Opini & Peristiwa

7 Tradisi Bulan Puasa yang Sangat Unik dari Berbagai Negara

Tradisi bulan puasa yang mana sih yang selalu kamu kangenin, girls?

BICARAPEREMPUAN.COM – Bulan puasa selalu menjadi bulan yang paling dinantikan oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. Setahun rasanya lesap begitu saja, saat Ramadan sudah mendekat. Banyak persiapan, banyak harapan yang kemudian kita ucapkan dan lakukan menjelang Ramadan.

Kalau ditanya, pasti yang pertama dirindukan tentang bulan Ramadan, selain berpuasanya, pasti adalah tradisi bulan puasa yang khas. Baik itu tradisi menjelang Ramadan atau tradisi yang dilakukan secara turun temurun selama bulan puasa.

Di Indonesia, terutama yang sering dilakukan oleh suku Jawa, orang-orang akan melakukan nyadran, atau berziarah ke makam-makam leluhur pada seminggu terakhir menjelang Ramadan. Juga ada tradisi mandi-mandi di sumber air.

Di Pekanbaru, ada ritual yang bernama Petang Megang, saat para penduduk beramai-ramai mandi bersama di Sungai Siak. Mereka tak hanya sekadar mandi di sungai, pada saat yang sama, anak-anak juga berlomba berebut telur dan bebek yang sengaja dilepas untuk dikejar. Bisa dibayangkan ya, betapa ramainya.

Itu baru saat menjelang Ramadan. Saat sudah menjalankan puasa pun, ada banyak tradisi bulan puasa yang unik dijalani oleh para umat muslim di dunia. Hmmm, kayaknya asyik nih kalau kita jalan-jalan liat tradisi-tradisi unik Ramadan di seluruh penjuru dunia nih, girls. Mau?

7 Tradisi Bulan Puasa Unik dari Berbagai Belahan Dunia

1. Arab Saudi

Kita mulai dari pusatnya umat muslim dunia ya, yaitu Arab Saudi.

Arab Saudi memiliki sebuah meriam Ramadan yang digunakan sebagai tanda masuknya bulan suci Ramadan di Makkah Al-Mukarramah.

Saat sudah memasuki bulan puasa, meriam ini juga akan dibunyikan sebagai tanda berbuka puasa, waktunya sahur, waktu Imsak, dan juga akan dibunyikan pada akhir masa Ramadan sebagai tanda masuknya tanggal 1 Syawal.

BACA JUGA:  Buah Kurma: Kandungan Gizi dan 2 Resep Minuman untuk Berbuka Puasa

Wah, kebayang nggak sih, meriahnya kalau ada suara-suara meriam gitu, girls?

Selama Ramadan, meriam ini akan diletakkan di salah sebuah gunung yang juga bernama Gunung Meriam. Setelah Ramadan berlalu, meriam tersebut akan dikembalikan lagi ke Aziziyah, disimpan hingga Ramadan berikutnya tiba.

Tradisi bulan puasa yang unik lain di Arab Saudi adalah digelarnya taplak meja sepanjang 12.000 meter di areal Masjidil Haram untuk berbuka bersama warga Arab Saudi. Tak kurang setengah juta riyal Arab Saudi, atau setara dengan Rp 1.2 miliar, dikeluarkan oleh kerajaan Arab Saudi dan juga para donatur tetap untuk menggelar acara berbuka bersama ini setiap harinya.

Wah!

2. Palestina

Tradisi bulan puasa di Palestina
Falafel. Via Bint Rhoda’s Kitchen

Di Palestina, ada tradisi bulan puasa yang disebut iftar atar, yaitu buka puasa massal yang dihadiri oleh tak kurang dari 3.000 orang penduduk Palestina. Mereka berkumpul dan kemudian bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa dengan falafel, yaitu sejenis kudapan yang terbuat dari sejenis kacang-kacangan yang disebut chickpea yang rasanya manis.

Selama bulan Ramadan pula, para penduduk menambahkan lampu-lampu di rumah dan di sepanjang jalanan kota, hingga membuat suasana begitu indah dan syahdu.

3. Mesir

Saat Ramadan menjelang tiba, para penduduk Mesir memasang lampu fanous, yang sering disebut sebagai lentera Ramadan, yaitu lampu gantung yang indah sekali di dinding luar rumah mereka. Karena itu, kalau di sini orang berbondong-bondong beli sirop menjelang Ramadan, di Mesir orang akan berbelanja lampu fanous sebagai tradisi bulan puasa.

