenderung lebih suka membangun hubungan antarpersonal yang lebih baik.

Ya, memang. Kerja dengan tipe bos seperti ini bikin suasana kantor menjadi santai. Tentunya lebih nyamanlah untuk kita ya?

Tapi jangan sampai keenakan. Efektivitas dan kinerja kita bisa terpengaruh dan malah jadi kendor. Si bos mungkin memang tak menegur kita secara langsung saat kita melakukan kesalahan–terlambat datang ke kantor atau mangkir meeting. Tapi ia mencatat dalam hati, dan catatan ini akan ia sampaikan langsung pada HR.

Jadi, jangan lengah terhadapnya.

 

4. Si EQ Buruk

Yah, namanya juga punya EQ yang buruk, makanya sudah biasa mungkin kamu mendengarnya tiba-tiba ngomel panjang pendek sampai banting-banting pintu atau barang. Apalagi kalau ada kerjaan yang tak sesuai dengan harapan.

Bos tipe ini sebenarnya malah justru tak terlalu jahat. Hanya saja, ia tak bisa mengendalikan dirinya sendiri kalau sedang emosi.

Kalau kamu mau selamat dari amukannya, tipnya cuma satu: jangan pernah cari masalah. Infokan lebih dulu padanya jika ada hambatan dalam proyek. Ia justru akan lebih baik penerimaannya ketimbang ia mengetahui masalahnya sendiri dan sudah terlambat.

 

5. Si Bos Idaman

Atasan di kantor yang seperti ini adalah tipe bos yang tegas tapi peduli, humoris tapi serius dalam pekerjaannya. Ia jago kalau memberi tugas dan kritik, dan bisa menjadi mentor karier yang baik untukmu, girls.

BACA JUGA:  Menghadapi Psikotes Tanpa Stres dan Panik? Lakukan 7 Tip Ini!

Tak perlu sok manis dengannya, karena ia juga jago dalam menilai bawahannya. Ia mungkin agak demanding, tapi yakinlah, ia tak akan mengakui hasil kerja tim sebagai hasil kerjanya sendiri.

 

Nah, itu dia beberapa tipe atasan di kantor yang biasanya kamu temui di berbagai perusahaan. Adakah bos kamu dalam 5 tipe di atas? Barangkali ia adalah si EQ buruk, si ceplas-ceplos, atau mungkin ialah si bos idaman?

Mau punya atasan tipe yang bagaimanapun sebenarnya tak banyak bedanya, asal kamu tetap profesional melakukan tugasmu, girls.

So, just keep up the good work!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: