Opini & Peristiwa

Tradisi Rayakan Cinta di Hari Valentine di Berbagai Negara

Hari Valentine sebentar lagi tiba. Masih saja meributkan hal-hal yang tak sepenting rasa cinta?

BICARAPEREMPUAN.COM – Sudah masuk bulan Februari, yang berarti sudah mendekati hari Valentine nih!

Sepertinya juga sudah terasa, berbagai pernak-pernik hadir di sudut-sudut mal, bahkan ada juga yang sudah memulai sale atau diskon dalam rangka hari Valentine.

So, jadi penasaran nih. Biasanya kamu dan pasangan kamu merayakan hari Valentine juga nggak sih? Kalau iya, biasanya apa yang kamu lakukan bareng dia? Kencan romantis di restoran fancy? Atau, jalan berdua keluar kota atau bahkan ke luar negeri? Atau, mending maraton film-film romantis aja berdua?

Apakah agenda kamu itu selalu kamu lakukan berdua sama pacar setiap kali hari Valentine tiba? Kalau iya, berarti bisa dong ya disebut sebagai tradisi hari Valentine?

Nah, memang. Tradisi hari Valentine di Indonesia sebenarnya juga nggak jauh beda sih sama negeri barat. Karena toh, perayaan hari Valentine bukan hari besar asli kebudayaan Indonesia, terlepas dari segala pro dan kontra yang selalu riuh di hari-hari menjelang Valentine tiba.

Biasanya sih yang dilakukan adalah pasangan-pasangan kekasih akan saling memberikan perhatian lebih, sekadar untuk memperbarui komitmen untuk bersama dan berbagi.

Tapi ternyata, ada yang unik juga seputar tradisi hari Valentine ini, girls. Selain memberikan cokelat atau setangkai mawar merah kepada pasangan, setiap negara ternyata mempunyai ritual unik lainnya untuk merayakan hari Valentine lo. Mau tahu enggak? Yuk, kita lihat.

BACA JUGA:  7 Tradisi Bulan Puasa yang Sangat Unik dari Berbagai Negara

Beberapa Tradisi Hari Valentine di 5 Negara yang Unik

Tradisi Rayakan Cinta di Hari Valentine di Berbagai Negara

Korea

Kita akan mulai dari negeri ginseng yang akhir-akhir ini selalu menjadi trendsetter di kalangan anak muda nih.

Ada yang menarik di Korea, girls, saat hari Valentine tiba. Jika di negara lain cowok yang memberikan hadiah kepada pacarnya, di Korea justru sebaliknya. Di sana, hanya cewek yang memberikan cokelat pada pasangannya–atau gebetannya–saat Valentine tiba.

Nah, sebagai imbal baliknya, si cowok juga akan memberikan hadiah pada cewek masing-masing, tapi nggak di hari Valentine yang sama. Si cowok akan membalas hadiah tersebut pada 14 Maret—yang disebut sebagai White Day.

Nah, si White Day ini juga aslinya bukan dari Korea sih, girls. Perayaan ini pertama kali dilakukan di Jepang tahun 1978, sebagai bentuk balas budi dari para cowok untuk para cewek yang sudah mengirimkan cokelat saat Valentine.

So, kalau kamu sudah memberikan cokelat ke gebetan kamu di hari Valentine, tapi enggak mendapatkan hadiah balik di 14 Maret, maka berarti gebetanmu tidak membalas rasa sukamu, girls. Ohhh, so sad.

Nah, bagi yang single, tenang, kamu juga dapat merayakan ‘kesendirianmu’ pada tanggal 14 April yang disebut Black Day sambil menyantap jajangmyeon, sajian mi dengan saus kedelai hitam.

BACA JUGA:  Bila Cinta Menipis, Jangan Buru-Buru Putus! Lakukan Dulu Beberapa Hal Berikut

Wales, Inggris

Kalau negara yang lain merayakan Valentine di 14 Februari, maka Wales memiliki hari Valentine sendiri, yang disebut St. Dwynwen Day dan dirayakan pada tanggal 25 Januari.

Saat itu, para cewek akan menerima sendok kayu berukir dari cowok yang menyukainya. Tapi, jika cinta bertepuk sebelah tangan, si cewek akan mengembalikan sendok tersebut. Aduh. Kok jleb juga ya?

Brasil

Seperti halnya Wales, Brasil juga punya tanggal sendiri untuk merayakan Valentine. Hari cinta di negeri Samba ini dirayakan pada tanggal 12 Juni dengan nama Lover’s Day, dan dikenal juga sebagai Saint Anthony’s Day.

Dulunya St. Anthony dikenal sering mendoakan pasangan agar hubungannya langgeng. Puncak perayaan hari tersebut diisi dengan karnaval, girls.

Inggris

Selama dua bulan setiap musim panas, Southbank Centre, London, Inggris menjadi tempat berkumpul seniman, musisi, dan pasangan.

Mereka menghadiri berbagai acara seperti olimpiade pernikahan, pesta dansa, pagelaran seni, dan pemutaran film untuk merayakan cinta.

Hmmm, kalau dirayakan ramai-ramai begini ya seru juga pastinya ya?

Finlandia

Valentine di Finlandia disebut Ystavanpaiva atau Friend’s Day. Berbeda dengan negara lain yang merayakan cinta bersama pasangan, Valentine di Finlandia ditujukan untuk merayakan persahabatan.

BACA JUGA:  5 Alasan Sempurna untuk Berhenti Menggunakan Sedotan Plastik

Jadi kita nggak hanya mengungkapkan cinta pada pasangan saja, tapi juga pada keluarga, teman-teman, kolega, dan orang-orang yang berinteraksi dengan kita setiap harinya.

Jadi, lebih universal ya, girls?

Nah, girls. Meski berbeda-beda tradisi, tapi nyatanya hari Valentine memang memberikan kesempatan pada kita untuk lebih banyak mengungkapkan cinta ketimbang hari-hari biasa. Bukan berarti kita tidak boleh mengatakan cinta di keseharian. Boleh banget dong, hanya saja Valentine bisa jadi peringatan agar kita lebih banyak merasakan cinta, ketimbang hatred yang mungkin lebih banyak kita rasakan sehari-hari.

So, tak perlu dikontroversikan. Let’s spread the love!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: