Tanda Perempuan Harus Cek Hormon

Tanda Perempuan Harus Cek Hormon

Pict: Freepik

5 Tanda Kamu Butuh Cek Hormon Sekarang Juga

Keseimbangan hormon merupakan aspek krusial bagi kesehatan perempuan. Ketika kadar hormon dalam tubuh perempuan tidak seimbang, maka akan muncul serangkaian gejala fisik dan emosional yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Mengenali tanda-tanda gangguan hormon sejak dini sangat penting, agar penanganan medis dapat dilakukan secara tepat

Apa itu Hormon Reproduksi dan Kenapa Penting

Dalam tubuh wanita, ada hormon reproduksi utama meliputi, estrogen, progesteron, dan testosteron yang mempunyai tugas mengontrol siklus menstruasi, kesuburan, dan fungsi seksual[1]. Ketiga hormon inilah yang memastikan tubuh bekerja optimal dan menjaga kesehatan reproduksi.

Ketika hormon bermasalah atau mengalami gangguan, akan timbul masalah seperti menstruasi yang tidak teratur dan gangguan kesuburan. Ketidakseimbangan Hormon dapat terjadi akibat berbagai faktor seperti stress, gangguan endokrin atau kondisi medis lainnya.

Tanda-Tanda Tubuh Butuh Pemeriksaan Hormon

Berikut adalah tanda-tanda umum yang menunjukkan kemungkinan gangguan hormon dan perlunya pemeriksaan medis :

Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Normalnya menstruasi mempunyai siklus yang berlangsung selama 21-35 hari. Jika siklus menjadi tidak teratur, terlalu panjang atau bahkan berhenti, ini pertanda adanya ketidakseimbangan hormon pada perempuan, seperti pada sindrom ovarium poliklistik atau yang dikenal dengan PCOS, 

Jerawat Hormonal yang Sulit Hilang

Jerawat yang terus muncul, utamanya sebelum menstruasi, biasanya disebabkan oleh kadar androgen yang tinggi. Hormon androgen meningkatkan produksi minyak pada kulit, akhirnya memicu jerawat yang sulit hilang dengan perawatan biasa.

Perubahan Berat Badan Tanpa Sebab yang Jelas

Perubahan berat badan yang terjadi tanpa sebab jelas dapat terjadi diakibatkan oleh ketidakseimbangan hormon seperti estrogen, insulin atau tiroid yang dapat mempengaruhi metabolisme dan memberikan pengaruh pada berat badan.

Perubahan Mood dan Emosi Tidak Stabil

Perubahan hormon estrogen dan progesteron dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem dan kelelahan berkepanjangan. Kondisi ini juga berhubungan dengan gangguan tidur dan risiko depresi.

Turunnya Libido

Jika kadar testosteron pada perempuan rendah, perempuan dapat mengalami penurunan gairah seksual.

Tes Hormon Apa Saja yang Bisa Dilakukan

Tes hormon umumnya dilakukan melalui pemeriksaan darah yang bertujuan mengukur kadar hormon-hormon penting dalam tubuh wanita seperti : kadar estrogen, progesteron, testosteron, hormon tiroid, FSH, TSH, Prolaktin, AMH dan hormon lain yang berperan dalam fungsi tubuh. Pemeriksaan tambahan seperti USG Transvaginal juga dapat dilakukan untuk melihat kondisi ovarium dan rahim, terutama jika dicurigai adanya gangguan seperti Endometriosis[2].

Haruskah kah Dilakukan Pemeriksaan ke Dokter Kandungan atau Dokter Ahli Endokrin?

Jika mengalami masalah hormon reproduksi dan menstruasi, sebaiknya bisa dikonsultasikan ke dokter kandungan. Namun, jika gangguan berkaitan dengan metabolisme, dokter endokrinolog adalah hal yang tepat. Biasanya dokter kandungan akan merujuk ke spesialis sesuai kebutuhan pasien setelah pemeriksaan awal.

Tips Menjaga Keseimbangan Hormon Secara Alami

Menjaga pola makan yang sehat bergizi, rutin berolahraga, dan mengelola stres membantu menjaga keseimbangan hormon. Hindari konsumsi gula yang berlebihan dan produk cepat saji. Pastikan tidur dan istirahat yang cukup agar hormon melatonin dan kortisol tetap stabil. Jika perlu, konsultasikan penggunaan suplemen atau terapi hormon dengan dokter.

Memahami tanda-tanda tubuh yang membutuhkan pemeriksaan hormon adalah langkah awal yang penting untuk menjaga kesehatan reproduksi dan keseimbangan hormonal secara menyeluruh. Melalui pemeriksaan hormon yang tepat dan konsultasi dengan dokter spesialis, baik kandungan maupun endokrinolog, penanganan yang efektif dapat diberikan sesuai kondisi masing-masing. Selain itu, menjaga gaya hidup sehat dengan pola makan seimbang, olahraga teratur, dan manajemen stres menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan hormon secara alami. Dengan langkah-langkah ini, setiap perempuan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan reproduksinya secara optimal.

 

Sumber: 

  1. https://www.mountelizabeth.com.sg/id/health-plus/article/common-signs-hormonal-imbalance-women diakses pada 5 Juli 2025
  2. https://www.alodokter.com/mengenal-berbagai-tes-infertilitas-beserta-manfaatnya diakses pada 5 Juli 2025