4 Tipe Pekerja yang Selalu Ada di Setiap Kantor – Kamu Termasuk yang Mana?

BICARAPEREMPUAN.COM – Ada banyak pilihan untuk menjalani pekerjaan. Kita bisa menjadi seorang pekerja yang selalu bekerja dengan penuh semangat dan senyum, suka ngomel, sering khawatir, atau bekerja seperti robot saja.

Hmmm, kira-kira, kamu tipe pekerja yang mana nih, girls?

 

4 Tipe pekerja yang selalu ada di setiap kantor

 

Tipe pekerja yang manakah kamu, girls?
Tipe pekerja yang manakah kamu, girls? Image via dacadoo blog.

1. Job Lover

Dedikasi yang begitu besar terhadap pekerjaan dan perusahaan membuat tipe ini begitu menikmati hari-harinya di kantor. Tidak pernah mengeluh mendapatkan setumpuk pekerjaan tambahan dan rela-rela saja mengorbankan waktunya, seperti melewatkan makan siang atau waktu rehat demi menyelesaikan satu proyek.

Jaringan yang luas adalah salah satu kelebihannya. Ia memiliki banyak teman seprofesi di perusahaan lain yang bisa dikerahkan ketika ia membutuhkan bantuan mereka. Keinginannya untuk belajar sangatlah besar. Alih-alih memanfaatkan waktu luang dengan hura-hura ia akan memanfaatkannya dengan belajar dan menambah keahlian di bidangnya.

Mereka juga cenderung perfeksionis. Setiap pekerjaan mesti bisa diselesaikan dengan sempurna. Bukan tipe yang bekerja asal kelar atau bisa memenuhi tenggat waktu. Mereka termasuk pekerja yang pintar, pun tipe ini tak sungkan membantu karyawan lain. Ketika ada rekannya yang mengalami kesulitan, ia akan dengan senang hati member bantuan.

BACA JUGA:  Mau Resign Kerja? Pastikan Kamu Lakukan dengan Terhormat!

Bila kamu termasuk tipe ini, yang mesti diperhatikan adalah kesehatan tubuh kamu. Work hard tanpa play hard nggak baik juga buat kesehatan. Jika tingkat stres semakin meninggi, bisa jadi tubuh ikut merugi.

 

2. Job hater

Diberi tugas A, mengeluh. Diberi tugas B, ngomel. Sepertinya tugas apa pun akan dikerjakan di kantor pasti disertai dengan keluhan ini dan itu. Semacam mendapat teror saja di kantor. Tipe yang rajin dalam urusan komplain dan mengritik perusahaan atau tugasnya.

Walaupun sebagian besar dari tipe ini tidak menunjukkan secara langsung keluhan mereka di depan atasan, namun yang menjadi sasarannya adalah rekan kerja yang ada di samping kanan dan kirinya. Juga keyboard komputernya, atau mejanya.

Salah satu alasan dia rajin mengeluh mungkin karena pada dasarnya ia kurang menyukai bidang pekerjaan tersebut. Walaupun pada akhirnya ia akan berusaha menyelesaikan tugas yang diberikan hingga selesai.

So, sikap professional sangatlah penting. Sebagai karyawan, sudah menjadi kewajiban untuk mengerjakan tugas yang diberikan dengan baik dan semaksimal mungkin. Mencintai pekerjaan sangat perlu, namun bila tak kunjung cinta terhadap pekerjaan, mengapa tidak mencari yang lebih baik dan lebih sesuai dengan minat dan bakat?

BACA JUGA:  Apakah Atasan di Kantor Kamu Termasuk Salah Satu dari 5 Tipe Ini? Begini Cara Menghadapi Mereka

Pekerjaan akan terasa lebih ringan bila dikerjakan dengan hati senang. Daripada menularkan energi negatif, lebih baik pancarkan energi positif.

 

3. Job Doer

Tipe pekerja yang bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan, suka atau tidak. Ia akan mengerjakannya sampai tuntas, karena merasa itulah tugasnya sebagai karyawan.

Tipe seperti ini juga jarang terlihat mengeluh karena menurut mereka itu bukan porsinya. Bagi tipe ini jika tugas sudah diberikan, maka sudah kewajibannya untuk menyelesaikan dengan baik.

Sisi positif tipe ini, ia bisa menyeimbangkan antara waktu bekerja dengan bersenang-senang. Ketika di kantor, ia akan fokus mengerjakan tugas-tugasnya. Begitu keluar dari kantor, ia akan melepaskan semua pikiran tentang pekerjaan.

Kekurangannya, tipe seperti ini kurang mempunyai inisiatif untuk bertanya pada atasan, apakah mereka bisa mengerjakan pekerjaan lain di luar job desc-nya. Salah satu alasannya, mereka menganggap semua karyawan sudah diberikan pekerjaan sesuai dengan porsi atau bagiannya masing-masing. Meski begitu, mereka karyawan yang bisa diandalkan dan tidak pelit dalam memberikan bantuan.

 

4. Job what?

Ketika diberikan pekerjaan, yang terlintas di pikirannya adalah, “Apa yang harus saya lakukan?”

BACA JUGA:  5 Tip Agar Kerja Lembur Kamu Lebih Efisien

Jangankan untuk mengeluh, menentukan dari mana harus memulai pekerjaan saja bingungnya setengah mati. Jangankan untuk mengerjakannya sampai selesai, pekerjaan yang diberikan mungkin tidak pernah mereka kenal sebelumnya.

Kok bisa ya?

Perasaan terjebak, atau tidak sengaja nyemplung dalam sebuah bidang pekerjaan bisa terjadi karena mungkin hanya bidang pekerjaan ini yang sekarang memberikan kesempatan.

Memang tidak ada salahnya mengambil kesempatan bekerja di tempat yang kita tidak kenal sebelumnya, asalkan giat mencari tahu dan mau belajar dari nol. Banyaklah bertanya pada senior. Belajarlah dari kesalahan dan pengalaman orang lain, walau membutuhkan waktu yang cukup lama.

 

Jadi, kamu tipe pekerja yang mana, girls?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.