Lampu fanous ini ternyata mempunyai arti tersendiri lo, yaitu selain sebagai ungkapan kegembiraan menyambut Ramadan, lampu ini juga merupakan simbol bulan Ramadan sendiri yang merupakan sumber cahaya kehidupan kita.

BACA JUGA:  9 Aktivitas Liburan Seru yang Biasanya Menjadi Impian Banyak Orang

Setelah setahun kita selalu sibuk dengan urusan-urusan duniawi, datanglah bulan Ramadan dengan lampu-lampunya yang bakal mengawal langkah kita menuju jalan yang lebih terang, yang dalam bahasa Al Quran disebut dengan nama “Taqwa”.

4. India

Warga negara India memang tidak mayoritas beragama Islam, namun suasana Ramadan tetap kental terasa di beberapa daerah. Mereka menyebut Ramadan dengan Ramazan.

Penduduk muslim India punya tradisi bulan puasa untuk membersihkan rumah menjelang Ramadan. Hmmm, hampir sama ya dengan Indonesia. Acara bersih-bersih rumah ini tentu saja punya tujuan agar saat bulan Ramadan tiba, mereka bisa beribadah dengan khidmat, girls.

Tradisi bulan puasa yang unik lainnya adalah tradisi para pria yang menghias mata mereka dengan celak, atau yang sering disebut kohl.

Selama Ramadan, penduduk muslim India akan mengonsumsi minuman khusus yang terbuat dari kacang-kacangan di saat sahur. Minuman ini disebut harir. Untuk berbuka, mereka akan mengonsumsi buah-buahan, kurma ataupun jus. Tak ketinggalan ada hidangan khas yang disebut ganghui, yaitu sejenis sup yang dibuat dari terigu, beras, dan potongan-potongan daging. Menu favorit orang-orang India juga ada, yaitu bihun.

5. Turki

Tradisi bulan puasa di Turki
Roti pide. Via Taste

Negara yang berada di dua benua ini mempunyai tradisi bulan puasa yang hampir sama dengan Indonesia, girls.

Ada tetabuhan yang membangunkan sahur keliling kota. Sedangkan saat berbuka, biasanya hidangan di meja makan akan didominasi oleh roti pide, yang sering disebut sebagai pizza-nya Turki karena punya formula adonan yang hampir sama dengan pizza dari Italia itu. Pun ‘lauk’nya juga bisa bermacam-macam, bak pizza dengan aneka topping-nya.

6. Jepang

Meski Islam bukanlah agama mayoritas yang dipeluk oleh penduduk Jepang, namun tak berarti kemeriahan menyambut Ramadan jadi berkurang.

BACA JUGA:  Anggun C Sasmi Pindah Warga Negara Prancis - Kamu Mau Ikutan?

Tradisi bulan puasa yang dilakukan oleh umat muslim di Jepang yang paling ditunggu adalah kesempatan untuk berbagi dengan sesamanya.

Biasanya mereka akan berkumpul di Islamic Center Jepang untuk membentuk panitia Ramadan, yang kemudian bertugas untuk menyusun berbagai acara yang akan diselenggarakan selama bulan Ramadan. Acaranya ada banyak, mulai dari dialog keagamaan, menentukan jadwal salat hingga membagikan buku-buku keagamaan yang dapat meningkatkan kualitas beragama dan beribadah selama bulan puasa.

7. Inggris

Tradisi bulan puasa di Inggris Raya juga hampir sama dengan Jepang. Mereka akan siap-siap untuk berbagi dengan sesama, terutama mereka yang kurang beruntung.

Umat muslim di Inggris akan bersama-sama memberikan santunan berupa penyediaan makanan-makanan gratis untuk berbuka bagi para tuna wisma serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

Selain itu, mereka juga biasanya mengadakan lomba membaca Alquran, yang boleh diikuti baik oleh orang dewasa hingga anak-anak. Di bulan Ramadan, kita akan makin sering mendengar lantunan ayat suci Alquran dari segala penjuru negara yang penduduknya mayoritas bukan muslim ini.

So, girls, apakah kamu juga mempunyai tradisi bulan puasa tersendiri bersama keluargamu? Cerita ya!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: