Karakter

Waspadalah! 7 Tipe Teman ini Bisa Bikin Bangkrut!

Maunya berteman tapi bikin kantong jebol. Hati-hati makanya, dengan tipe teman seperti ini!

BICARAPEREMPUAN.COM – Girls, kalau dompet kamu kerap megap-megap di tengah bulan, well, barangkali memang sedang banyak pengeluaran di bulan itu ya. Tapi, bisa juga lo karena hadirnya beberapa teman yang ada di sekitar kamu.

Lho, kok gitu?

Iya, karena ada beberapa tipe teman yang potensial membobol kantong. Ha? Yang kayak apa? Coba kita lihat ya.

7 Tipe Teman yang Bikin Bangkrut

1. Si Pandai Memuji

“Ya ampun, cantik banget lo baju yang kemarin aku beli itu. Kalau kamu yang pakai, pasti deh bakalan lebih cantik lagi. Yakin!”

Yes, tipe teman ini selalu mendukung dan selalu berhasil membuat kita membeli sesuatu. Padahal bisa jadi barang tersebut belum tentu kita butuhkan, atau hanya akan kita pakai sesekali saja.

Sebenarnya berbelanja dengannya sangat menyenangkan selama kita punya pendirian dan nggak mudah terbujuk kalau ia mengumbar pujian.

Jika kamu terpaksa harus berbelanja dengan si pandai memuji ini, tinggalkan kartu kredit di rumah dan bawalah uang tunai secukupnya.

Terima pujiannya dengan baik, dan katakan, “Iya, cantik. Aku sudah punya satu di rumah, modelnya sama.”

2. Si Pengagum

“Ini cardigan yang baru kamu beli tadi? Lucu banget! Boleh nggak pinjem?”

Yes, dia adalah tipe teman yang selalu kagum dengan barang-barang yang kamu miliki. Apa pun yang kamu punya selalu menjadi incarannya untuk dipinjam.

Well, barangkali juga udah sahabatan sejak kuliah, atau bahkan sejak SMA ya. Jadi sampai sekarang, semua kebiasaan saling meminjam itu masih tetap awet. Pun jadi nggak enak hati kalau menolak kan?

Sialnya, ia juga selalu lupa mengembalikan barang tersebut, dan malah jadi beralih pemilik. Saat waktunya kamu mau pakai, jadi sungkan kan menagihnya? Saking lamanya!

BACA JUGA:  Sindrom Setelah Liburan: Atasi Agar Segera Semangat Menjalani Harimu!

Kalau dia nggak ragu untuk bertanya dan meminta, maka kamu sebaiknya juga nggak perlu ragu untuk berkata tidak.

3. Si Tukang Pamer

“Aduh, sepatuku kecipratan lumpur nih. Padahal harga 5juta, coba!”

Tipe teman seperti ini paling rajin mengumbar cerita bahwa ia sudah menghabiskan sekian juta ketika berbelanja akhir minggu lalu, atau berapa harga apartemen yang baru saja dibelinya, dan bla bla bla.

Yes, sifat seperti ini bisa memicu semangat kompetisi kamu lo, girls!

“Emang cuma dia aja yang bisa beli sepatu seharga segitu. Saya juga bisa!”

Sebenarnya tipe teman seperti ini tuh cuma pengin cari perhatian saja, girls. Walau kamu memang bisa membelinya, tapi keuanganmu bisa jadi dalam bahaya, kalau selalu menerima ‘tantangannya’.

So, jangan mudah mengeluarkan uang hanya agar nggak kalah dengannya ya.

Waspadalah! 7 Tipe Teman ini Bisa Bikin Bangkrut!

4. Si Borju

“Hai, aku baru pulang dari Paris nih! Ketemuan yuk! Di hotel X ya! Ada oleh-oleh tas Chanel buat kamu lo!”

Teman seperti ini memang mempunyai kehidupan yang sangat menarik ya, girls, karena didukung pula dengan kekayaan yang ia miliki. Namun, mungkin tanpa kamu sadari, kehidupan glamornya membuat dompet kamu ikutan nggak aman lo!

Dengan mengikuti gayanya bisa membuat keuanganmu ketar-ketir, semua pengalaman menariknya bisa membuatmu iri, atau setidaknya kamu jadi kesusahan ketika ingin membalas segala kebaikan yang ia beri untukmu.

Apalagi kalau dia lantas juga minta ketemuan di tempat-tempat nongkrong yang harga per minumannya saja bisa untuk belanja keperluanmu selama sebulan! Waduh!

Salah satu cara untuk meredamnya adalah dengan membuat mengerti bahwa tak selamanya kamu bisa mengikuti gaya hidupnya dengan selalu makan siang di hotel mewah, misalnya.

BACA JUGA:  Orang Introvert Bakalan Cepat Meraih Sukses Jika Melakukan 5 Hal Ini

Bisa juga dengan memperkenalkan dia dengan gaya hidupmu sendiri. Siapa tahu kan, dia ternyata excited kalau diajak menikmati segelas wedang jahe di angkringan? Atau berburu barang lucu di garage sale?

5. Si Peminjam Uang

“Duh, gaun ini kok bagus banget sih. Pasti seneng deh kalau bisa beli lalu kupakai ke acara formal kantor suami Sabtu besok. Tapi, ah, nggak mampu beli ah.”

Yah, walaupun sedikit, pasti ada perasaan bersalah yang muncul ketika berbelanja bersama teman seperti ini, apalagi kalau dia sudah menjadi sahabat dekat kita ya, girls? Terlebih saat dia ngomongnya pas kamu sudah menjinjing beberapa tas belanja yang berisi koleksi sepatu dan pakaian terbaru.

“Mau pinjam uangku dulu?”

Pasti kalimat itu jadi terlontar deh, dari mulutmu kan? Atau, malah lebih parah. kamu menawarkannya membeli dengan meminjam kartu kredit kamu!

Well, ya memang sih ya, nggak ada salahnya berbagi atau menolong teman di saat dia butuh. Tapi kalau setiap berbelanja seperti ini, ya keuangan kamu bisa bahaya.

Pada akhirnya, kalau sudah numpuk dan kelamaan, kamu pasti akan sungkan untuk menagihnya.

6. Si Pelit

“Aku bayar Rp 50.000 aja ya. Kan donatnya sebagian besar kamu yang makan!”

Yah, tipe teman seperti ini sih sebenarnya bukan tipe yang kekurangan uang sih, girls. Tapi ia pelit mengeluarkannya untuk sesuatu yang bukan untuk dirinya.

Kalau kamu tidak enak hati membicarakan kepadanya, maka ikuti saja aturan mainnya. Ini untuk mencegahmu terus membayar lebih dan menutupi tagihan yang sebenarnya bisa kamu bagi dua dengannya. Atau, hindarilah membeli barang yang harus dinikmati berdua. Sebaiknya sedari awal, pisahkan saja sekalian bill-nya.

BACA JUGA:  Kewalahan Mengatur Waktu? Coba Mulai dari 3 Hal Ini!

7. Si Kepo

“Wih, habis borong ya? Kamu barusan dapat bonus ya? Atau habis naik gaji? Eh, jabatan setinggi kamu itu gajinya berapa ya? Berapa bisa nabung tiap bulannya?”

Aw! Mau tahu aja apa mau tahu banget?

Hati-hati, girls. Sesama teman mungkin memang biasa saja untuk saling terbuka. Tapi kalau sudah soal urusan pribadi, sebaiknya keep it for yourself saja, girls.

Yang terlalu kepo, apalagi mengorek keterangan soal gaji kamu kayak gini, bisa jadi nggak sekadar pengin tahu. Bisa saja akan dia gunakan untuk memanfaatkanmu.

So, kalau nanya-nanyanya sudah terlalu kepo, jawab saja secara diplomatis dengan sopan, tanpa terlalu jelas menyebutkan detail. Usahakan segera alihkan pembicaraan kalau ia sudah mencari tahu lebih jauh mengenai hal-hal yang bersifat pribadi.


Nah, girls. Soal keuangan sih memang semua kendali dan urusan ada di tanganmu sendiri. Tapi ada baiknya juga kalau kamu bisa mengurangi hal-hal yang bisa memicu pemborosan yang datangnya dari luar.

Bener nggak sih?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: